Neymar Taruhan Akan Masukan 2 Gol Kontra PSG

Pemain yang merupakan striker FC Barcelona yakni Neymar mempertarukan pada tabungannya. Dirinya melakukan taruhan dengan sejumlah uang dalam paruh ke-2 fase 16 besar –Liga Champions kontra PSG (Paris Saint Germain) yang dilangsungkan di Camp Nou, hari Kamis, tanggal 9 Maret 2017 dinihari WIB.

Salah satu media mengabarkan, bahwasannya Neymar percaya dapat menghasilkan paling tidak 2 gol dalam laga tersebut. Bila tidak berhasil, dirinya siap untuk menyisihkan sebagian honornya untuk La Pulga(sebutan Lionel Messi) dan rekan-rekannya.

Atas peran sertanya, pesepak bola yang berasal dari Brasil tersebut mempunyai harapan bahwa bisa memutar kondisi dan melaju menuju putaran berikut. Barcca digagal oleh Paris Saint Germain pada pertarungan ke-1 pada laga yang dilangsungkan di Parc des Princes, pada tanggal 14/2/2017 lalu.

Bukan pekerjaan mudah untuk Neymar dalam menjuarai taruhan itu. Karena, dirinya mesti membagi gol dengan Luis Suarez dan Lionel Messi. Terbukti, dirinya cuma berada pada posisi ke empat daftar pemasok FC Barcelona di musim ini. melalui raihan dua belas gol di semua laga, Neymar ketinggal jauh di belakang Suarez yaitu dengan catatan 27 gol dan Messi dengan catatan 38 gol.

Akan tetapi, Neymar boleh tetap pede. Rekornya kontra Paris Saint Germain amat bagus. Pesepak bola yang membela klub FC Barcelona sedari tahun 2013 tersebut rata-rata menghasilkan 1 gol pada 5 partai kontra klub Prancis itu.

Keduluan Barca, Persib Tak Jadi Hadirkan Ronaldinho

Selaku manajer pada klub Persib Bandung, yakni Umuh Muchtar, sempat mengatakan bahwa dirinya berkeinginnan mengrekrut pemain lama Tim Nasional Brasil, yaitu Ronaldinho. Umuh berpendapat , Ronaldinho niatannya diplot sebagai salah 1 legiun asing Persib pada pertandingan resmi yang akan datang.

Akan tetapi, niatan Persib menghadirkan Ronaldinho nyatanya tak berhasil. Umuh mengklaim, eks pesepak bola AC Milan tersebut terlebih dahulu sebagai ambassador FC Barcelona, klub yang juga sempat dirinya bela.

“Saya pun syok sebab Pak Glen Sugita yang merupakan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat apabila Ronaldinho telah masuk incarannya,” ucap pelatih Persib Bandung, Umuh Muchtar ketika dikonfirmasi lewat via handphone genggam, hari Minggu, tanggal 5 Februari 2017.

Rencana itu nyaris saja dapat terwujud dan sudah menemui kata sepakat terhadap agen eks pesepak bola FC Barcelona itu akan tetapi dikarenakan mesti menjadi duta skuat yang berasal dari Catalan tersebut pada akhirnya Ronaldinho tak jadi merapat dengan Persib Bandung.

“Kami telah melakukan pembahasan pada agen Ronaldinho dan terkait biaya tidak ada persoalan, sebab kami mampu untuk memberikannya ada sponsor pula yang siap menyokong namun sudah duuan ditarik sebagai duta FC Barcelona (makal tak jadi),” ucap Umuh.

Pindah Ke Gelandang Tim Nasional Kamerun

Dirinya berpendapat, sekarang pihak manajemen dari Maung Bandung, saat ini berkonsentrasi dalam upaya menghadirkan pesepak bola Tim Nasional Kamerun, yakni Willie Overtoom. Sekarang ini, pihak manajemen Persib berada pada tahap perundingan dalam membuat kontrak kerja sama Overtoom.

“Semoga saja sesegera dapat memperoleh kata sepakat sebab tak ada waktu lagi ini telah sangat mendesak,” ucapnya.

