Liverpool Incar Pemain Muda Dortmund Untuk Menggantikan Coutinho Di Musim Depan

Christian Pulisic Borussia Dortmund to Liverpool, Christian Pulisic Borussia Dortmund, to Liverpool, Christian Pulisic, Borussia Dortmund to Liverpool, Christian Pulisic to Liverpool, Borussia Dortmund, Premier League, Liga inggris, Bundesliga, liga Jerman
Christian Pulisic Borussia Dortmund to Liverpool, Christian Pulisic Borussia Dortmund, to Liverpool, Christian Pulisic, Borussia Dortmund to Liverpool, Christian Pulisic to Liverpool, Borussia Dortmund, Premier League, Liga inggris, Bundesliga, liga Jerman
Christian Pulisic Borussia Dortmund to Liverpool

Liverpool dikabarkan sedang mengincar perpindahan Christian Pulisic sebagai pengganti Coutinho, dimana saat ini sang pemain andalannya sepertinya akan mengambil langkah menuju raksasa liga Spanyol. Hal ini diungkapkan oleh The Sun dimana klub asal Inggris tersebut mulai pasrah dengan keinginan sang pemain yang ingin pergi dari Anfield dan keinginan Barcelona untuk memboyongnya. Merekapun segera mencari alternatif baru dengan menyalakan kembali minat mereka terhadap pemain internasional dari Amerika Serikat tersebut.

Christian Pulisic merupakan pemain lini serang yang masih berusia 18 tahun. Namun Ia telah membentuk reputasi yang berkembang sebagai salah satu prospek pemain terbaik, bukan hanya di Bundesliga atau sepak bola klub saja namun juga di tingkat internasional. Ia pun sempat diberi label sebagai salah satu harapan besar bagi timnasnya.

Musim lalu, sang pemain menajdi pemain reguler Die Borussen, dengan total 43 penampilan dan menyumbangkan 5 buah gol dan 13 assist untuk ditunjukkan atas usahanya. Namun, dengan Peter Bosz  yang datang menggantikan Thomas Tuchel, pemain tersebut memiliki kemungkinan yang besar untuk tidak memiliki menit bermain yang sama banyak seperti yang diberikan oleh manajer lamanya.

Liverpool pun sepertinya mengamati hal ini. Memang The Reds telah lama dikaitkan dengan Pulisic, dimana Jurgen Klopp ingin membawa pemain tersebut ke Merseyside. Kini manajer asal Jerman tersebut ingin mewujudkannya dalam waktu dekat dimana pemain gelandang andalannya sedang berada diambang pintu keluar dan berharap Ia memiliki banyak waktu untuk mengasahnya sebelum musim depan dimulai.

Sebenarnya Klopp masih sangat ingin mempertahankan Coutinho apapun yang terjadi namun banyak kabar yang bereda bahwa sang pemain juga sangat diinginkan Barcelona dimana mereka kemungkinan besar akan kehilangan Neymar yang pergi menuju PSG. Tentu mencari pemain sekelas Neymar sangat sulit, dan mereka akhirnya menemukan Coutinho sebagai salah satu pemain yang sangat menjanjikan dalam hal penyerangan.

Penjualan Coutinho tentu akan menghasilkan aliran dana tunai dalam jumlah besar, masuk ke kantong Liverpool untuk dapat membeli beberapa pemain papan atas disamping untuk mendaratkan Pulisic. Sementara Pulisic akan mendapatkan pelatih dengan gaya bermain Jerman yang mungkin akan memudahkannya beradaptasi.

Namun saat ini harus dilihat lagi apakah Liverpool benar akan melepaskan Coutinho dimana Barcelona tetap tak gentar walaupun The Reds telah menaikkan harga yang  cukup tinggi. Dan jika memang hal itu terjadi akan menarik untuk melihat Dortmund melepaskan pemain muda berbakatnya dengan harga terjangkau.

