Masukkan Gol, Joachim Low Tetap Keritik Muller

Sang juru taktik pada skuat Jerman yakni Joachim Low menimbulkan pertanyaan atas kualitas pesepak bola Thomas Muller yang tidak sanggup menghasilkan gol pada ajang Piala Eropa 2016 lalu. Low merasa bingung usai menyaksikan Muller bermain sempurna dengan mencatatkan 2 gol dalam keunggulan atas skor akhir 3-0 kontra Norwegia, hari Senin, tanggal 5 september 2016 kemarin.

Pada pertandingan penyisihan Piala Dunia 2018 untuk wilayah Eropa ini, dirinya pun menghasilkan upaya bagi bek sayap bernama Joshua Kimmich. Sembaring bergurau, kala itu Low memberi alasan apabila pandangan pesepak bolanya untuk memasukkan gol agak terlambat.

“Kami tampil amat yakin pada diri kami. Norwegia tak berperan sekali pun dan tak mempunyai peluang untuk memasukkan gol,” ujar Low disampaikan dari salah satu sumber.

Pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Ullevaal itu, penyerang Mario Gotze kemungkinan satu-satunya pesepak bola Jerman yang performanya yang cukup mengecewakan. Low berdalih pemain yang merupakan bintang Borussia Dortmund ini masih butuh penyesuaian sebab tidak sekali pun diturunkan oleh klubnya sedari awal tahun.

“Bagi Thomas Muller, saya amat menyukai bila dirinya memasukkan sejumlah gol pada kemenagan Eropa! Dirinya berupaya keras, menjadikan banyak kesempatan namaun tidak menghasilkan 1 gol pun,” ucapnya.

“Mario Gotze sudah pasti memerlukan paling tidak sedikit waktu. Anda dapat ucapkan bahwasannya pelatihan pada laganya kurang,” ucap Low.

‘Menuju China, Masa Depan Pelle Terancam’

Sang pelatih baru Italia, yakni Giampiero Ventura, sempat mengatakan bahwasannya Graziano Pelle dapat diperkirakan akan kehilangan posisinya pada timnas dikarenakan dirinya berkarier pada Liga Super China.

Pelle telah membuat keputusan yang busa dikatakan mengagetkan. Usai sebagai pemain andalan Italia pada pergelaran Piala Eropa 2016, dirinya hengkang dari Southampton demi mengesahkan rekrutan dari Shandong Luneng.

Bila dilihat dari segi keuangan, pindahnya Giampiero menuju klub China tentu menghadirkan keuntungan. Berada di Shandong Luneng, Pelle mendapatkan honor senilai 16.000.000  euro atau setara dengan Rp 230 milyar setiap tahun.

Ungkapan itu sontak saja membuat Pelle yakni selaku salah satu pemain sepak bola dengan nonor yang paling tinggi di dunia.

Akan tetapi, dari keputusan tersut memanaskan karier Pelle di timnas. dikerenakan, Ventura akan lebih mementingkan sederet gelandang yang bergabung pada kompetisi Eropa.

“Seorang pesepak bola mesti mempunyai harapan untuk keluae sebagai. Hijrah menuju liga yang lebih kecil pastinya tak akan mendukung untuk memperoleh hal tersebut,” ucap Ventura, hari Selasa, tanggal 19 juli 2016.

“Pada saat –Alessandro—Diperhatikan hijrah menuju China, dirinya pun akan kehilangan posisinya di tim nasional, diluar dari kemampuan yang dimilikinya,” ucap Ventura dengan menjelaskan.

Sebetulnya, penampilan Pelle pada ajang Piala Eropa 2016 termasuk cukup berkesan. Dari 4 pertandingan, mantan striker Parma tersebut mampu memasukkan 2 gol, masing-masing menuju gawang milik Belgia dan juga Spanyol.

Antonio Conte  yang merupakan pelatih Italia sebelumnya, mengatur peraturan yang sama dengan Ventura. Conte tidak menyuruh datang pesepak bola sekaliber yakni Sebastian Giovinco dan Andrea Pirlo sebab mereka berdua berkerja di AS(Amerika Serikat).

CR7 Resmikan Hotel Baru

CR7 sudah berinvestasi sebagian uangnya sebesar 37.000.000 euro yakni dengan membuka bisnis hotel.

Selaku gelandang Los Blancos, Ronaldo secara resmi telah memperkenalakan hotel yang dirinya miliki dengan nama hotel tersebut Pestana CR7 Hotel. Untuk lokansi dari hotel sendiri berada pada tempat dimana Cristiano Ronaldo lahir, yakni Pulau Madeira–Portugal.

