Pelatih AC Milan Bangga Memiliki Salah Satu Bek Terbaik Di Dunia Dari Juventus

Leonardo Bonucci Juventus to AC Mlan, Leonardo Bonucci Juventus, to AC Mlan, Leonardo Bonucci, Juventus to AC Mlan, Leonardo Bonucci to AC Mlan, Juventus, Liga Italia, Serie A
Leonardo Bonucci Juventus to AC Mlan, Leonardo Bonucci Juventus, to AC Mlan, Leonardo Bonucci, Juventus to AC Mlan, Leonardo Bonucci to AC Mlan, Juventus, Liga Italia, Serie A
Leonardo Bonucci AC Mlan

Vincenzo Montella belum lama ini telah menyebut Leonardo Bonucci sebagai salah satu bek terbaik di dunia bersama dengan Sergio Ramos daru Real Madrid. Tentu saja pelatih AC Milan itu merasa bangga bisa melatih bek internasional Italia tersebut yang telah mendarat di kubunya belum lama ini.

Milan berhasil memboyong Bonucci dari Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Diketahui mereka harus merogoh kantong cukup dalam, dan mengeluarkan dana sebesar 42 juta euro. Bek berusia 30 tahun itu akan menjalin kerjasama dengan Rossoneri hingga lima tahun mendatang.

Bonucci merupakan pemain yang sudah melanglang buana Liga Italia. Ia direkrut dari klub akademi Viterbese dan direkrut untuk tim senior pada musim panas 2005 namun langsung dipinjamkan oleh Inter Milan. Selaama semusim Ia pun langsung dipermanenkan oleh klub tersebut namun sayangnya Ia tak sempat unjuk gigi di klub tersebut.

Ia pun dilepas Inter menuju Treviso dan sempat menyumbangkan angka untuk timnya namun Ia hanya bermain 13 kali dimusim tersebut dan dipinjamkan menuju AC Pisa 1909. Di musim panas 2009 Ia sempat menuju Bari namun karena sesuatu hal tak sampai sebulan kemudian Ia pindah menuju Genoa. Disanalah Ia mulai berkembang.

Hal tersebut akhirnya membuat Juventus tertarik untuk memilikinya dan pada tanggal 1 Juli 2010, Ia dipermanenkan oleh klub asal Turin dengan biaya sebesar 15,5 juta Euro untuk masa bakti empat tahun. Ia pun menghimpun kekuatan bersama Juventus dan mampu solid di lini belakang raksasa Italia hingga saat ini.

Pada tanggal 14 Juli 2017 lalu, Bonucci resmi menjadi pemain Milan dan merupakan salah satu dari 10 pemain yang didatangkan klub tersebut selama bursa transfer musim panas ini. Diperkirakan Milan masih akan membuaru pemain baru lagi yang kali ini untuk sektor penyerangan mereka dan Andrea Belotti dari Torino menjadi target selanjutnya.

Kehadiran Bonucci sendiri di Milan tentu mendapat sambutan hangat dari para pendukung Milan. Ia akan membela Milan bersama Andrea Conti, Mate Musacchio dan Ricardo Rodriguez yang merupakan pemain baru Milan dan akan menumpu mereka dari lini belakang.

Degnan performa Bonucci, Ia dipercaya akan memberikan banyak kontribusi untuk Milan dalam usahanya meraih gelar juara di musim depan. Sebelumnya Bonucci mampu memegang piala Serie A enam kali secara berturut-turut bersama Juventus.

Montella pun menungkapkan pendapatnya tentang sang pemain, “Dia merupakan pemain yang memiliki pengalaman internasional. Saya rasa ia dan Sergio Ramos adalah bek tengah terkuat di dunia. Melatihnya adalah mimpi yang menjadi kenyataan,”.

Kini harus dilihat lagi apakah Milan akan mampu mewujudkan impiannya dengan semua pemain barunya yang telah mereka borong pada musim panas ini dan menjadi pesaing sejati untuk Juventus.

Juventus Resmi Rekrut De Sciglio Dari AC Milan

Mattia De Sciglio AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio AC Milan, to Juventus, Mattia De Sciglio, AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio to Juventus, AC Milan, Serie A, Liga Italia
Mattia De Sciglio AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio AC Milan, to Juventus, Mattia De Sciglio, AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio to Juventus, AC Milan, Serie A, Liga Italia
Mattia De Sciglio Resmi ke Juventus

Mattia De Sciglio dikabarkan telah sukses bergabung dengan Juventus dengan masa bakti selama lima tahun setelah menyelesaikan perpindahaanya dari AC Milan. Hal ini diungkapkan oleh situs resmi mereka pada hari ini yang mengungkapkan bahwa  Bianconeri telah mendaratkan pemain full-back asal Italia itu setelah menjalani sesi tes medis di J-Medical. Ia pun segera diperkenalkan sebagai pemain baru Juventus.