“Walau gimanapun semua cara bakal kita jalani demi mendapatkan pesepak bola asing yang memiliki kualitas, berapa aja biayanya dan jumlah anggaran kontraknya mudah-mudahan untuk demi kebaikan Persib tersebut dapat direalisasikan,” ujar Umuh.

Claudio; Lionel Messi Mau Gabung Ke Leicester, Namun…

Claudio Ranieri menyatakan bahwasanya pesepak bola FC Barcelona yang merupakan bintang klub, yakni Lionel Messi, mau merapat menuju Leicester City.

Tanggapan Claudio Ranieri sudah pasti tidak serius. Arsitek yang berasal dari Italia tersebut cuma bercanda dengan wartawan ketika ditanya mengenai jendela transfer bulan Januari 2017.

“Lionel Messi ingin hadir (menuju The Foxes), namun saya rasa dirinya tidak memiiki nomor telepon hp saya. Hp saya tidak bunyi. maka, saya tidak berpikir bahwasannya dirinya bakal hadir,” ucapnya sembaring bergurau.

Batas waktu jendela transfer pada bukan Januari 2017 di Inggris bakal ditutup pada hari Selasa, tanggal 31 Januari 2017,  pukul 23.00 waktu setempat.

Selama bulan Januari ini, Tehe Foxes terhutung cuma melakukan 1 rekrutan. Mereka mengrekrut Onyinye Ndidi yang berasal dari KRC Genk dengan biaya transfer sebesar 14.960.000 pounds.

Ada pula pesepak bola Leicester City yang dijuak ialah Luis Hernandez menuju Malaga, Jeffrey Schlupp menuju Crystal Palace dan Matty James yang dipinjamkan menuju Barnsley FC

Karier skuat arahan Ranieri pada pergelaran Premier League tahun ini tidak seimpresif tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, sampai dengan minggu ke 22, The Foxes berada pada posisi ke-2. Berikutnya, mereka unggul di klasemen sampai dengan akhirnya menjadi pemenang Premier League.

Sementara pada tahun ini, dalam total pertandingan yang sama, The foxes cuma menempati posisi ke 15 dengan catatan 21 angka.

Walau demikian, langkah mereka di Liga Champions tahun ini temasuk baik. Mereka masuk menuju fase16 besar yakni mengantongi status sebagai pemenang grup.

Leicester City aka bertanding kontra Sevilla di markasnya sendiri pada tanggal 22/2/2017. Ada pula pertandingan paruh ke-2 yang dilangsungkan di Stadion King Power bakal dihelat pada tanggal 14/3/2017.

Lionel Messi Berhasil Menyamai Rekor Raul Gonzalez

Lionel Messi tidak hanya memasukan gol bagi FC Barcelona sekarang bertanding kontra Las Palmas selaku skuat tamu dalam laga yang dihelat di Camp Nou, hari Sabtu, tanggal 14 januari 2017. Dia pun menyelesaikan target mengalahkan seluruh skuat kasta tertatas sepakbola Spanyol.

La Pulga-sebutan Messi sebagai penghasil gol ke-2 FC Barcelona, yaitu ketika masuk dimenit 52. Menyaksikan bola terlepas dari genggaman penjaga gawang lawan, nakhoda tim nasional Argentina tersbut langsung menyerapnya.

Barca mengakhiri duel Las Palmas atas skor akhir 5-0. Disamping nama Lionel Messi, sederet gol skuat tuan rumah hadir dari Luis Suarez [pada menit ke-14 dan menit ke-57], Arda Turan [pada menit ke-59], dan juga Aleix Vidal [pada menitke-80].

Dengan satu buah gol melawan Las Palmas, tandanya La Pulga telah membobol jaring seluruh peserta yang berada pada La Liga tahun ini. Rekor fantastis.

Sebelum laga hari ini, Las Palmas merupakan skuat terakhir yang belum ditundukkan La Pulga.

FC Barcelona telah 2 kali berjumpa klub yang mendapat sebutan Los Amarillos itu ditahun lalu. Lionel Messi cuma bermain 8 menit pada partai ke 1 karana cedera, selanjutnya tak berhasil mencetak gol dalam partai ke-2.