Gelandang yang belum lama ini membawa Portugal sebagai pemenang pada kompetisi Piala Eropa 2016 tersebut sudah menyisihkan uangnya dalam berinvestasi sebesar 37.000.000  euro pada bisnis hotelnya tersebut. Saat ini, dengan diperkenalkannya dan dibuka Pestana CR7 Hotel yang berada pada daerah Funchal, yakni Pulau Madeira, Cristiano Ronaldo pelan-pelan dapat merasakan manfaatnya.

Hotel yang dapat dikatakan sebagai hotel elit itu sendiri dengan sengaja dihadirkan yang bertujuan untuk menangkap para wisatawan yang berkunjung. Pestana CR7 Hotel mempunyai 49 ruang/kamar dengan biaya yang paling menengah kebawah senilai 220 euro atau setara dengan Rp 3.200.000 satu malamnya.

Pihak manajemen dari Pestana CR7 Hotel juga menyiapkan fasilitas yang lain yakni seperti TV dengan teknologi Screen Mirroring, adanya jaringan Bluetooth yang berasal dari handphone dari para tamu serta jaringan internet selama 24 jam,  .

Pada hotel tersebut, adanya pembeda 3 jenis ruangan(kamar), yang mana yang memiliki tarif tertinggi dengan nama CR7. Untuk dapat berada pada kamar CR7, Anda mesti bersiapkan dana diperkirakan diatas dari Rp 10.000.000 satu malamnya.

Pada kamar yang diberinama CR7 itu, Anda dapat menyaksikan panorama yang memukau, ditambah dengan adanya swimming pool tersendiri. Disamping itu, tersedianya beberapa perlengkapan seperti helm virtual realita, game Playstation 4, dan berbagai macam alat untuk berolahraga yang berapadidalam kamar tersebut.

Keberhasilan CR7 membawa Portugal memenangi ajang Piala Eropa 2016 menambah lengkap karienya yang begitu bersinar. Pestana Hotel CR7 secara resmi dihadirkan cuma berselang beberapa hari usai pertandingan fase final Piala Eropa 2016 yakni Portugal melawan Prancis.

Seluruh Gelandang Prancis Berpotensi Bagi Portugal

Selaku pelatih dari timnas Portugal, yakni bernama Fernando Santos merasa bahwa semua gelandang Prancis mempunyai potensi dalam mencelakakan timnya pada pertandingan final nanti. Kala itu Portugal akan bertanding melawan Prancis pada pertandingan Final kompoetisi Piala Eropa 2016, yakni hari Senin tanggal 11 juli 2016 dinihari WIB yang diselenggarakan di Stadion Stade de France.

“Apabila kami mesti mencemaskan satu orang gelandang, tentu kami mesti mencemaskan semuanya. Saya juga mestis mencatatkan seluruh gelandang Prancis,” ucap Santos pada situs resmi.

Portugal untuk yang kedua kalinya masuk menuju fase final pada ajang Piala Eropa. Selecao das Aquinas pertama kali lolos ke final pada Piala Eropa tahun 2004 silam ketika menjadi tuan rumah. Akan tetapi pada fase final, mereka berhasil di taklukan dengan skor tipis yakni 0-1 atas Yunani.

Ketika fase final saat ini, lawan Portugal bukanlah tim kejutan melainkan sebagau tim tuan rumah yakni Prancis. Disamping dijagokan dalam hal tersebut, Prancis pun dijagokan dikarenakan dihuni oleh sederet gelandang berkelas internasional.

Untuk selanjutnya, armada Didier Deschamps juga sanggup bermain dengan cukup baik selama kompetisi Piala Eropa 2016. Kala itu Le Bleu sama sekali tidak mendapati kegagalan pada tahap grup dan selalu sanggup meraih kejuaraan pada waktu normal ketika tahap kualifikasi.

Walau tidak dijagokan, Santos peraya bahwa Portugal dapat mengancam Prancis. Menurutnya, tim Portugal juga tidak kalah mencolok dari tim Prancis.

“Mereka mempunyai sederet gelandang yang hebat yang tampil bermain pada klub raksasa. Sudah pasti, dari masing-masing gelandang dapat menghadirkan perbedaan, namun Portugal pun mempunyai skuat yang hebat dengan sederet gelandang juara di dalamnya,” ucap Santos menyudahi.

Rooney Enggan Mengikuti Jejak Lionel Messi

Inggris hengkang lebih awal pada ajang Piala Eropa 2016. The Three Lions –yakni julukkan untuk Inggris –telah berhasil dikalahkan oleh Islandia dengan perolehan skor yakni 1-2 bertempat di Allianz Riviera, Nice, ketika fase 16 besar, dinihari tadi.

