Mentahkan Arsenal, Griezmann Menyebut Man United Lebih Tangguh

Antonine Griezmann selaku striker pada skuat Atletico Madrid, akan menolak jika adanya tawaran yang datang dari The Gurnners(julukan Arsenal) pada musim panas nanti. Pesepak bolayang berasal dari Prancis tersebut bakal tetap ke Setan Merah (Manchester United) selaku klubnya pada musim depan.

Menurut informasi dari salah satu sumber mengatakan bahwasannya faktor dari Griezmann menolak The Gurnners, sebab performa klub London Utara tersebut yang melemah. Griezmann butuh klub yang dapat membawa dirinya menjuarai trofi bergengsi.

Manchester United yang sedari awal musim ini diasuh oleh Jose Mourinho mempunyai peluang lebih baik dapat menghadirkan sosok Antonine Griezmann. Namun, Griezmann dikabarkan mau memastikan lebih akankah Manchester United masuk menuju Liga Champions pada musim depan.

“Atas apa yang sudah berlangsung barung-baru ini [terdepaknya The Gurnners setelah mendapati kegagalan kontra Bayern Muenchen pada kompetisi Liga Champions], ada pula obrolan soal The Gurnners tidak lagi menjadi skuat juara,” ucap Griezmann, seperti yang disampaikan oleh salah satu media.

“Ialah waktu yang lama tanpa menjuarai trofi bergengsi [The Gurnners]. Mereka klub yang amat populer, sudah pasti, namun Manchester United merupakan hewan yang berbeda,” ucapnya.

Disamping itu, pesepak bola yang kini berumur 25 tahun ini pun mengatakan semakin besarnya nama Mancheters United selaku klub fenomenal di dunia. Griezman berpendapat, The Gurnners masih di bawah Manchester United dalam semua hal.

“Sampai-sampai tanpa keberhasilan belakangan ini, penghasilan menguntungkan Manchester United terus meningkat, selaku brand yang sangat kuat. The Gurnners 1 aksi di belakang Setan Merah pada nama besar dan terkait hal peluang yang bisa direalisasikan,” ucap pesepak bola Real Sociedad tersebut.

 

Costa Hampir Pergi Dari Chelsea Menuju Atletico

Salah seorang pemain yang merupkan striker Chelsea, yakni Diego Costa mengatakan hampir angkat kaki pada musim panas lalu, dan berniat kembali menuju mantan klubnya yaitu Atletico Madrid.

Striker asal Spanyol itu dihadirkan The Blues dari Atletico ditahun 2014 silam. Usai melakoni musim karier pertamanya yang berhasil dengan mengumpulkan sebanyak dua puluh gol pada kompetisi Premier League, Costa tentu mengalami penurunan pada musim ke-2 nya setelah cuma menghasilkan 12 angka yang turut berpengaruh pada akhir yang buruk yang didapati Chelsea (10).

Namun, Costa dan The Blues dapat bangkit pada tahun 2016/2017. Sedari diasuh oleh Antonio Conte, pemain yang berasal dari Brasil tersebut berhasil memasukkan empat belas gol dan menaikan skuatnya menuju peringkat paling atas klasemen sementara atas kemenangan enam angka dari pesaing terdekatnya, yakni The Red(Liverpool).

Disamping  itu, walaupun berhasil di London Barat Costa tak pernah surut dari pembicaraan. Pemain yang saat ini berumur 28 tahun tersebut kerap disangkut pautkan dengan comeback menuju Vicente Calderon, yang nyatanya hal itu memang bukalan hanya omong kosong belaka.

“Apakah saya dapat saja pergi pada musim panas? Betul. Saya hampir pergi,” ucap Diego Costa terhadap salah satu sumber.

“Saya nyaris saja keluar, namun, nyatanya saya nyaman di sini dan seperti itulah. Apakah saya mau pergi? Ya, benar. Saya mempunyai kemungkinan comeback menuju Atletico sebab ada banyak hal, keluarga, aktivitas di sana.”

“Namun bukan sebab The Blues, sebab di sini tak sedikit yang cinta dengan pendukung, terhadap orang-orangnya. Maka saya di sini merasa begitu senang, saya amat puas,” imbuh striker internasional Spanyol tersebut.

“Semua orang amat mencintai saya. Ada 1 hal yang mau saya rubah atas alasan keluarga namun, akhirannya pun tak demikian ritmenya dan saya terus merasa senang di sini. Amat penting bahwasannya pelatih, yang sedari dari awal menyatakan bahwasannya dirinya mengandalkan saya,” timpa Costa.

