El Real Menggulingkan Pos Barcelona, Ramos Buat Spesial Gol

Real Madrid unggul atas skor tipis 2-1 kontra Real Betis dalam laga terusan Liga Spanyol pada hari Senin tangga13 Maret 2017 yang langsungkan di Bernabeu. 2 gol kesuksesan Real Madrid diciptakan oleh Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo.

Sergio Ramos kembali menjadi sosok super hero bagi Real Madrid usai memasukan gol pamungkas pada fase ke-2. Atas keunggulan ini, El Real sekarang teah mencatat 62 angka atau menang 2 angka dari FC Barcelona pada posisi atas klasemen. El Reapun masih memiliki 1 laga lebih banyak dibandingkan Barca.

Ramos selama ini memang kerap menghasikan gol krusial bagi Real Madrid, seperti pada saat mengatasi Napoli pada kompetisi Liga Champions.

Selesai pertandingan, pesepak bola internasional Spanyol tersebut, mendedikasikan gol kepada sang istri. Saya gembira menghasilkan gol kembai, saya persembahkan bagu istri saya,” ucap Ramos.

Kelanjutannya Ramos pun menyatakan, walau memperoeh keungguan krusial, El Real tetap mesti meningkatkan performanya. Real Madrid disamping membuat kesuksesan, juga mesti tampil untuk membuat penggemar mereka merasa senang.

“Dalam sepakbola yang paling utama ialah hasilnya, namun hal tersebut betul bahwasannya kita mesti menambahkan sedikit lebih pada permainan kami dengan begitu para fans El Real dapat merasakannya,” ucap Ramos pada saah satu media, hari Senin, tanggal 13 Maret 2017.

Kesalahan yang Besar

Disamping itu, Zinedine Zidane, manager Real Madrid, tidak ingin mengambil pusing atas kesalahan Keylor Navas selaku penjaga gawang. Sampai-sampai Zidane tidak memperihatkan reaksi berlebihan pada Navas ketika berada di kamar ganti.

Sang kiper berbuat kesalahan yang besar ketika kontra Real Betis. Navas tak sempurna ketika mengantisipasi bola sendangan Antonio Sanabria ketika masuk dimenit 24.

Bola tepisannya justru menjadikan jaring Real Madrid kecoongan gol. Beruntungnya, 4 menit sebelum fase ke-1 berakhir, Cristiano Ronaldo sukses dalam memasukan gol penyama skor.

Isco Berencana Hengkang, Berikut Kata Zidane…

Zinedine Zidane menjawab pernyataan Isco yang berencana angkat kaki dari skuat Real Madrid. Kala itu Isco berencana untuk hengkang dari Santiago Bernabeu Stadium sebab sedikitnya waktu untuk tampil main.

Isco telah bermain tujuh belas kali bersama dengan klub yang berjulukan El Real pada kompetisi Liga Spanyol. Akan tetapi, pesepak bola berumur 24 tahun tersebut baru 3 kali tampil dengan Full bagi klub Real Madrid.

“Saya sedang berada di Madrid dan mau terus lebih lama. Namun, mulai saat ini sampai dengn akhir musim, saya akan memutuskan. Nasib saya yang jadi taruhannya.” ujar Isco, disampaikan lewat salah satu media olahraga.

Mengetahui perkataan Isco, Zidane secara cepat angkat suara. Manager yang berasal dari Prancis tersebut takin apabila Isco akan menyuguhkan yang terbaik bagi El Real sampai dengan akhir musim ini.

“Perkataannya dapat dipahami, saya tak ingin memeprsoalkan ha tersebut. Anda bertanya pada Isco dan dirinya memberikan responsnya,” ucap Zidane, disampaikan lewat salah satu media olaraga.

“Akan tetapi, saya yakin dirinya amat konsentrasi bersama dengan kami. Dirinya pesepak bola yang amat bagus. Saya bakal menyaksikannya bermain bagi El Real,” ucapnya lagi.

Zidane menambahkan bahwasannya Isco tahu gimna cara kerja skuat arsitek El Real dalam menjalani pergantian pemain. “Dirinya mengetahui apabila saya amat suka pada dirinya. Saya menyukai gaya dirinya tampil main dan menilai sebagai sosok pesepak bola besar,” ucapnya menutup.