Kala itu tiga singa sempat menduduki posisi pertama terlebih dahu ketika menit ke 4. Kala itu Wayne Rooney berhasil melakukan aksi mematikan dari tendangan penalti. Akan tetapi, 2 menit berlangsung, Islandia sukse mensejajarkan posisi kedudukan atas aksi tendangan first time yang dilakukan oleh Ragnar Sigurdsson.

Setelah laga tersebut, Wayne Rooney mengatakan dengan tegas bahwasannya dirinya tak ingin mengikuti jejak La Pulga( sebutan Lionel Messi) yang telah membuat keputusan mengakhiri masa karier dari tim naional Argentina setelah peroleh kekalahan pada ajang Copa America 2016.

“Pada malam ini tentu amat menyedihkan. namun saya amat menikmati dan amat senang dapat tampil bagi Tim nasional Inggris,” ujar penyerang yang kini tengah berumur 30 tahun itu.

Dibandingkan harus memikirkan masa karier, kala itu Rooney lebih senang menyaksikan pengganti Roy Hodgson yang memilih untuk hengkang selaku pelatih Inggris.” jika masih diyakini oleh sang manajer baru, saya tentunya akan hadir,” ucaap Rooney.

Selaku kapten The Red Devils, dirinya justru malah terpukau dengan nyali yang dimiliki Roy Hodgson yang menghantarkan begitu banyak gelandang muda pada ajang Piala Eropa 2016. Hal tersebut dipercaya Rooney menjadikan masa depan sepakbola bagi Inggris semakin cemerlang.

“Walau tak mudah untuk menyampaikannya, saya fikir Hodgson telah menjalankan hal baik bagi gelandangnya serta pada sepakbola Inggris. Saya mesti mengucapkan terima kasih terhadapnya,” ucap Rooney.

Rooney telah bembela Inggris mulai dari tahun 2003 lalu. Yakni jika dihitung sudah 13 tahun, disamping itu dirinya telah memperoleh 115 caps bersama dengan Tiga Singa dengan mencatatkan sebanyak 53 gol.

Tampilan Bermain Italia Buat Del Bosque Berfikir Keras

Juara bertahan pada ajang Piala Eropa, kala Spanyol dijadwalkan kontra Italia pada fase 16 Besar ajang Piala Eropa 2016. Pertandingan yang akan dilangsungkan di Stade de France, hari Senin tangga, 27 juni 2016, malam nanti. Sang Pelatih- Spanyol, yakni Vicente Del Bosque mengungkapkan, dirinya mesti meracik rencana yang jitu kala bertanding melawan partai ini.

Dikarenakan, Del Bosque berfikir bahwa Italia mempunyai metode bermain yang persis sama dengan yang dimiliki Spanyol.

“Italia adalah tim yang tangguh. Mereka lebih sering menguasai pada posisi pertahanan lawan,” ucap Del Bosque.

“Kami akan berusaha tampil dengan baik. Kami sudah menentukan metode-metode yang dibutukan untuk itu. Kami mendapati hambatanpada tim yang tamoil tak seimbang dengan kami, namun saya berharap semua akan berlangsung dengan sesuai perencanaan,”ucap Del Bosque dengan menambahkan.

Pertandingan ini adalah pengulangan fase Final Piala Eropa tahun 2012 lalu yang mana Spanyol menundukkan Italia dengan skor 4-0. 4 tahun sudah berlalu sedari final tersebut. Persainag dari masing-masing tim tersebut juga sudah berbeda.

“Pada fase Final tahun 2012 lalu, Italia sangat mini dari segi fisik dan berbeda dengan Italia yang saat ini. Mereka sekarang ini berada pada kedudukan yang lebih baik,” ucap Del Bosque.

“Begitu banyak atas ancaman Italia yang muncul dari sayap. Disamping itu mereka pun mempunyai ketajaman. Dalam memaksimalkan hal tersebut, mereka mempunyaisejumlah pemain yang menjadi andalan di tengah, namun kami akan tetap waspada terhadap metode penampilan mereka,” ujar Del Bosque dengan mengakhiri.

Juara dari partai Italia Vs Spanyol  akan bertemu Jerman pada fase delapan Besar. Kala itu Der Panzer –yakni nama julukan untuk Jerman- masuk menuju fase delapan Besar usai menggusur Slovakia dengan skor 3-1.

Ukir Prestasi Di Ajang Piala Eropa, Ini Ucap CR7..