Dalam situs resminya, Juventus juga mengungkapkan bahwa akusisi pemain berusia 24 tahun tersebut, telah disepakati dengan menebus biaya sebesar 12 juta Euro. Hal ini bisa bertambah hingga mencapai setengah juta Euro lagi seandainya sang pemain berhasil mencapai kondisi tertentu selama masa kontrak berlangsung yaitu hingga tanggal 30 Juni 2022 sesuai dengan klausal yang ditandatanganinya.

De Sciglio merupakan jebolan dari AC Milan dimana saat berusia 18 tahun ia telah melakukan debut di tim utama dalam liga Champions grup dan membantu timnya memenangkan pertandingan tersebut melawan Viktoria Plzen yang saat itu diasuh oleh Massimiliano Allegri.

De Sciglio sempat memainkan beberapa pertandingan Serie A di akhir kampanye 2011/2012, dan setelah musim 2012/2013, penampilan bintangnya mulai benar-benar lepas landas. Ia pun bermain 33 pertandingan di semua kompetisi untuk Rossoneri, memperkuat tempatnya di starting line up di San Siro.

Di musim lalu, De Sciglio telah menjadi pemain yang konsisten akhir-akhir ini, dan membuat hampir 60 penampilan di semua kompetisi selama dua musim terakhir.

Setelah resmi menandatangani kontrak baru, De Sciglio akan segera bergabung dengan pasukan yang diracik oleh Massimiliano Allegri yang bersiap-siap menjalani sesi pramusim. Pemain berusia 24 tahun akan segera terbang ke Amerika bersama dengan para pemain Juve lain antara lain Wojciech Szczesny sebagai penjaga gawang terbaru mereka dan Douglas Costa yang berada diposisi gelandang serang,

Dan pada hari Minggu mendatang tanggal 23 Juli mendatang, mereka bertiga memiliki kesempatan untuk dapat menjalani debut tidak resminya bersama Juvemtus pada pertandingan melawan raksasa La Liga Barcelona di MetLife Stadium, New Jersey. Tentu akan menarik melihat kemampuan pemain menghadapi tekanan yang besar di klub barunya.

Walau Takluk Menghadapi Dortmund, Montella Merasa Tak Kecewa

AC Milan Vs Borussia Dortmund ICC 18 Juli 2017, AC Milan Vs Borussia Dortmund, AC Milan Vs Borussia Dortmund 2017, Liga Italia, liga Jerman
AC Milan Vs Borussia Dortmund ICC 18 Juli 2017, AC Milan Vs Borussia Dortmund, AC Milan Vs Borussia Dortmund 2017, Liga Italia, liga Jerman
AC Milan Vs Borussia Dortmund ICC 18 Juli 2017

AC Milan masih bisa berlapang dada saat menelan kekalahan menghadapi Borussia Dortmund dalam International Champions Cup yang diselenggarakan di Asia. Hal ini dikarenakan para pemainya masih dalam tahap mengembalikan kebugaran mereka. Namun saat menjalani kualifikasi babak ketiga Liga Europa menghadapi CS Universitatea Craiova, diharapkan timnya sudah dalam kondisi baik, setidaknya 70 persen.

Menghadapi Dortmund di Guangzhou, hari Selasa lalu tepatnya tanggal 18 Juli 2017, Milan mengalami kekalahan dengan skor3-1. Nuri Sahin telah mampu menjebol sebuah gol dimenit ke 16 dan Pierre-Emerick Aubameyang menambahkannya empat menit kemudian dari tendangan penalti ditambah gol yang keduanya dimenit ke 62. Sementara Milan sempat memberikan perlawanan melalui tendangan dari Carlos Bacca.

Dalam pertandingan tersebut, Milan telah mencoba sejumlah pemain barunya yang didatangkan pada bursa transfer musim panas ini termasuk Ricardo Rodriguez, Hakan Calhanoglu, Mateo Musacchio, Fabio Borini dan juga Franck Kessie. Meskpun demikian, Milan ternyata tak mampu memetik kemenangan seperti yang diharapkan.

Merasakan kekalahan itu, Montella mengaku tak kecewa. Ia memahami kondisi pemainnya yang masih belum fit. Selain itu, masih ada sejumlah pemain utama yang belum bisa diturunkan.

Ketika menjalani laga kompetitif di babak kualifikasi Liga Europa, Montella berharap pasukannya sudah lebih bugar. Pasalnya, pertemuan menghadapi Craiova dari Liga I Rumania yang merupakan pertandingan laga penting agar bisa bermain di babak grup Liga Europa musim depan.

“Saya masih bahagia jika bisa menjalani pertandingan dengan kondisi 70 persen. Saya berharap yang sudah ada di sini sudah siap, atau lebih siap lagi,” kata Montella usai menjalani pertandingan lawan Dortmund. “Laga tersebut sangat penting bagi kami, karena tujuan utamanya adalah lolos ke babak grup Liga Europa,”.