Secara menyeruruh, Lionel Messi telah membobol tiga puluh lima skuat Spanyol sedari karier pertama bersama engan skuat senior Blaugrana ditahun 2004 silam. Dia menyamakan rekor pemain lama Real Madrid, yakni Raul Gonzalez.

Sevilla dan Atletico Madrid menjadi tumbal kesenangan La Pulga. Ke-2 nya sudah 21 kali dijebol oleh si pemain bintang(Messi).

Enrique Pesankan Gerard Pique untuk Kontrol Emosi

Juru taktik FC Barcelona, yakni Luis Enrique mencanangkan beknya yaitu Gerard Pique dan pesepak bola Azulgrana yang lain untuk mengontrol emosinya. Enrique mau armadanya menghargai semua semua individu sepak bola.

Gerard Pique sebelumnya sempat meluapkan kekesalannya setelah FC Barcelona kalah atas skor 1-2 dari Athletic Bilbao pada leg ke 1 fase 16 besar-Copa del Rey. Dia merasa sang hakim lapangan banyak memberikan keuntungan pada Bilbao.

Hal itu, ucap Pique, amat jauh berbeda dengan El Real ketika kontra Sevilla. Dia merasa Real Madrid kerap kali mendatakan ketungan dari wasit. Enrique nyatakan tak merasa senang atas ucapan Pique.

“Jika Anda tak memperoleh atas apa yang Anda rasa layak didapat pada permainan, kelihatannya hal yang wajar bahwasannya pesepak bola bersikap semacam itu,” ucap  Enrique seperti disampaikan salah satu media olahraga.

“Terdapat banyak kekhawatiran di antara para pesepak bola pada fase ke 1, maka itulah respon mereka. namun, pesepak bola mesti menjaga emosi mereka sebisa mungkin.”

Luis Enrique mengharapkan hal semacam ini tidak kembali terjadi di masa yang akan datang. Dirinya tidak ingin katakan armadanya menimbulkan polemik.

“Saya kerap berfikiran bahwasannya kami mesti waspada pada sikap kami terhadap hakim lapangan dan semua orang di didalam ruang lingkup sepakbola.”

“Tak mudah untuk mengeluarkan keputusan dalam beberapa detik, dan berada di negara ini kami mencari tahu apa yang berlangsung dalam penampilan dan konsentrasi dalam beberapa hal ini.”

“Maka, saya rasa kami mesti menghadirkan batasan pada apa yang kami ucapkan dan ha tersebut yang sedang saya jalani, yaitu memperlihatkan rasa hormat,” ucap Enrique menutup.

Pemain Middlesbrough Ini Disingkirkan Barca

Pemain Middlesbrough, yakni Adama Traore mengingat kembali pada waktu dirinya di singkirkan oleh FC Barcelona. Pemain yang berumur 20 tahun itu mengatakan, FC Barcelona  tak sekalipun memberinya peluang untuk tampil.

“Saya pergi sebab tidak diberikan peluang bermain. Bila saya diberi kesempatan, saya dapat ucapkan kekurangan saya. Namun mereka tak mengungkap alasannya,” ucap Traore seperti disampaikan oleh salah satu media.

Traore merapat ke Barca sedari dirinya berumur 8 tahun. Dia menuntut ilmu pada akademi FC Barcelona, yakni La Masia.

Akan tetapi Traore lebih banyak melewati waktu berada di skuad pelapis FC Barcelona. Dia cuma pernah 1 kali tampil untuk Barcelon senior.

Pada tahun 2014-2015, Traore merapat menuju Aston Villa. Berada disana, dia cuma bertahan satu tahun sebelum merapat ke Middlesbrough.

“Mereka menjadikan saya bertahan di FC Barcelona B. Saya cuma menuntut pada mereka, apakah saya memiliki tingga penampilan yang cocok,” ucap Traore.

“Tak ada yang mengatakan pada saya. Saya cuma mau memperoreh kepastian,” ucap Traore melanjutkan.

Walau begitu, Traore mengatakan tetap mengucapkan terima kasih terhadap Barca. Dari pendapatnya, FC Barcelona usai memberikan ilmu yang amat penting.