Chelsea Bergabung Dengan Milan Dan MU Untuk Berburu Tanda Tangan Renato Sanches

Renato Sanches Bayern Munchen to Chelsea, Renato Sanches Bayern Munchen, to Chelsea, Renato Sanches, Bayern Munchen to Chelsea, Renato Sanches to Chelsea, Bayern Munchen, Premier League, liga inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Renato Sanches Bayern Munchen to Chelsea, Renato Sanches Bayern Munchen, to Chelsea, Renato Sanches, Bayern Munchen to Chelsea, Renato Sanches to Chelsea, Bayern Munchen, Premier League, liga inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Renato Sanches Bayern Munchen to Chelsea

Chelsea diketahui telah mengirimkan tim pemandu bakatnya meninjau Renato Sanches, yang sebelumnya merupakan target utama dari Manchester United dan AC Milan. Hal ini diungkapkan oleh Daily Mirror, dimana jawara liga Inggris tersebut ikut bergabung dalam memburu tanda tangan gelandang Bayern Munich belum lama ini. The Blues telah melakukan penyelidikan dan bahkan telah mengajukan penawaran untuk pemain internasional Portugal, yang terus dikaitkan oleh klub seperti seperti Manchester United dan AC Milan juga.

Renato Sanches telah gagal membangun dirinya bersama Bayern Munich setelah penampilannya di Euro 2016 membuatnya bisa pindah ke Bavarians. Pasalnya Ia gagal untuk mengunci sebuah tempat reguler di starting eleven di bawah Carlo Ancelotti.

Pemain berusia 19 tahun tersebut tercatat hanya memainkan 17 pertandingan di Bundesliga musim lalu dan gagal membuka kecemerlangannya untuk Munchen- sebuah hasil yang mengejutkan dengan tanpa gol dan tanpa assist. Selain itu Renato Sanches lebih dianggap sebagai pemain gelandang bertahan saja dan Ia pun tak mampu membenarkan jumlah tebusan bakat anak muda itu dari Benfica sebesar 35 juta Euro.

Di musim panas ini Bayern telah memperkuat lini tengahnya dengan penambahan Corentin Tolisso, yang pasti akan mendorong Sanches lebih jauh ke bawah urutan pemain pengganti. Ada kabar lain bahwa peamin asal Portugal tersebut kini diizinkan untuk pergi dengan status pinjaman,  sementara disisi lain ada klub seperti AC Milan dan Manchester United terus mengejar kesepakatan permanen untuk anak muda tersebut.

AC Milan telah disebut-sebut sebagai favorit untuk mendatangkan sang pemain dalam kontrak permanen senilai sekitar 35 juta poundsterling , walaupun ada kabar bahwa Bayern hanya membiarkan pemain tersebut pergi dengan kesepakatan pinjaman. Namun, Manchester United, juga dikabarkan tertarik untuk memboyongnya di sepanjang musim panas ini.

The Red Devils sedang mencari gelandang untuk menambah kekuatan skuadnya dan sementara Nemanja Matic telah dikaitkan dengan klub tersebut, perlawanan Chelsea untuk Sanches akan menguat senadainya mereka membiarkan pemain Serbia itu pergi ke Manchester. Sanches sendiri memiliki keunggulan dalam hal usia dan memiliki biaya lebih rendah dibanding Matic.

Hubungan antar sesama pelatih Italia mungkin akan memberi Conte keunggulan dan manajer Chelsea tersebut akan lebih melaju dibandingkan AC Milan dan Manchester United dalam mengejar Sanches.

Akhirnya Tottenham Mulai Beraksi Untuk Memboyong Seorang Pemain Di Musim Panas Ini

Jeremy Toljan Hoffenheim to Tottenham hotspurs, Jeremy Toljan Hoffenheim, to Tottenham hotspurs, Jeremy, Toljan Hoffenheim to Tottenham hotspurs, Jeremy Toljan to Tottenham hotspurs, Hoffenheim, Premier League, Liga inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Jeremy Toljan Hoffenheim to Tottenham hotspurs, Jeremy Toljan Hoffenheim, to Tottenham hotspurs, Jeremy, Toljan Hoffenheim to Tottenham hotspurs, Jeremy Toljan to Tottenham hotspurs, Hoffenheim, Premier League, Liga inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Jeremy Toljan Hoffenheim to Tottenham hotspurs

Tottenham Hotspur dilaporkan sedang membidik bintang Jerman U-21, Jeremy Toljan. Bahkan menurut sebuah kabar dari The Sun, Tottenham telah mendekati penandatanganan bek Hoffenheim berusia 22 tahun tersebut, setelah sang pemain membantu Jerman memenangkan piala U-21 Euro bulan lalu.