Portugal berhasil masuk menuju fase 16 besar pada ajang Piala Eropa 2016 usai tampil dengan perolehan skor imbang yakni 3-3 kontra Hungaria, yang dilangsungkan dinihari tadi. Tim asuhan dari Fernando Santos tersebut berhasil masuk selaku posisi ke 3 terbaik.

Yakni sebanyak 3 kali berada diposisi bawah atas Hungaria, kala itu Portugal sukses dalam menyeimbangi skor atas gol yang dihasilkan oleh Luis Nani serta selama gol yang dihasilkan CR7. Memasukkan 2 gol, CR7 mendapat predikat yakni man of the match.

Hasil dari laga Hungaria melawan Portugal menjadi pertandingan partai yang sangat sengit pada kompetisi diajang Piala Eropa 2016. Selama ini, belum terciptanya skor mana yang lebih tinggi atas laga tersebut.

“Laga tersebut merupakan laga yang sedikit gila. Hungaria dapat memasukkan gol, pada akhirnya kami melakukan aksi balasan. Laga ini merupakan laga yang begitu seru dan sengit,” ucap Cristiano Ronaldo.

“Kerap menjadi sebuah hal yang khusus jika ditunjuk dengan predikat man of the match. Namun hal utama bagi kami ialah menjuarai laga. Akan tetapi kami tak berhasil menjalankannya,” katanya.

Disamping predikatnya sebagai  man of the match,salah satu bintang Los Blanco situ pun memasukkan prestasi baru pada ajang Piala Eropa 2016. Dirinya sebagai gelandang  pertama yang kerap kali memasukkan gol pada 4 laga Piala Eropa, yaitu pada tahun 2004, 2008, 2012, dan juga tahun 2016.

“Itu merupakan prestai yang berbeda. Sudah pasti saya gembira sebab ini adalah pencapaian yang baik. Saya sering kali berucap apabila prestasi tersebut hadir secara alamiah,” ujarnya.

Pada fase 16 besar kopetisi Piala Eropa 2016, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan akan bertanding melawan juara dari Grup B,yakni  Kroasia yang dihelat di Lens, tanggal 25/6/2016 mendatang.

Hodgson Dapat Penambahan Masa Kontrak, Dengan Syarat..

Asosiasi Sepakbola Inggris yakni FA akan memberi penambahan masa kontrak bagi Roy Hodgson, dengan syarat dirinya sanggup menghantarkan Inggris paling tidak sampai menuju babak perempatfinal ajang Piala Eropa 2016.

Masa kontrak Hodgson diketahui akan usai setelah ajang Piala Eropa dan hingga sekarang ini belum adanya omobrolan menyangkut nasib kedepannya selaku pelatih  tiga singa(The Three Lions).

Selama 4 musim diasuh oleh Hodgson, Inggris memproleh sebanyak 33 kejuaraan, 14 kali imbang, dan 7 kali kegagalan dari total aga yang dimainkan yakni 54 laga baik laga duel ataupun laga persahabatan. Naming sayangnya, kualitas Hodgson hanya mampu membawa Inggris menuju babak  perempatfinal ajang kompetisi Piala Eropa tahun 2012 lalu.

Disamping itu Hodgson tak berhasil secara mutlak usai Inggris keluar posisi terbawah pada tahap grup ajang Piala Dunia tahun 2014 lalu. Walau begitu, Hodgson kerap kali diberi keyakinan penuh dari FA sampai dengan  pergelaran mayor ke 2 nya musim ini.

Chairman FA, yakni Greg Dyke, juga memberikan penambahan masa kontrak baru terhadap Hodgson dengan syarat dirinya sanggup menghatarkan  skuat The Three Lions paling tidak sampai menuju babak perempatfinal.

“Mengenai Roy, kami telah menginformasikannya dengan jelas bahwasannya tak ada hasil keputusan apa -apa yang diputuskan sebelum pergelaran tersebut usai,” ucap Dyke terhadap BBC 5 Live.

“Pastinya sebagai keberhasilan apabila Anda dapat masuk menuju tahap  semifinal,” tambahnya,

“Apabila kami tampil bagus dan apesnya jika harus gagal kontra tim raksasaatau dalam fase adu penalti pada babak perempatfinal, tentu kami akan adakan perundingan dengannya,” timpanya.

Sekarang ini Inggris berada pada posisi puncak Grup B dengan menjatatkan empar poin setelah 1 kali seri dan 1 kali unggul. Mereka Cuma memerlukan 1 angka dari pertandingan melawan Slovakia untuk dapat lolos menuju tahap 16 besar.