“Saya menghargai dan mengerti Barca. Semua menjadikan keputusannya keduabela pihak. Itu merupakan masa lalu. Saat ini, saya konsentrasi untuk menjadi yang paling baik,” ucap Traore menutup.

Disamping Enrique, Barca Tidak Memiliki Opsi Lain

Selaku Presiden pada skuat FC Barcelona, yakni Josep Maria Bartomeu sempat mengatakan bahwasannya pihaknya tak memiliki pilihan lain terkait posisi selaku pelatih klub selain nama Luis Enrique.

Ucapan Bartomeu berhubungan dengan kontrak Enrique yang akan segera usai ditanggal 30/6/2017. Sampai dengan sekarang ini, dari ke 2 kubu belum menemui kata sepakat atas pembaruan kerja sama tersebut.

Walau demikian, pihak manajemen tak langsung menyediakan nama baru jika perundingan soal kontrak kepelatihan mendapati jalan buntu.

“Saya sebelumnya telah ucapkan beberapa waktu lalu bahwasannya kami bakal duduk bareng dan membahasnya dibulan April tahun depan(2017). Sebelum itu, kami mesti berkonsentrasi pada laga dan duel,” ujar Bartomeu.

“Bagi kami, tak ada konsep B untuk baku kepelatihan. Kami mengharapkan supaya Enrique dapat menambah kontrak,” ucap sang patron.

Berbeda hal pada perilaku Enrique. Sang juru taktik malah berusaha menjauhi topik terkait masa depannya ketika jumpa degan awak media jelang pertandingan melawan Hercules dalam fase ke-2 Copa del Rey yang dilangsungkan di Stadion Camp Nou, hari Rabu, tanggal 21 Desember 2016.

“Saya tak mengingat sudah memberikan jawaban apa sebelumnya. Silakan untuk pertanyaan selanjutnya,” ujar Enrique.

Satu hal yang wajar jika FC Barcelona mau terus nempatkan Enrique pada klub. Bersama sang juru taktik yang kini tengah berumur 46 tahun tersebut, skuat yang mendapat julukan La Blaugrana ini menjuarai 2 title La Liga dan 1 Piala Liga Champions.

Rasa Sesal Pep Menyaksikan Penampilan Sanchez Sekarang Ini

Alexis Sanchez memasuki tahun ke-3nya bersama dengan Arsenal. Sedari direkrut dari FC Barcelona pada tahun 2014 lalu, penampilan Sanchez semakin lama semakin baik.

Dirinya telah menciptkan gol sebanyak 56 dalam 116 aksi yang dimainkannya bersama dengan klub London Utara tersebut di semua laga yang dimainkan. Tentu saja atas penampilan bauknya sekarang ini Sanchez menjadi sorotan banyak klub raksasa Eropa.

Bisa jadi banyak yang merasa iri atas kesuksesan The Gurnners menghadirkan Sanchez dari FC Barcelona 2 tahun lalu. Apalagi ketika itu Sanchez dihadirkan “hanya” dengan biaya transfer sekitar 30.000.000 pounds.

Salah satunya ialah mungkin Pep(Josep Guardiola), sang juru taktik yang merekreutnya ke FC Barcelona pada tahun 2011 dari Udinese. Lelaki yang berasal dari Spanyol tersebut menyesal sebab tidak dapat memanfaatkan Sanchez pada waktu sama-sama bekerja di klub Catalan tersebut.

Walau dapat menghasilkan 47 gol dalam 141 aksi yang dimainkan, Sanchez tidak dapat mencapai pada performa terbaiknya sebab Pep sering merubah posisinya, terkadang tampil pada posisi sayap atau di tengah.

“Alexis tampil di Chile serta pula di Italia bersama dengan Udinese dan bermain amat oke di FC Barcelona. Wajar bila Anda tampil bersama dengan lionel Messi, tentu orang-orang beranggapan Anda tak sebanding dengannya, maka Leo menjadi sorotan,” ucap Pep seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Namun Alexis banyak menyokong kami dan tampil bagus. Saya merasa kedudukannya sekarang ini selaku penyerang amat pas baginya, betul-betul sempurna,” tambahnya.