Milan memang hanya mampu mengakhiri musim kompetisi di Serie A dengan berada di urutan keenam klasesmen dan membuatnya hanya bisa mendapatkan tiket menuju Liga Eropa hanya saja harus melalui babak penyisihan. Namun dengan harapan untuk mencapai final, mereka mampu menghidupkan kembali kejayaan mereka yang telah lama hilang dan hal tersebut akan bisa mereka peroleh dengan pemain baru yang telah mereka boyong di musim panas ini.

 

Juventus Saingi Liverpool Memburu Bek Lazio

Stefan De Vrij Lazio to Liverpool or Juventus, Stefan De Vrij Lazio to Liverpool, Stefan De Vrij Lazio, to Liverpool , Stefan De Vrij, Lazio to Liverpool, Stefan De Vrij to Liverpool, Lazio, Stefan De Vrij Lazio to Juventus, Stefan De Vrij to Juventus, Premier League, Liga Italia, Liga Ingggris, Serie A
Stefan De Vrij Lazio to Liverpool or Juventus, Stefan De Vrij Lazio to Liverpool, Stefan De Vrij Lazio, to Liverpool , Stefan De Vrij, Lazio to Liverpool, Stefan De Vrij to Liverpool, Lazio, Stefan De Vrij Lazio to Juventus, Stefan De Vrij to Juventus, Premier League, Liga Italia, Liga Ingggris, Serie A
Stefan De Vrij Lazio to Liverpoolor Juventus

Liverpool akan berhadapan dengan Juventus untuk dapat menandatangani Stefan de Vrij di musim panas ini. Hal ini diungkapkan oleh Corriere Dello Sport dimana jawara liga Italia tersebut menjadi pesaing baru untuk The Reds dan merebut bek incarannya. Apalagi sang pemain sejauh ini telah menolak untuk memperbaharui kesepakatan dengan klubnya belakangan.

Sebelumnya dipercaya bahwa Jurgen Klopp merupakan kandidat terdepan dalam perburuan tanda tangan bek tengah asal Belanda tersebut namun kini Juventus muncul sebagai rival yang berbahaya yang bisa memboyong sang pemain dengan mudahnya.

De Vrij memberikan kesan yang mendalam untuk Lazio pada musim lalu saat mereka finis di urutan kelima dalam klasemen. Pemain asal Belanda tersebut juga sempat membela negaranya sebanyak 30 kali dan merupakan bagian dari skuad Piala Dunia 2014 di Brasil. Sejak pindah ke Lazio pada musim panas 2014, bek tersebut mampu menyelesaikan hanya 71 penampilan karena cedera yang membatasi waktu bermainnya selama tahun keduanya di klub asal Roma.

Karena itulah tidak ada bisa yang mempertanyakan soliditas pertahanan yang diberikan untuknya yang bisa terbukti menjadi kehadiran berbahaya di lini belakang dan membatasi penyerangan lawan.

Liverpool telah tajam mencetak gol dan mampu menekan pertahanan lawan namun mereka juga sangat ceroboh dalam menjaga area belakang mereka. Malah seandainya jika mereka mampu memperbaiki lini belakang mereka dengan baik, mereka mampu memberikan tantangan yang lebih berat untuk rivalnya yang berkompetisi di Premier League. Untuk itulah mereka mencoba memperbaiki dimusim ini lebih serius dan De Vrij bisa menjadi kandidat yang baik untuk membuat pertahanan mereka lebih kuat.

Klub Merseyside tersebut sempat telah dikaitkan dengan penandatanganan bek Southampton, Virgil van Dijk, namun jika langkah tersebut tidak berhasil, de Vrij bisa menjadi pengganti yang layak karena dia memiliki pengalaman yang lebih baik bila dibandingkan dengan pemain The Saint.

Juventus sendiri mereka membutuhkan seseorang untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Leonardo Bonucci dan Dani Alves setelah mereka bergabung dengan AC Milan dan Paris Saint-Germain. Sementara langkah tersebut mendapat kejutan besar bagi para penggemarnya, Massimiliano Allegri akan memiliki cukup tugas berat di tangannya saat ia berusaha membangun kembali pertahanan Juventus.

Musim lalu, juara Italia itu mendapat banyak pujian atas lini belakang mereka yang ketat dan De Vrij bisa menjadi alternatif yang baik. Dia juga cenderung menjadi pemain yang lebih nyaman di Juventus mengingat kemampuannya yang jauh lebih unggul pada bola dan umpannya yang bagus.

Namun masih harus dilihat apakah Juventus mampu menggoda sang pemain dibandingkan Liverpool dimana aura kompetisi di Italia telah Ia pahami. Selain itu gelar juara liga domestik yang telah enam kali secara berturut – turut juga akan menjadi kelebihannya.