Zidane Sanjung Putranya dan Para Gelandang Muda Madrid

Selaku manager pada skuad Real Madrid, yakni Zinedine Zidane, memberikan sanjungan kepada timnya usai mengalahkan Cultural Leonesa dalam fase 32 besar -Copa del Rey. El Real berhasil masuk menuju fase16 besar usai unggul agregat(13-2) dari klub gurem tersebut.

Laga yang dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu, pada hari Rabu, tanggal 30 November 2016, ketika babak ke 2 El Real unggul atas skor 6-1, agar sebagai pelengkap seunggulan 7-1 yang mereka raih pada babak ke 1 bulan lalu. Dalam dalam pertandingan ini, Zidane memainkan sebagian besar pesepak bola muda, salah satu diantaranya ialah putra pertamanya, bernama Enzo Zidane.

“Kami menunjukkan penampilan yang disiplin, dengan begitu mereka teraniaya. Kami menperoleh hasil yang amat penting dan memperoleh kesuksesan dalam performa yang baik,” ucap Zidane usai laga.

Eks playmaker Juventus itu juga memuju para pesepak bola muda, termasuk pula anaknya sendiri Enzo. Dirinya mengatakan anaknya tersebut tampil dengan sangat baik, ditambah lagi dirinya sukses dalam memasukkan gol pada karier pertamanya bersama skuad utama.

“Saya cukup bangga sebab Enzo berhasil memasukkan gol dan terhadap performanya, baik selaku orang tuanya(ayah) maupun sebagai arsitek. Saya juga merasa gembira atas performa yang ditampilakan semua pesepak bola, dengan karier pertama Alvaro Tejero dan Odegaard,” beber Zidane.

“Ini adalah hari yang istimewah untuk mereka, sebab tak setiap saat anda menjalani karier pertama di Bernabeu. Saya pun merasa bangga dengan Yanez sebab dirinya suda bekerja amat keras setiap hari dan memperoleh peluangnya.”

Zidane Sangat Tau Atletico Madrud, Real Madrid Siap Berduel

Zinedine Zidane bersemangat jekang Derby Madrid. Dirinya berkata armada Real Madrid siap untuk duel melawan Atletico Madrid.

Pertandingan antara El Real dengan Atletico Madrid tersebut akan berlangsung di Vicente Calderon pada hari Minggu, taggal 20 November 2016, pada pukul 02.45 WIB. Real Madrid memperlihatkan langkah yang lebih baik selama tahun ini dibandingkan Atletico Madrid.

Namun Real Madrid pelu berhati-hati. karena, dalam 5 laga terakhir Real Madrid mengalami kesulitan dalam menundukkan Atletico madrid: 1 kali unggul, 1 kali gagal, dan 3 laga lain berakhir imbang.

Zidane juga memperkirakan pertandingan akan ketat. Dirinya hanya meminta anak didiknya untuk memberikan rancangan laga yang sudah dibuatnya.

“Kami dalam keadaan yang baik dan para pesepak bola yang melakoni laga internasional sudah kembali. Kami tentu memiliki sejumlah persoalan, namun kami berkonsentrasi dengan apa yang bakal kami kerjakan pada laga nanti,” ucap Zidane seperti ditulis pada akun resmi klub.

“Kami tidak mempunyai waktu banyak dalam melakukan persiapan derby Madrid yang merupakan laga penting. Namun, kami bersiap untuk berduel. Kami telah mengerti Atletico sangat baik dan tahu betul laga nanti bakal sulit,” ucap dirinya.

Zidane juga sekalia berpesan supaya para gelandangnya tidak menyepelekan Los Colchoneros yang pernah kesulitan pada pertandingan-pertandingan awal tahun ini dan sebaliknya El Real melaju dengan kencang.

“Kami belum memperoleh apa-apa hingga sekarang ini. Kami sudah menjalani hal yang betuka selama ini dan kami mau meneruskannya. Ini derby dan bakal menjadi laga yang baik bagi masing-masing skuad, penggemar, dan siapa saja yang menyukai sepakbola,” ucap Zidane. .

“Saya mau melihat laga yang menarik. Begitu juga masyarakat. Kami mau menjalani pekerjaan kami dengan baik,” ujar dirinya.

