Satu cerita menarik baru saja diungkapkan oleh pemain baru Everton, Theo Walcott. Dalam pengakuan singkatnya, dia mengaku nyaris menjadi pemeran dalam film terbaru Harry Potter.

Namun semua itu hanya mimpi semata, pasalnya pada proses akhir Walcott menolak kesempatan itu karena proses penggarapannya yang dianggap memakan waktu panjang. Dalam artian waktu Walcott lebih banyak dihabiskan dalam berlatih maupun bertanding sepakbola.

David Yates menjadi sosok fenomenal ketika mendapat tugas sebagai produser film Harry Potter di tahun 2007 lalu. Saat itu David menggarap sekuel kelima Harry Potter yang berjudul ‘Order of the Phoenix’ dengan kualitas luar biasa.

Yates sendiri dikenal sebagi paman dari Walcott. Berkat hal tersebut, sejumlah keluarga pemain Inggris ini pun ikut nongol bersama Daniel Radcliffe sebagai cameo. Adapun sikap Yates ketika itu juga terbilang baik, pasalnya dia juga memberikan penawaran kepada Walcott untuk bermain di film tersebut.

Penawaran itu menjadikan Walcott sebagai cameo dan akan bermain dalam adegan pertandingan Quidditch. Akan tetapi, setelah melihat bahwa proses pengambilan gambarnya memakan banyak waktu, dia pun menolak tawaran itu.

Jika semua terjadi, maka Walcott harus siap-siap mendapat teguran keras dari pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Terlebih lagi, saat itu Walcott baru terbilang sebagai pemain baru Arsenal usai dibajak dari Southampton.

“David Yates merupakan paman saya dan juga prodeusernya, jadi dia mencoba membuat saya masuk film tapi saya tidak punya waktu untuk melakukan itu. Butuh banyak waktu sangat panjang untuk terjun di dunia tersebut,” ucap Walcott.

“Rencana dia ketika itu adalah membawa saya dalam satu adegan di pertandingan Quidditch dengan bola dan semua itu. Saya tidak punya waktu tapi pastinya itu akan jadi hal yang hebat. Istri saya Mel ada di salah satu adegan film itu. Orang tua saya dan saudara laki-laki saya juga ada di sana. Ibuku juga mungkin ada menjadi salah satu dari mereka.” tutup Walcott.