Arsenal Bersedia Lepaskan Jack Wilshare Menuju Sampdoria Senilai 9 Juta Poundsterling

Jack Wilshere Arsenal to Sampdoria, Jack Wilshere Arsenal, to Sampdoria, Jack Wilshere, Arsenal to Sampdoria, Jack Wilshere to Sampdoria, Arsenal FC, Premier League, Liga Inggris, Liga italia, Serie A
Jack Wilshere Arsenal to Sampdoria, Jack Wilshere Arsenal, to Sampdoria, Jack Wilshere, Arsenal to Sampdoria, Jack Wilshere to Sampdoria, Arsenal FC, Premier League, Liga Inggris, Liga italia, Serie A
Jack Wilshere Arsenal

Arsenal dikabarkan bersedia melepas Jack Wilshere pada musim panas ini seharga 9 juta poundsterling saat Sampdoria mengisyaratkan sebuah ketertarikannya. Menurut sebuah kabar dari The Sun, klub dari Serie A tersebut mendapatkan lampu hijau pada musim panas ini setelah masa pinjaman dengan Bournemouth selesai.

Wilshere mengalami kemunduran besar dan membuat masa depannya di Arsenal semakin tak jelas setelah Ia mengakhiri kampanyenya dengan Bournemouth sebelum waktunya. Pemain asal Inggris itu juga telah berjuang dengan pemulihan dirinya dan bahkan dia dikesampingkan dari tur pra-musim Gunners saat ini.

Arsenal memang sempat menawarkan Wilshere beberapa peluang untuk membuktikan dirinya namun ia terus-menerus cedera dan dikhawatirkan Ini tidak pernah memungkinkannya untuk benar-benar berkembang. Memang sebelumnya ia mampu meningkatkan performa diatas lapangan cedera tabg sering itu menghambat potensinya.

Ia pun dipinjamkan menuju Bournemouth dari musim panas lalu lalu dan waktu yang dihabiskannya di Dean Court cukup bermanfaat bagi pemain yang berusia 25 tahun. Dia berhasil bangkit menampilkan performa yang  terbaik dan muncul untuk The Cherries, di hampir semua pertandingan kecuali yang mereka mainkan melawan Arsenal.

Dab yang paling mencolok tentang Wilshere di musim lalu adalah kenyataan bahwa dia melakukannya dengan sangat baik di tengah gerakan menyerang Bournemouth dan menghubungkan pertahanan dengan serangan dengan mudah sementara membuat umpan tajam untuk menciptakan beberapa peluang bagi pemain depan.

Dia memang memiliki kualitas khusus dengan bola karena dia bisa menggiring bola sebagai gelandang bertahan untuk menyerang bek tengah. Dia memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk terus melewatinya penjagaan lawan dan segera menghancurkan struktur pertahanannya.

Wilshere tidak kekurangan bakat dan itu menjelaskan ketertarikan Sampdoria padanya meski dia sering menderita cedera. Walaupun pemain gelandang itu mungkin lebih memilih untuk tetap tinggal bersama The Gunners, namun kepindahan menuju Sampdoria sebenarnya bisa menguntungkannya karena dia akan memiliki ruang lingkup untuk bereksperimen dan mengamankan waktu bermain reguler di sana.

Arsenal sendiri menjalani kampanye yang mengecewakan pada musim lalu dan Arsene Wenger menyadari kenyataan bahwa dia membutuhkan pemain dengan kemampuan yang telah terbukti namun sayangnya Ia tidak mampu mempertahankannya dan berharap Ia mampu berkebang di klub barunya. Apalagi kini Wenger telah terkait dengan penandatanganan Mario Lemina dan Thomas Lemar, dimana keduanya merupakan pemain yang brilian di musim lalu.

Tentu Wilshere akan berada urutan terbawah sebagai pemain cadangan jika dia memilih untuk tetap tinggal dan akan lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Padahal di usianya saat ini, dia harus mendapatkan banyak waktu bermain selama mungkin, terutama dengan set Piala Dunia yang akan diambil di musim depan.

Szczesny Akan Begabung Dengan Juventus Segera Setelah Ditinggalkan Tur Pra-Musim Oleh Arsenal

Wojciech Szczesny Arsenal to Juventus, Wojciech Szczesny Arsenal, to Juventus, Wojciech Szczesny, Arsenal to Juventus, Wojciech Szczesny to Juventus, Arsenal FC, Premier League, Liga inggris, Serie A, liga italia
Wojciech Szczesny Arsenal to Juventus, Wojciech Szczesny Arsenal, to Juventus, Wojciech Szczesny, Arsenal to Juventus, Wojciech Szczesny to Juventus, Arsenal FC, Premier League, Liga inggris, Serie A, liga italia
Wojciech Szczesny to Juventus

Juventus dikabarkan telah mendekati penyelesaian kesepakatan untuk dapat menandatangani Wojciech Szczesny dari Arsenal musim panas ini. Hal ini diungkapkan oleh Daily Mirror bahwa penjaga gawang asala Polandia akan bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Ia pun ditinggalkan dari skuad Arsenal untuk tur pra-musim mereka ke Australia dan China, dan memberikan indikasi bahwa kesepakatan tersebut akan segera diselesaikan.