Toljan, yang juga lihai bermain sebagai posisi full-back, tinggal memiliki satu tahun tersisa dalam kesepakatannya dengan klub Bundesliga tersebut dan diyakini bahwa Spurs akan mampu menaklukan Benfica dalam penandatanganan bek yang sangat menjanjikan tersebut.

Pemain tersebut telah melakukan debutnya untuk Hoffenheim saat ia masih berusia 18 tahun pada tahun 2013 dan diyakini sebagai pemain besar berikutnya di Jerman. Dia telah terkait pada semua tingkat, mulai U-17 sampai U-21, Dan terakhir Ia juga memainkan peran penting dalam membantu negaranya memenangkan U-21 Euro bulan lalu.

Meski sejatinya Toljan nyaman dengan kaki kanan, ia telah menghabiskan sebagian besar karirnya bermain sebagai bek kiri. Fleksibilitas anak muda itu pasti akan dapat meningkatkan pertahanan Spurs sejak sang pemain unggul dan membuktikannya dengan Hoffenheim.

Dia juga menyumbangkan timnya sebuah gol dan assist, namun ia sayangnya tidak memiliki konsistensi dan fokus pada musim lalu. Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan Mauricio Pochettino jika Ia ingin merekrutnya. Sang pemain diibaratkan masih seperti berlian kasar karena masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan.

Namun, Pochettino menyadari fakta bahwa dia cukup berbakat untuk dicetak menjadi sesuatu yang istimewa. Dan seandainya kesepakatan tersebut berlanjut, Toljan akan diharapkan untuk bersaing dengan Kieran Trippier di posisi bek kanan.

Memang Tottenham belum lama ini bertekad untuk menandatangani bek baru setelah penjualan pemainnya, Kyle Walker ke Manchester City pekan lalu. Sang manajer juga akan sangat ingin menandatangani kesepakatan baru karena Spurs menghadapi banyak kritik sejauh musim panas ini karena kurangnya aktivitas transfer mereka.

Sementara saingan mereka menghabiskan beberapa puluh bahkan ratus juta poundsterling, mereka sendiri merupakan satu-satunya tim di Liga Primer yang belum menambahkan pemain tim utama ke skuad dan waktu mereka semakin menipis.

Chelsea Lirik Striker Bayern Laverkusen Setelah United Membajak Pemain Incarannya

Antonio Conte, Javier Hernandez Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez Bayern Laverkusen, to Chelsea,, Javier Hernandez, Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez to Chelsea,Bayern Laverkusen , Premier league, Liga Inggris, Bundesliga, Liga Jerman
Antonio Conte, Javier Hernandez Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez Bayern Laverkusen, to Chelsea,, Javier Hernandez, Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez to Chelsea,Bayern Laverkusen , Premier league, Liga Inggris, Bundesliga, Liga Jerman
Javier Hernandez Antonio Conte

Chelsea dikabarkan mengincar Javier Hernandez setelah rivalnya di Premier League yaitu Manchester United, membajak usaha mereka untuk mengejar pemain incaran mereka, Romelu Lukaku. Hal ini diungkapkan oleh The Sun bahwa jawara Premier League tersebut kini mencari pemain alternatif lainnya dan mencoba mengalihkan pandangan mereka menuju striker dari Bayern Laverkusen yang sempat bermain lama di Premier League.