“Saya tidak dapat banyak memberinya bantuan di Barca sebabsaya lebih suka pemain sayap tampil melebar, dan dirinya dapat melakukan hal tersebut walau dirinya tampil lebih dekat pada kotak terlarang.”

“Dirinya merupakan seorang petanding dengan ciri serta atusias untung berjuang, dirinya sosok juara,” tutup Pep.

Pep Mengaku Tak Memanfaatkan Peluang Sanchez

Pelatih pada skuat Manchester City, yakni Josep Guardiola ’Pep’ sempat mengatakan bahwa dirinya tak memanfaatkan peluang Alexis Sanchez ketika di FC Barcelona. Hal tesebut disampaikan Pep menjelang pertarungan dengan The Gurnners pada Liga Inggris, yang dilangsungkan pada hari Minggu tanggal 18 Desember 2016.

Pep bakal berjumpa kembali dengan Alexis Sanchez pada pertandingan yang bakal dihelat di Etihad Stadium itu. Pep Guardiola sempat mengasuh Sanchez di FC Barcelona sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2013.

Meraka ber 2 kerap terpisah jalan. Pep angkat kaki menbuju Bayern Muenchen disamping itu Sanchez memilih untuk bergabung menuju Arsenal.

“Saya rasa kedudukan selaku penyerang inti yang diberikan The Gurnners, sangat baik bagi Sanchez. Di Barca, saya tak begitu banyak menyokongnya sebab saya menurunkannya di pada posisi sayap,” ucap Pep seperti yang disampaikan oleh salah satu media.

Pep menambahkan dengan kempauan yang dipunyai Sanchez tentu dapat tampiln selaku penyerang tengah.  Menurut Pep, Sanchez merupakan sosok pesepak bola yang mempunyai ciri khas dan antusias bertarung yang besar.

Walau begitu, Pep tak ragu dalam melontarkan kalimat, kualitas Sanchez tak mencolok di FC Barcelona sebab adanya sosok La Pulga-julukan Lionel Messi. “Dirinya tampil amat baik di FC Barcelona, namun pada saat Anda tampil bersama dnegan Messi, semua pesepak bola di belakangnya, tingkatnya tak sama,” ucap Pep.

Eks Timnas Sebut Penampilan Thailand Sama dengan Barca

Mantan penyerang tim nasional Indonesia, yakni Budi Sudarsono merasa penampilan tim nasional Thailand sama dengan FC Barcelona. Pesepak bolanya yang mendapat julukkan Si Piton ini merasa, disamping cepat, umpan pendek sejumlah pesepak bola Thailand pun berbahaya.

“Thailand tampilnya serupa dengan Vietnam. Mereka bertumpu pada kecepatan dan umpan kaki ke kaki. Istilahnya layak FC Barcelona lah,” ucap Budi ketika salah satu sumber, hari Selasa tanggal 13 Desember 2016.

Indonesia bakal berjumpa dengan tim nasional Thailand pada laga Final Piala AFF 2016. Putaran ke 1 bakal dimainkan, hari Rabu, tanggal 14 Desember 2016 besok pada laga yang dilangsungkan di Stadion Pakansari– Bogor. Disamping itu, putaran ke 2 bakal dihelatkan di Stadion Rajamangala- Bangkok Thailand, harri Sabtu, tanggal 17 Desember 2016.

Thailand lebih dijagokan bila dibandingkan dengan Indonesia, untuk laga ini. The War Elephant  yang merupakan sebutan sebutan nasional Thailand- merupakan pemenang bertahan-Piala AFF. Disamping itu, skuad didikan Kiatisuk Senamuang itu sempat menundikkan mengalahkan Indonesia pada babak grup atas skor telak yakni 4-2.

Budi mengatakan, secara penampilan Indonesia tentu kalah dari Thailand. Akan tetapi dia percaya dan yakin, Boaz Solossa dan rekan-rekn masih dapat juara.

Penyerang yang sempat bertemu dengan Thailand pada laga Final Piala AFF tahun 2000 dan tahun 2002 ini juaga berdoa supaya tim nasional juara.

“Bila skor saya tak dapat diperkirakan, namun saya tidak hanya berharap, namun berdoa agar esok tim nasional juara,” ucap Budi menutup.