Szczesny telah membangkitkan karirnya  setelah ia menjalani masa pinjaman selama dua tahun di AS dengan cemerlang, padahal di Arsenal Ia kehilangan tempatnya di starting lineup klub tersebut pada paruh kedua musim 2014/15.Hal ni dikarenakan kedatangan Petr Cech pada musim panas 2015 lalu membuatnya menjadi pemain terakhir yang dipilih Klopp untuk turun ke lapangan. Karena itulah mencari klub sepak bola yang benar-benar meninginkan jasanya dan menjadikannya pemain reguler.

Sementara itu, kebangkitan Szczesny di Roma tampak jelas bagi setiap orang yang mengamatinya dan musim 2016/17 bisa dibilang merupakan salah satu musim yang terbaik yang telah dinikmati oleh sang kiper di karir seniornya, terutama setelah mencatakan 14 kali clean sheet di liga di 38 pertandingan Serie A.

Walaupun Ia telah tampil memukan bersama Roma, klub tersebut tak ada niatan untuk mempermanenkan sang pemain. Ia pun kini kini telah kembali ke Arsenal namun Cech diyakini masih menjadi kiper pilihan pertama di Emirates, karena itulah pemain internasional Polandia tersebut mencari klub yang ingin memanfaatkan jasanya.

Dan klub yang terlihat paling mungkin untuk menandatanganinya musim panas ini adalah Juventus yang sangat terkait dengan pemain tersebut. Penjaga gawang adalah salah satu sekotr yang tidak perlu dikhawatirkan Bianconeri selama lebih dari satu setengah dekade dengan salah satu penghenti tembakan terbaik sepanjang masa yaitu Gianluigi Buffon.

Namun dngan usianya yang sudah memasuk 39 tahun, kiper veteran Italia itu akan segera mendekati akhir karirnya yang berkilauan dan Juventus sangat antusias untuk menyusun rencana untuk mencari penerus baginya. Oleh karena itu, mereka telah mengidentifikasi Szczesny sebagai penerus jangka panjang yang sempurna untuk Buffon setelah sebuah penampilannya yang sukses bersama rivalnya di Serie A.

Sementara Arsene Wenger diyakini sangat ingin menahan pemain berusia 27 tahun tersebut Namun sang pemain telah membulatkan tekad untuk menuju pintu keluar Emirates stadium dan lebih memilih bergabung bersama Jawara Liga Italia.

Dengan demikian, Szczesny pun yang telah diketahui ditinggalkan dari skuad pra-musim Arsenal sepertinya akan ia bisa menyelesaikan kepindahannya ke Stadion Allianz yang baru saja diresmikan. Dan Sekarang masih harus dilihat apakah dua klub mampu mencapai kesepakatan pada bursa transfer mendatang sebelum sang kiper melanjutkan langkahnya untuk pemeriksaan medis.

Harapan Barcelona Untuk Memboyong Bonucci Berakhir Sudah

Leonardo Bonucci juventus to Barcelona, Leonardo Bonucci juventus, to Barcelona, Leonardo Bonucci, juventus to Barcelona, Leonardo Bonucci to Barcelona, juventus, Serie A, Liga Italia, La Liga, Liga Spanyol
Leonardo Bonucci juventus to Barcelona, Leonardo Bonucci juventus, to Barcelona, Leonardo Bonucci, juventus to Barcelona, Leonardo Bonucci to Barcelona, juventus, Serie A, Liga Italia, La Liga, Liga Spanyol
Leonardo Bonucci Juventus

Barcelona dikabarkan telah mendapatkan hambatan dalam pengejaran mereka untuk Leonardo Bonucci, pasalnya bek Juventus tersebut telah menolak penawaran kontrak mereka. Hal ini diungkapkan oleh TransferMarketWeb dimana Barcelona telah kembali lagi mengalami pukulan besar dalam usaha mereka mendaratkan pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Kali ini pemain yang diincarnya lebih tertarik untuk bertahan dengan klubnya di musim panas ini.

Bonucci telah menjadi salah satu pilar kesuksesan dari The Old Lady dalam beberapa musim terakhir, dan membantu raksasa Serie A tersebut merebut gelar liga enam kali kampanye secara beruntun. Bahkan dengan bek yang semakin kuat untuk Bianconeri, pemain tersebut telah menjadi tokoh penting bagi mereka.