Memang dengan gagal mengamankan tanda tangan Romelu Lukaku, mereka masih sangat membutuhkan striker baru terutama dengan strikernya Diego Costa dan sang pelatih, Antonio Conte masih berselisih dan dikabarkan pemain asal Spanyol itu bersiap untuk keluar dari klub tersebut pada musim panas ini.

Chelsea pun mencari beberapa kandidat yang dirasa mampu membawa mereka mempertahankan gelar juara di Premier League dan membawa mereka menjadi penantang yang diperhitungkan di Liga Champions. Dan kabar terbaru, mereka melihat seorang pemain asal Meksiko yang sesuai dengan keinginan mereka.

Nama Javier Hernandez melesat menjadi pusat perhatian setelah pindah dari klubnya di negaranya menuju Manchester United pada musim panas 2010, sebuah langkah yang terbukti sangat menguntungkan klub tersebut karena di musim pertamanya mampu langsung mencetak 20 gol.

Hengkangnya Sir Alex Ferguson dari klub membuat peran sang pemain berkurang di Old Trafford. Ia pun dipinjamkan untuk membela Real Madrid pada tahun 2014 dan akhirnya Ia pun angkat kaki dari klub yang dibela selama lima tahun k Bayer Leverkusen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan jasa dari sang pemain.

Di Bay Arena, Pemain yang kini berusia 29 tahun itu memulainya dengan baik yaitu mencetak 26 gol di musim perdananya di Bundesliga. Namun, musim keduanya merosot tajam dengan menjebol gawang setengah dari musim pertamanya, diiringi kekalahan besar di pertengahan musim.

Meskipun demkian kemampuannya tidak pernah diragukan, dan sang pemain dihubungkan dengan kembalinya ke Premier League di musim panas ini. Sebut saja Liverpool dan Tottenham yang ingin memboyongnya dan West Ham juga muncul meramaikan perburuan.

Hernandez memiliki pengalaman Liga Primer yang serupa dengan Romelu Lukaku dan gerakan off-the-ball dan kemampuan berburu bola, pasti akan menjadi senjata yang berguna untuk Chelsea. Pemain tersebut juga diyakini tersedia hanya dengan harga 13,5 juta poundsterling, kesepakatan yang sangat murah untuk klub seperti Chelsea.

Dengan harga tersebut, Chelsea masih memiliki sisa dana dan mungkin bisa membeli striker handal yang lain yang akan mendongkrak performa mereka musim depan.

Chelsea Inginkan Bek Bayern Kembali Bermain Di Premier League

Jerome Boateng Bayern Munchen to Chelsea, Jerome Boateng Bayern Munchen, to Chelsea, Jerome Boateng, Bayern Munchen to Chelsea, Jerome Boateng to Chelsea, Bayern Munchen Premier League, Liga Inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Jerome Boateng Bayern Munchen to Chelsea, Jerome Boateng Bayern Munchen, to Chelsea, Jerome Boateng, Bayern Munchen to Chelsea, Jerome Boateng to Chelsea, Bayern Munchen Premier League, Liga Inggris, Liga Jerman, Bundesliga
Jerome Boateng Bayern Munchen to Chelsea

Menurut sebuah kabar yang dilansir oleh Daily Mirror, Chelsea telah menetapkan langkah mereka untuk membawa Jerome Boateng kembali ke Premier League pada bursa transfer musim panas ini. Juara Liga Primer tersebut dikabarkan juga telah menanyakan ke Bayern Munich untuk ketersediaan bek tersebut untuk kemungkinan transfernya.

Karir Boateng telah lepas landas setelah Ia bergabung dengan Munchen dari Manchester City pada musim panas 2011 lalu. Dalam enam tahun terakhir, pemain tersebut mampu berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia, dan merupakan pemain penting untuk klub dan negaranya.

Bagaimanapun juga di musim yang baru saja ditutup, dipenuhi dengan perjuangan Boateng karena ia terpaksa memainkan peran terbatas untuk Bayern dimana ia mengalami serentetan cedera. Akibatnya, pemain berusia 28 tahun itu berhasil membuat 21 penampilan di semua kompetisi untuk raksasa Bavaria.