Tak Boleh Menyepelekan Janji Simeone pada Atletico

Diego Simeone meminta masyarakat agar tak menyepelekan janjinya bersama dengan skuat Atletico Madrid. Dirinya sampai-sampai bersedia untuk hidup berjauhan dari keluarga hanya untuk skuat yang mendapat julukan Los Rojiblancos ini.

Simeone sudah menjadi arsitek di Atletico Madrid sedari 23/12/2011. Kerjasama ke 2 belah pihak telah menghasilkan masing-masing 1 title Liga Europa dan La Liga.

Atas jarak waktu selama itu, Simeone juga dipercaya telah menemu titik akhirnya. Oleh sebab itu, dirinya sering mennyampaikan harapkannya untuk mengurusi Inter Milan, salah 1 klubnya ketika masih menjadi pesepak bola.

Simeone tentu menyangkal kabar yang mengatakan bahwasannya dirinya mulai tak bersamangat bersama dengan Atletico Madrid.

“Selama 5 musim, saya tak dapat menyaksikan anak-anak saya setiap hari. Maka, saya ada di sini sebab memang mengharapkannya,” ujar Simeone.

“Bukan hal yamg gampang bekerja dan menambah kinerja usai 5 tahun. Saya hanya dapat berharap, ketika kami tengah keluar dari kamar ganti, kami dengan kemampuan yang sama,” ucap dirinya.

Berada di Kota Madrid, Simeone tentu kala itu tak tinggal bersama degan keluarganya. Dirinya cuma dapat bertemu dengan anak ke-3nya, yakni Giuliano, yang sebagai ball-boy pada pertandingan markas Atletico.

Dirinya sudah berpisah dengan sang istri, bernama Carolina Baldini, sedari tahun 2008 silam. Ada juga anak sulung dari mantan istrinya itu, bernama Giovanni, yang kini tinggal di Italia untuk pekuat skuat Genoa.

Zidane Sangat Tau Atletico Madrud, Real Madrid Siap Berduel

Zinedine Zidane bersemangat jekang Derby Madrid. Dirinya berkata armada Real Madrid siap untuk duel melawan Atletico Madrid.

Pertandingan antara El Real dengan Atletico Madrid tersebut akan berlangsung di Vicente Calderon pada hari Minggu, taggal 20 November 2016, pada pukul 02.45 WIB. Real Madrid memperlihatkan langkah yang lebih baik selama tahun ini dibandingkan Atletico Madrid.

Namun Real Madrid pelu berhati-hati. karena, dalam 5 laga terakhir Real Madrid mengalami kesulitan dalam menundukkan Atletico madrid: 1 kali unggul, 1 kali gagal, dan 3 laga lain berakhir imbang.

Zidane juga memperkirakan pertandingan akan ketat. Dirinya hanya meminta anak didiknya untuk memberikan rancangan laga yang sudah dibuatnya.

“Kami dalam keadaan yang baik dan para pesepak bola yang melakoni laga internasional sudah kembali. Kami tentu memiliki sejumlah persoalan, namun kami berkonsentrasi dengan apa yang bakal kami kerjakan pada laga nanti,” ucap Zidane seperti ditulis pada akun resmi klub.

“Kami tidak mempunyai waktu banyak dalam melakukan persiapan derby Madrid yang merupakan laga penting. Namun, kami bersiap untuk berduel. Kami telah mengerti Atletico sangat baik dan tahu betul laga nanti bakal sulit,” ucap dirinya.

Zidane juga sekalia berpesan supaya para gelandangnya tidak menyepelekan Los Colchoneros yang pernah kesulitan pada pertandingan-pertandingan awal tahun ini dan sebaliknya El Real melaju dengan kencang.

“Kami belum memperoleh apa-apa hingga sekarang ini. Kami sudah menjalani hal yang betuka selama ini dan kami mau meneruskannya. Ini derby dan bakal menjadi laga yang baik bagi masing-masing skuad, penggemar, dan siapa saja yang menyukai sepakbola,” ucap Zidane. .

“Saya mau melihat laga yang menarik. Begitu juga masyarakat. Kami mau menjalani pekerjaan kami dengan baik,” ujar dirinya.

‘Bravo Akan Sebagai Penjaga Gawang Termahal Ke 2’

Biaya pembeliannya dari skuat Blaugrana-julukkan FC Barcelona menuju Manchester City dapat memposisikan Claudio Bravo selaku penjaga gawang memiliki nilai transfer tertinggi ke 6 di dunia atau yang ke 2 bila cuma di wilayah Inggris.