Bonucci, yang bekerja sama dengan Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli dilini belakang Juventus, telah ditempa menjadi salah satu unit pertahanan sentral yang paling solid di dunia yang membawa Juventus dan Italia meraih kesuksesan. Namun, sebuah pertengkaran dengan Massimiliano Allegri telah mengancam masa depannya di Juventus dalam bahaya.

Insiden tersebut membuat Bonucci sangat terkait dengan perpindahannya dari Turin, dengan beberapa klub yang paling menonjol mendaftarkan minat mereka untuk mengontraknya, dan salah satu peminat jasanya adalah klub kelas berat La Liga, Barcelona.

Klub Catalan mengalami musim 2016/17 yang cukup mengecewakan dimana mereka melepaskan gelar La Liga mereka ke saingan beratnya, Real Madrid. Bahkan mereka juga melihat sang rival mempertahankan gelar Liga Champions UEFA mereka, dimana mereka sendiri melangkah keluar dari kompetisi di perempatfinal.

Pertahanan adalah salah satu area bermasalah bagi Blaugrana selama kampanye tersebut. Hal ini dikarenakan Javier Mascherano terganggu oleh serentetan cedera sementara Jeremy Mathieu telah membuktikan kehadirannya tidak dapat diandalkan di belakang. Bek tengah asal Prancis saat ini dikabarkan akan meninggalkan Barcelona pada musim panas ini.

Sementara itu, Gerard Pique juga tidak konsisten dalam kampanye tersebut, sehingga mendorong manajer Barcelona yang baru diangkat yaitu Ernesto Valverde untuk mengalihkan perhatiannya kepada Bonucci. Pemain tersebut berpotensi bermain mulus dengan gaya bermain Barcelona dengan kemampuannya mengolah bola.

Kehadirannya cukup mengancam dalam situasi tertentu, apalagi terbutki Ia mampu mencetak 5 gol di musim yang baru saja berakhir. Bagaimanapun juga sang pemain sepertinya telah membalikkan penawarannya di Juventus dan sekarang ingin tinggal di Stadion Allianz yang baru saja diresmikan, sehingga menolak tawaran Barcelona untuk menandatanganinya musim panas ini.

Oleh karena itu, Blaugrana sekarang harus mengarahkan perhatian mereka ke pemain lain untuk mengejar penguatan sektor pertahanan, seperti pelamar lainnya yang sedang mengejar pemain tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Taruhan 15 Juta Euro Everton Untuk Membeli NIang

Mbaye Niang AC Milan to Everton, Mbaye Niang AC Milan, to Everton, Mbaye Niang, AC Milan to Everton, Mbaye Niang to Everton, AC Milan, Mbaye Niang AC Milan to Arsenal, Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia
Mbaye Niang AC Milan to Everton, Mbaye Niang AC Milan, to Everton, Mbaye Niang, AC Milan to Everton, Mbaye Niang to Everton, AC Milan, Mbaye Niang AC Milan to Arsenal, Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia
Mbaye Niang AC Milan to Everton

Menurut sebuah kabar yang diungkap oleh Calcio Mercato, bintang AC Milan yaitu M’Baye Niang menunda untuk melakukan pembicaraan transfer dengan Everton karena dirinya menunggu Arsenal untuk membuat sebuah tawaran resmi untuk mengontraknya. Meskipun raksasa Serie A telah memberi label harga 15 juta euro untuk Niang untuk The Toffees, namun harus dilihat apakah Arsenal akan menyetujui hal yang sama.

Klub Italia tersebut diketahui telah melakukan kontak dengan Niang bahwa dirinya tidak sesuai dengan rencana masa depan mereka dan mereka kini sedang mencari pemain sayap baru pada bursa transfer musim panas ini. Sepertinya tidak mungkin pada saat ini untuk pemain Prancis itu tetap tinggal bersama AC Milan, dan jika ia tetap memaksakan kehendaknya, akan dapat menyebabkan pengurangan besar dalam waktu bermainnya.

Pemain sayap berusia 22 tahun itu menikmati masa pinjaman yang cukup sukses di Watford pada paruh kedua musim lalu, setelah berjuang untuk menjaga konsistensi di Milan. Niang bermain 11 kali di Premier League dan mencetak dua gol serta memberikan dua assist.

Kontrak Niang di San Siro sampai dengan 2019 mendatang. dan walaupun pinjamannya dengan Watford termasuk opsi untuk membelinya, striker Prancis tersebut diyakini telah memilih tak melanjutkan kerjasamanya dengan klub tersebut terutama setelah Pelatih Walter Mazzarri pergi.

Arsenal dikabarkan sangat berminat memboyong Niang walaupun sebelumnya dikabarkan The Gunners cenderung mendekati striker dari Lyon Alexandre Lacazette. Namun Niang dapat memberikan opsi lebih banyak kepada Arsene Wenger dalam hal menyerang.