Menjelang musim 2017/18, tempat Boateng di setup tim pertama di Allianz Arena terancam. Saat ia cedera, klubnya mampu mencari pengganti dirinya yaitu Niklas Sule dimana ia tampil cemerlang. Dan ini akan dikhawatirkan membuatnya lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Dengan ketidakpastian seputar masa depannya di  Bayern, Boateng bisa terpaksa mencari padang rumput baru. Hal ini pun telah dibaca oleh Chelsea dan mereka akan melancarkan serangan untuk perpindahannya pada musim panas ini.

Antonio Conte memang sedang mencari bek tengah karena Ia memiliki sedikit pilihan dari utamanya setelah kepergian Nathan Ake ke Bournemouth. Bek asal Belanda itu meninggalkan bos Chelsea dengan Kurt Zouma sebagai pilihan cadangan, dengan masa depan Andreas Christensen yang masih belum pasti.

Dengan Gary Cahill dan David Luiz yang sudah memasuki usia 30 tahun, penambahan Boateng bisa menambah variasi pilihan Conte dan bek muda tersebut akan memberikan masa terbaiknya di Stamford Bridge.  Dia merupakan target yang layak untuk dipertimbangkan Chelsea.

Menurut sumber yang sama menunjukkan bahwa Chelsea telah menanyakan kejelasan sang pemain pada bursa transfer saa ini dan Boateng dikabarkan bisa terbuka untuk kembali ke Premier League. Bayern kemungkinan besar akan meminta biaya lebih dari 30 juta poundsterlin, dimana Chelsea tidak memiliki masalah untuk hal tersebut.

Pemain Muda Yang Berbahaya Ajax Jika DIturunkan Menghadapi MU

Davinson Sanchez Bertrand Traore Kasper Dolberg Ajax, Davinson Sanchez of Ajax, Bertrand Traore of Ajax, Kasper Dolberg of Ajax, bundesliga, liga belanda
Davinson Sanchez Bertrand Traore Kasper Dolberg Ajax, Davinson Sanchez of Ajax, Bertrand Traore of Ajax, Kasper Dolberg of Ajax, bundesliga, liga belanda
Davinson Sanchez Bertrand Traore Kasper Dolberg of Ajax

Klub sepak bola Raksasa Belanda yaitu Ajax akan menghadapi Manchester United di final Liga Europa di Stockholm, pekan depan.

Seperti yang kita ketahui, klub Inggris yang diasuh oleh Jose Mourinho telah mengombinasikan perpaduan antara pemain mudanya pemuda dan pemain berpengalaman untuk untuk mencapai puncak, kemajuan Ajax di Liga Belanda sebagian besar dikarenakan pasukan muda berbakat mereka.

Adapun beberapa pemain muda dari Ajax yang cukup berbahaya jika diturunkan di final menghadapi Manchster City. Dan lima diantaranya yaitu.

Kasper Dolberg

Pemain Denmark berusia 19 tahun tersebut diberkati dengan kemampuan menggiring bola  dan kemampuan finishing yang baik, Ia mampu masuk di tim utama setelah hengkangnya pelatih lama mereka, Viktor Fischer, ke Middlesbrough. Ia pun mampu memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya.

Terbukti walau masih muda, Ia mampu mencetak 15 gol di Eredivisie termasuk hat-trick menghadapi NEC dan dia mencetak lima kali dalam lima pertandingan dan mengakhiri Feyenoord dalam perebutan gelar yang baru saja ditutup belum lama ini.

Bertrand Traore  

Sejatinya pemain berusia 21 tahun ini merupakan pemain Chelsea. Ia dipinjamkan Ajak dimusim ini karena mereka memiliki pemain yang lebih berbahaya. Pasalnya pemain asal Burkina Faso ini, sepertinya telah menikmati tahunnya saat dipinjamkan ke Belanda. Ia mampu menembakkan 13 gol dari lini tengah dan sekaligus berperan untuk memecahkan pertahanan lawan. Ia sempat mencetak dua gol di babak semifinal Liga eropa menghaapi Lyon.