Rekrut Pesepakbola Bukan Tujuan Utama Madrid

Selaku pimpinan(presiden) untuk klub Real Real Madrid, yakni Florentino Perez melihat tak adanya tujuan utama dalam mengadirkan pesepakbola bintang pada jendela transfer tahun 2016 ini.

Selama ini, dari urutan pemain yang dibeli Real Madrid hanya ada nama Alvaro Morata. Penyerang timnas Spanyol tersebut diboyong dari Juventus dengan biaya transfer sebesar 30.000.000 euro atau setara dengan Rp 439 milyar.

Selain Morata, Madrid juga sempat dikaitkan dengan Paul Pogba dan Marco Verratti. Paul Pogba pada akhirnya berkerjasama dengan skuat Setan Merah(julukkan Manchester United), disamping itu Verratti membuat kontrak baru dengan PSG(Paris Saint-Germain).

Walau begitu, kala itu Perez merasa tak merasa kecewa. Ditambah lagi, Real Madrid dianggap telah cukup tangguh untuk menjalani tahun 2016/17.

“Semuanya dapat terjadi sampai tanggal 31/8/2016. Akan tetapi, kami merasa amat puas atas gelandang yang sudah ada dan amat tidak mudah menambah kemampuan tim sekarang ini,” ujar Perez.

Ucapan Perez dilandasi oleh ketajaman tim Real Madrid. Ketika gelandang kunci tak ikut tampil, sang pelatih yakni Zinedine Zidane masih mempunyai pemain cadangan yang kemampuannya tak kalah jauh.

Hal tersebut terekam ketika Real Madrid unggul dengan skor 3-2 kontra Sevilla pada ajang Piala Super Eropa, hari Selasa, tanggal 9 agustus 2016. Pada pertandingan itu, Real Madrid bermain tak didukung 6 gelandang kunci, diantanya termasuk Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo.

“Kami mempunyai skuad yang hebat dan gelandang terbaik pada setiap pos, sama hal yang telah kita saksikan pada ajang Piala Super Eropa,” ucap Perez.

Selanjutnya, armada Zinedine Zidane akan menjalani pertandingan uji coba melawan Stade Reims yang dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu, hari Selasa, tanggal 16 agustus 2016.

Jelmaan Zidane Menjadi Incaran no 1 Mourinho Di Manchester

 

Semenjak resmi bergabung di The Red Devils selaku manajer yakni pada akhir bulan Mei kemarin, Jose Mourinho belum ada tanda-tanda untuk melakukan tahap  bidikan serius untuk pembelian gelandang sepakbola. Sementara itu lumayan banyak gelandang yang disangkut pautkan dengan Manchester United semenjak hadirnya Mourinho terpilih sebagai pengganti dari Louis van Gaal.

Dari sekian banyak gelandang, diantaranya ada yang disangkut pautkan dengan Manchester United, gelandang belia yakni Bordeaux Adam Ounas berpotensi kuat akan menjadi gelandang incaran pertama yang akan direkrut Mourinho. Menurut Daily Mail Bos amat mengagumi performa Adam Ounas, yang digadang-gadang jelmaan dari Zinedine Zidane. Kehadiran Jose Mourinho tak akan merubah rencana Manchester United memasukan Ounas ke dalam skuat.

Dengan begitu Mourinho tak akan menahan niatan tersebut. Mourinho memerlukan Adam Ounas sebab Manchester United sekarang  ini tak mempunyai pemain yang menjadi stiker hebat. Gelandang yang kini tengah berusia 19 tahun tersebut diperoleh Manchester United dengan biaya yang terjangkau dan bisa dikatakan biaya tersebut tergolong murah yakni sebesar 20.000.000 pound.

Ounas menduduki posisi pemain serang. Dirinya dirasa merupakan salah seorang gelandang muda di Eropa dengan peluang untuk nasib kedepannya yang lebih baik.

Sejauh ini Ounas tentunya disebut-sebut akan sama berasilnya dengan Zidane. Secara kebetulan Ounas juga mempunyai banyak kesamaan dengan Zidane, yang saat ini sebagai pelatih untuk Los Blancos.

Sama halnya dengan Ounas, Zidane pun memulai kariernya ketika dirinya di Bordeaux sebelum diboyong oleh Juventus. Ounas juga mempunyai keturunan dari Aljazair begitu juga dengan Zidane.