Disisi lain, Arsenal juga perlu mempertanyakan kepada dirinya sendiri seberapa layak untuk mendatangkan pemain yang dipinjamkan ke Watford dimana AC Milan hampir tidak mampu membiarkan pemain lain pergi. Hal ini dikarenakan tingkat ketidakkonsistenannya yang terus dialami sang pemain dan itu adalah sesuatu yang harus diingat Arsenal.

Mungkin Ia adalah pemian berbakat, namun sebagian besar belum terbukti dan ketidakkonsistenannya juga tidak membantu, sehingga membuatnya menjadi taruhan untuk meminangnya termasuk Everton. Selama Ia membela Milan, pemain berusia 22 tahun itu telah dipinjamkan ke tiga klub berbeda – Montpellier, Genoa dan Watford.

Baik Everton maupun Arsenal berada dalam posisi yang gamang dimana mereka siap untuk mempertaruhkan prestasi mereka musim depan karena sang pemain memiliki reputasi yang tidak konsisten sedangkan kedua klub harus tampil jauh lebih baik di musim mendatang.

Ronald Koeman selaku pelatih Everton memang membutuhkan bala bantuan terutama sejak Romlelu Lukaku siap meninggalkan klub musim panas ini. Dalam hal tersebut, striker Malaga, Sandro Ramirez tampaknya seperti pilihan yang lebih baik untuk bergabung dengan The Toffees musim panas ini, sementara Arsenal cenderung fokus untuk membawa Alexandre Lacazette ke skuad mereka.

Chelsea Coba Bajak Dani Alves Dari Manchester City

dani alves juventus to chelsea, dani alves juventus, to chelsea, dani alves, juventus to chelsea,, dani alves to chelsea, Juventus, Dani Alves Juventus to Manchester City, Serie A, Liga Italia, Premier League, Liga Inggris
dani alves juventus to chelsea, dani alves juventus, to chelsea, dani alves, juventus to chelsea,, dani alves to chelsea, Juventus, Dani Alves Juventus to Manchester City, Serie A, Liga Italia, Premier League, Liga Inggris
Dani Alves Juventus to Chelsea

Menurut sebuah kabar dari The Guardian, Chelsea telah merencanakan pertemuan dengan perwakilan Dani Alves dalam upaya untuk mendatangkan bek Juventus tersebut sebelum Manchester City mendapatkannya pada bursa transfer musim panas ini.

Alves menikmati delapan tahunnya menajdi  bintang bersama Barcelona, ​​di mana ia meletakkan tangannya di setiap trofi yang ada untuk merayakan kemenangannya di tingkat klub. Namun hal itu terjadu  sebelum pindah ke Juventus dengan status bebas pada musim panas lalu. Keberadaannya di Turin mulai terlihat gagap, karena patah kaki yang membatasi pengaruhnya pada paruh pertama musim 2016/17.

Namun, Alves mampu mengubah kampanye dengan sangat hebat saat ia membuktikan dirinya sebagai pemain andalan di belakang bersama Bianconeri di paruh kedua musim ini. Ia membawa dampak pada kedua ujung lapangan. Secara keseluruhan, pemain internasional Brasil tersebut mampu membuat 33 penampilan di semua kompetisi menebusnya dengan6 gol dan 7 assist.

Namun Alves sepertinya akan mengakhiri masa baktinya dengan Juventus padahal hanya satu musim. Dikabarkan sang pemain siap untuk mencicipi sepak bola Premier League dalam kampanye 2017/18. Dan hanya dalam hitungan waktu, di Inggris, pemain berusia 34 tahun itu sudah membuat Manchester City dan Chelsea ingin segera menampung keahliannya serta pengalamannya.

Di Etihad, Pep Guardiola sangat antusias dalam sebuah reuni dengan pemain yang sempat ia rancang dengan sukses di Camp Nou saat Ia mengasuh Barcelona. Namun saat Ia memimpin untuk musim perdananya di Manchester City, hasilnya kurang memuaskan dimana sisi pertahanan menghadirkan beberapa masalah pada pelatih asal Spanyol tersebut, dan akhirnya Ia bersiap untuk memperkuat lini belakangnya pada musim panas ini.

Sisi kanan pertahanan merupakan prioritas besar setelah City berpisah dengan Pablo Zabaleta dan Bacary Sagna pada akhir musim yang baru saja ditutup. Dengan demikian Guardiola ingin merekrut dua bek kanan berkualitas di musim panas dan mengarahkan pandangannya pada Kyle Walker dan Alves untuk mengisi dua posisi tersebut.

Namun, Chelsea telah memantapkan diri untuk menantang mereka atas jasa Alves dengan perwakilan dari sang pemain yang akan terlibat dalam diskusi dengan juara Liga Primer tersebut. Hal ini dikarenakan Antonio Conte saat ini hanya memiliki Victor Moses sebagai satu-satunya pilihan yang diakui untuk slot sayap belakang kanan, dengan Cesar Azpilicueta lebih pas di lini belakang.

