Cetakan Gol Mesut Oezil Hanya Ada di Game PS

Pemain andalan The Gurnners, yakni Mesut Oezil, membicarakan gol indah yang dihasilkannya pada kualifikasi grup Liga Champions tahun 2016/17.

Gol tersebut berlangsung pada waktu Arsenal tandang menuju kandang Ludogorets yang berada di Stadion Vasil Levski di laga minggu ke empat pada tanggal 2/11/2016.

Penampilan Oezil ketika masuk menit 87, menjadikan supporter merasa kagum. Usai melewati tiga pesepak bola lawan hingga terjatuh, termasuk penjaga gawang, pemanin yag merupakan bintang Jerman tersebut melesakkan bola dengan sepakan menuju gawang.

Gol Oezil mendapati keunggulan atas skor 3-2 The Gurnners dari skuad tuan rumah. Hasil tiga angka pun menjadikan skuad arahan dari Arsene Wenger memperoleh tiket menuju tahap kualifikasi.

Dengan jumlah sebanyak 72 kali membobol jaring milik lawan sejauh berkarier selaku pemain sepakbola profesional, Oezil merasa gol di kandang Ludogorets merupakan gol terbaiknya. Ia menganggap gol semacam itu hanya dapat terjadi pada sebuah pemainan game-yang ada di Playstation.

“Saya telah memasukkan banyak gol, namun yang 1 ini sangat istimewa,” ucap pesepak bola yang kini berumur 28 tahun tersebut.

“Gol semacam ini umumnya cuma dapat disaksikan lewat game Playstation. Mungkin hal tersebut merupakan gol paling baik yang pernah saya hasilkan,” ucap Oezil.

Sedari bergabung menuju klub Arsenal sejak tahun 2013 silam hingga saat ini, Oezil telah mencatatkan sebanyak 27 gol. Raihan tersebut menyamakan pencapaiannya pada saat tiga tahun musim perkuat Real Madrid.

Kesuksesan telak pada skor 5-0 kontra Swansea dirasa sang arsitek Mauricio Pochettino selaku dorongan agar dapat mengembalikan keyakinan diri Tottenham Hotspur.

Spurs unggul atas cetakan Harry Kane dan Christian Eriksen masing-masing memasukkan 2 gol, dan juga dari tambahan gol yang dilakukan Son Heung-min.

Pochettino berpendapat, performa skuadnya memperlihatkan kelayakan mereka juara.

“Kami bermain lebih dominan dan menghasilkan banyak kesempatab, disamping itu Swansea tidak,” ucanya pada konfrensi pers setelah laga usai.