Penjaga gawang Cile yang tengah berumur 33 tahun ini tekah mendarat di Manchester hari Selasa, tanggal 23 agustus 2016, malam WIB dalam menyelesaikan prosedur transfer menuju Manchester City.

Salah satu sumber mengabarkan bahwasannya pihak Manchester United dan Blaugrana telah menemui kata sepakat dengan nilai 17.000.000 pounds atau setara Rp 296 milyar sebagai nilai tukar pada Bravo.

Apabila jumlah tersebut telah sama dengan apa yang dikonfirmasi, posisi Bravo pada daftar penjaga gawang tertinggi di dunia akan naik 6 anak tangga.

Dia berharga 10.200.00 poundsteling pada saat di boyong FC Barcelona yakni berasal dari skuat Real Sociedad pada tahun 2014. Kenyataan ini menjadikannya berada pada posisi ke 12 pada daftar transfer penjaga gawang yang memiliki nilai transfer tertinggi.

Dengan nominal 17.000.000 poundsterling yang digelontorkan Manchester City, rekor untuk biaya Bravo cuma bakal kalah dari Gianluigi Buffon yakni dengan biara sebesar 44.950.000 poundsterling, Manuel Neuer dengan harga sebesar 25.500.000 ponds, Francesco Toldo dengan harga sebesar 2.530.000 ponds, Sebastien Frey dengan harga sebesar 17.850.000 ponds dan David de Gea sebesar dengan harga 21.250.000 ponds.

Apabila dinaikkan lagi, Bravo bakal sebagai penjaga gawang termahal ke2 untuk sejarah Liga Inggris.

Pada posisi atas masih ada nama David De Gea, yang rekrut klub pesaing satu kota dengan Setan Merah(MU), Manchester City, dari Atletico Madrid ditahun 2011.

Predikat penjaga gawang dengan nilai transfer tertinggi dunia yang masih dipegang oleh Buffon selama lima belas tahun dihasilkan pada saat Juve memboyongnya dari Parma pada tahun 2001 silam.

Diego Costa akan mempertimbangkan penawaran klub asal China, Jika Atletico Madrid tidak sanggup membayar

Penyerang asal Spanyol, Diego Costa mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa ia mempertimbangkan sebuah pilihan yang menguntungkan buat kariernya. Dia berencana mempertimbangkan untuk bermain di Liga Super China (CSL) pada Bursa Musim Panas mendatang. Ada beberapa spekulasi yang memberitakan bahwa Diego Costa sudah yakin untuk meninggalkan Chelsea pada akhir musim ini.

Performa Chelsea yang kurang menggigit pada musim ini telah menimbulkan ketidakpuasan Diego Costa. Diego costa juga harus berkaca pada diri sendiri, apakah anda sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Selama ini banyak kritikan yang pedas tertuju kepada dia, membuat dia tidak betah di Chelsea. Berdasarkan informasi yang dilansir oleh The Telegraph memberitakan bahwa Diego Costa bersedia untuk pindah ke China, jika mantan klubnya, Atletico Madrid tidak mampu untuk kembali mengontraknya pada musim panas ini. Klub asal China berani untuk membeli Diego Costa dengan harga 70 juta euro tunai. Apakah Atletico Madrid bisa memboyong Diego Costa? Ataukah Klub asal China akan memberikan kejutan mendatangkan pemain top ini ke negeri China.

Berdasarkan informasi dari Telegraph menambahkan bahwa Atletico Madrid tengah berjuang untuk memenuhi harga yang diminta oleh Chelsea. Namun, Klub di China diyakini bersedia untuk menghabiskan dana sebesar 70 juta euro untuk Diego Costa. Pada masa kariernya, Diego Costa bergabung dengan Chelsea dari Atletico Madrid pada musim panas 2014 yang lalu dengan biaya sebesar 32 juta euro. Pada musim pertama, Diego Costa membawa Chelsea meraih Gelar Juara Liga Inggris di bawah asuhan Jose Mourinho. Diego Costa menjadi Top Score Liga Inggris. Dia sangat ditakuti oleh musuh-musuhnya. Pada musim ini, Amunisi Diego Costa sudah habis. Diego costa tidak pernaah menunjukkan performa yang apik bersama Chelsea. Dia pernah bertengkar dengan Jose Mourinho. Dan menyebabkan Hubungan menjadi kurang harmonis. Sehingga Jose Mourinho ditendang dari Chelsea pada Bulan Desember 2015.

Ibarat, jika anda sudah mencapai ke puncak, anda harus bisa mempertahankannya. Anda harus berlatih dan meningkatkan kemampuannya lagi. Jika tidak bisa mempertahankan performa, anda akan ditendang.