Pemain asal Nigeria mampu tampil sebagai tokoh kunci dalam starting tim namun dengan Chelsea bersiap untuk bersaing di empat kompetisi musim depan, maka sangat penting bagi Conte untuk memiliki dua pilihan kualitas yang dia miliki.

Alves tentu memiliki pengalaman di level tinggi dan merupakan pemimpin lapangan sehatu, dua kualitas yang berpotensi menjadikannya aset di klub manapun, terutama saat mereka bermain di Liga Champions.

Karena Alves tampaknya tertarik untuk bekerja di bawah Guardiola lagi, maka Chelsea memiliki tugas berat di tangan mereka untuk menggoda Alves untuk beralih ke Stamford Bridge. Sementara itu, nilai tebusan 5 juta poundsteling cukup bagi klub manapun untuk mendapatkan jasanya, dan tentu saja harus dilihat klub mana yang akan dipilihnya untuk bermaindi musim panas ini. Cek terus website kita untuk mendapatkan aneka berita dan taruhan bola jitu terpercaya.

Liverpool Tinggal Selangkah Memboyong Salah

Mohamed Salah AS Roma to Liverpool, Mohamed Salah AS Roma, to Liverpool, Mohamed Salah, AS Roma to Liverpool, Mohamed Salah to Liverpool, AS Roma , Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia
Mohamed Salah AS Roma to Liverpool, Mohamed Salah AS Roma, to Liverpool, Mohamed Salah, AS Roma to Liverpool, Mohamed Salah to Liverpool, AS Roma , Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia
Mohamed Salah AS Roma to Liverpool

Menurut Transfermarketweb, mantan pemain Chelsea ini akan pindah ke Anfield dalam beberapa pekan mendatang setelah Liverpool dan AS Roma akhirnya mencapai kesepakatan mengenai biaya transfer untuk Mohamed Salah. The Reds dikabarkan menggelontorkan dana 45 juta Euro dalam pertukaran untuk pemain sayap berusia 25 tahun tersebut.

Salah dikatakan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Liverpool pada awal bulan ini, bahkan sebelum melakukan penawaran resmi untuk pemain internasional Mesir tersebut. Mereka kemudian mendapat tawaran sekitar 34 juta poundsterling  namun ditolak, dan sepertinya penawaran terbaru mereka membuahkan hasil.

Mantan pemain sayap FC Basel tersebut telah berhasil menjalanu musim terbaik karir seniornya di kampanye yang baru saja ditutup, pasalnya Ia telah mencetak 19 gol dan mencatatkan 15 assist dalam 41 pertandingan untuk Giallorossi. Bisa dibilang, Ia pemain terbaik Luciano Spalletti dan mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak kedua klub.

Liverpool sebelumnya pernah membidik Salah pada bursa transfer musim musim 2013/14 namun kalah dengan Chelsea, yang membayar sekitar 11 juta poundsterling Namun tanpa sedikit kecemerlangan, The Blues tidak pernah bisa mendapatkan yang terbaik darinya dan ia pun gagal mendapat tempat di starting XI Mourinho.

Musim berikutnya, setelah membuat hanya 8 penampilan untuk The Blues di semua kompetisi, dia dipinjamkan ke Fiorentina untuk jangka waktu 18 bulan pada bulan Januari 2015, dengan Juan Cuadrado dipermanenkan Chelsea. Namun, meski mencetak 9 gol dan mendapatkan 4 assist dalam 26 penampilan, dia pengurangi ppinjamannya pada akhir musim.

Ia pindah ke rivalnya AS Roma dengan status pinjaman, dan akhirnya ia menjadi pemain inti tim utama. Dalam 42 penampilan dia mencetak 15 gol dan mengumpulkan 9 assist, yang meyakinkan aksasa Italia itu untuk mempermanenkannya dengan biaya sebesar 15 juta Euro.

Sejak meninggalkan Stamford Bridge, ia telah berkembang pesat sebagai pemain dan meningkatkan produktivitasnya yang konsisten selama 3 musim terakhir. Ia mampu bermain di mana saja dalam lini serang dan terntunya fleksibilitasnya ini akan dimanfaatkan Jurgen Klopp dengan baik.

Salah memiliki semua kualitas yang dibutuhkan Klopp untuk sayap dan akan menjadi menarik saat menyandingkannya dengan Saido Mane dimana keduanya sebagian besar adalah pemain sayap kanan ke dalam skuadnya. Bala bantuan lainnya masih tetap dibutuhkan oleh Liverpool, namun akuisisi Salah adalah cara yang baik bagi Jurgen Klopp untuk memulai bursa transfer.