Juventus Sebagai Juara Bertahan, Morata Tak Mau Angkuh

Alvaro MorataSalah satu pemain serang tim nasional Spanyol, yakni Alvaro Morata mengatakan dengan tegas, pemain-pemain Spanyol tak merasa bahwasannya mereka yang menjadi sosok idola pada Piala Eropa tahun 2016 ini. Hal tersebut diucapkan Morata setelah menghantarkan Spanyol unggul dengan memperoleh skor 3-0 dari Turki pada laga ke 2 Grup D yang dilangsungkan di Stade de Nice, pada hari Sabtu, tanggal 18 juni 2016 dinihari WIB.

Spanyol sudah diyakini bakal bakal masuk menuju babak enam belas besar atas keunggulannya tersebut. Kala itu La Furia Roja – yakni nama julukan untuk Spanyol- secara mengejutkan sebagai idola dalam memperoleh sebuah gelar juara pada ajang Piala Eropa 2016 ini. Ditambah lagi, mereka pun berpredikat selaku sang juara bertahan.

“Hal yang paling utama, kami tak merasa apabila kami merupakan sosok yang di idolakan,” ucap Morata, yang memasukkan 2 gol pada laga kontra Turki, seperti ditulis pada akun resmi UEFA.

Disamping itu, menyangkut laga, Morata sempat akui keunggulannya tersebut dihasilkan atas saling bahu membahunya semua gelandang Spanyol. Pemain serang Juve terebut juga akui bahwa mencetak gol dan tampil bersama dengan Spanyol adalah cita-citanya yang kini menjadi nyata.

“Saya amat gembira atas laga ini, dari masukknya gol, dan adanya diri saya ditempat ini. Saya sering kali berkata, saya dahulu menyaksikan seluruh laga Spanyol melalui tayangan TV, dan saat ini saya hadir disini dan sebagai pemain utuk tampil bersama dengan skuat, hal ini seperti sebuah mimpi untuk saya,” ucap Morata.

 

 

 

Komentar Bale Mengenai Inggris Disalah Artikan

Gareth Bale

Perkataan Gareth Bale menyebakan terjadinya adu argument jelang pentandingan antara Wales melawan Inggris pada babak lanjutan Piala Eropa. Kala itu Bale menekankan bahwasannya dirinya tidak akan mencabut kembali perkataannya.

Sama dengan sebelumnya, Bale sempat mengatakan atas penilainnya bahwa Wales mempunyai hasrat untuk tampil dan mempunyai rasa kebanggaan yang amat besar dibanding Inggris. Dari masing-masing tim tersebut dipastikan akan bertemu pada ajang kompetisi satu kota Britania, yang akan dilangsungkan di Stade Bollaert-Delelis, Lens, pada hari Kamis, tanggal 16 juni 2016, malam WIB.

Perkataan tersebut secara langsung menimbulan keritikan dari pihak Inggris. Sang Pelatih-Inggris, yakni Roy Hodgson lebih tidak menghiraukan dan tak mau menanggapi hal tersebut, dengan mengatakan bahwasannya hal tersebut merupakan hak Bale dalam memberi pendapatnya. Disamping salah seorang pemain Inggris, bernama Jack Wilshere mengatakan dari kedua belah pihal memang tidak begitu mengagumi satu sama lain, walau dikatakan ‘bersudara’.

Bale sendiri menilai ungkapannya tersebut dengan anggapan yang salah. Dirinya menekankan bahwasannya penyampaiannya tersebut di katakana yang sebagaimana adanya seorang pemain Wales, yang menganggap timnya lebih bagus.

“Saya tak sekalipun menyatakan mereka tak memounyai hasrat atau kekaguman. Saya hanya menilai, dari menurut penilaian saya, bahwasannya hasrat dan kekaguman kami lebih tinggi dan saya percaya bahwa mereka yang beranggapan pun sama yakni lebih bagus,” ucap gelandang Los Blancos ini disampaikan dari Sky Sports.

“Semua orang tentunya bahagia menilai sesuatu yang sedikit menyimpang dari jalurnya. Saya bangga atas pendapat saya dan saya percaya kami mempunyai daya juang tim yang besar, mungkin ini yang paling baik yang sebelumnya beluh pernah saya lihat pada tim.”

“Apakah itu sepakbola ataukah rugby, apa saja olahraganya yang ada di Wales, kami terlihat mempunyai tingkatan lebih lanjut. Anda betul-betul dapat merasakan pada saat berada di lapangan, melihat laga-laganya, dan setelahnya saya hanya menyampaikan komentar saya,” tambahnya.