Davinson Sanchez

Pemain bek tengah yang berusia 20 tahun tersebut sempat menjadi bidikan klub raksasa Eropa seperti Barcelona dan Paris St Germain. Padahal Ia baru menjalani musim perdananya di Eropa namun tidak sulit untuk melihat mengapa.

Sang pemain asal Kolombia ini, dikaitkan dengna mantan pemain belanda, Jaap Stam. dia dapat memainkan bola dengan baik, mampu beraksi di dalam kotak penalti dan bahkan Ia memiliki satu gol dirinya, yang dibuktikan dengan tendangan overheadnya menghadapi AZ pada bulan April lalu.

David Neres

Striker terbaru Ajax yang didatangkan dari Sao Paulo Brasil, pada musim dingin kemarin. Ia bergabung dengan biaya 12 juta euro yang cukup lumayan tinggi untuk nilai pemain berusia 20 tahun, namun semua tanda menunjukkan bahwa dia akan menjadi bintang besar di Belanda dan Eropa.

Ia bermain seperti Luis Suarez, dan sempat mencetak gol pada tiga start pertamanya untuk Ajax. Ia juga menghadirkan ancaman besar dari sayap kanan.

Justin Kluivert

Pemain sayao ini sebenarnya adalah anak dari mantan pemain Ajax, Patrick Kluivert. Namun Ia  tidak sekedar memiliki nama ayahnya namun Ia telah membuktikan bahwa ia juga memiliki bakat yang tak jauh berbeda.

Pemain yang berusia 18 tahun tersebut merupalpemain memang biasanya digunakan sebagai pemain pengganti di Eredivisie dan di Eropa, namun Ia smpat tampil mengesankan saat menentukan kemenagnan melawan Schalke.

Tak Terima Diganti, Arjen Robben Cuek Pada Carlo Ancelotti

Arjen Robben, pesepakbola timnas Belanda terlihat begitu kesal setelah harus keluar dari lapangan. Sang pelatih, Carlo Ancelotti memintanya untuk menyudahi laga ketika Bayern Muenchen berlawanan dengan Borussia Monchengladbach dalam laga di Bundesliga, pada Minggu (19/3/2017). Dalam laga tersebut, Renato Sanches kemudian menjadi pemain penggantinya selama lima menit sebelum laga usai.

Media setempat mengabarkab bahwa terlihat jelas jika Arjen Robben terlihat marah ketika hendak meninggalkan lapangan. Akan tetapi, emosinya mulai terlihat lebih jelas ketika Carlo Ancelotti dan staf pelatih memberikan tangan hendak bersalaman. Bukannya membalas tangan tersebut, pemain ini justru menepis dan tidak melihat sang pelatih sedikitpun.

Kekecewaan semakain tampak jelas di wajah pemain ini ketika tiba di bench pemain. Akan tetapi, rekan-rekannya, diantaranya Xabi Alonso, Jerome Boateng, juga Frank Ribery justru malah tersenyum menyaksikan perisitiwa itu. Mereka bahkan tertawa secara bersamaan walau Robben yang duduk di sebelah mereka, masih begitu marah.

” Saya tidak pernah suka saat harus keluar dari lapangan dan segera digantikan, bahkan saat saya masih merupakan pemain. Aksi dari pemain saya ini, sama sekali tidak memberikan saya pengaruh apa-apa, ” ucap Ancelotti.

Dalam laga Bundesliga antara Bayern Muenchen kontra Borussia Monchengladbach ini, Muenchen sukses dengan skor akhir 1-0 melalui sepakan Thomas Muller di menit ke-63. Dengan hasil tersebut, The Bavarian semakin mantap di posisi atas klasemen dengan membukukan 62 poin dari 25 laga.

Carlo Ancelotti juga lebih terbuka jika ditanya mengenai laga yang mereka jalani dari pada sikap acuh Arjen Robben. ” Tim kami bermain dengan sangat luar biasa pada babak awal dan punya banyak kesempatan di Bundesliga, ” tutup pelatih dari Italia itu.