Wenger Akui Kolasinac Sebagai Transfer Terbaik Arsenal

Arsene Wenger terus memantau perkembangan pemain barunya di Arsenal, dia adalah Sead Kolasinac yang dinilai Wenger sebagai satu rekrutan terbaik The Gunners musim ini. Berdasarkan apa yang sudah ditunjukan, Wenger melihat sosok Kolasinac adalah kepintaran para petinggi klub dalam manuver transfer.

Kolasinac merupakan wajah baru Emirates, dimana bursa musim panas 2017 kemarin menjadi titik baru Kolasinac bergabung di Arsenal usai didatangkan dari klub asal Jerman, Schalke 04.

Dengan status bebas transfer, akan tetapi Kolasinac menunjukan performa yang menawan di Arsenal. Pada akhir pekan lalu dia mencetak 1 gol dan 1 assist untuk membantu Arsenal comeback atas Swansea City dengan skor akhir 2-1.

Situasi yang terjadi sekarang telah membuat Wenger begitu yakin bahwa semua pihak Arsenal sudah melakukan pekerjaan bagus, terutama pada bursa transfer. Kehadiran Kolasinac adalah bukti nyata jika Arsenal masih punya kecerdasan untuk bersaing dalam mendapatkan pemain berbakat.

“Dia benar-benar pemain yang berkualitas. Semenjak dia datang ke klub ini, say apercaya bahwa dia bisa meyakinkan semua orang bahwa ia adalah perekrutan yang baik. Ketika anda melihat kualitas permainannya, maka anda akan tahu bahwa kami sudah melakukan bisnis yang bagus untuk mendatangkannya,” cetus Wenger.

“Bukti gol dan assist yang diberikan oleh Kolasinac adalah keberuntungan bagi kami. Dia memiliki kualitas yang natural untuk bermain di posisi wingback dan dia memiliki karakter fisik yang cocok untuk bersaing di Liga Primer Inggris.” tutup Wenger.

Dengan kemenangan atas Swansea, Arsenal untuk sementara masih berada nyaman diperingkat kelima klasemen sekaligus masih menjaga peluang dalam perburuan gelar Premier League 2017/18.

Wenger Akui Servis Walcott Masih Dibutuhkan Arsenal

Arsene Wenger masih belum bisa menghilangkan nama Theo Walcott dalam skuat utama Arsenal dimusim ini. Dengan kata lain, pelatih berdarah Prancis tersebut masih mengharapkan servis sang pemain diberbagai pertandingan penting baik dipentas domestik maupun Eropa.

Ungkapan Wenger tak lepas dari isu yang mengklaim musim ini adalah musim yang tepat bagi Walcott meninggalkan London. Pembenaran dan masukan ini juga disampaikan oleh legenda The Gunners, Ian Wright yang melihat kontribusi Walcott sudah tak ada di Arsenal.

Meski Walcott menetapkan keyakinan dengan bertahan di Arsenal dan hanya mendapat jatah bermain sedikit, namun banyak pihak yang menilai bahwa dengan kepergiannya dari Emirates Stadium, maka waktu bermain Walcott akan bertambah.

Walcott, 28 tahun sebenarnya tidak sepi peminat. Ada beberapa klub Premier League dan Serie A Italia yang siap menampungnya andai sudah tidak nyaman di Arsenal. Dengan kata lain semua keputusan ada ditangan Walcott, namun kendala jelas ada sebagaimana Wenger menekankan kepada semua pihak bahwa masih membutuhkan jasa pemain Inggris tersebut.

“Saya membutuhkan Walcott, ini tidak bisa terjadi karena Anda melihat pemain ini sudah mendapatkan jatah bermain banyak. Kesempatan baginya di Premier League akan tiba. Saya melakukan rotasi karena kami bermain lebih sering Kamis, Minggu jadi untuk saat ini dia masih kurang mendapat kesempatan di Premier League dibanding kompetisi luar.” demikian penegasan Wenger.

Sangat ditunggu janji manis Wenger diakhir pekan ini, dimana Arsenal akan siap menantang Swansea City dalam lanjutan Premier League Inggris. Satu yang nampak nyata bahwa ada kesempatan bagi Walcott bermain sejak menit awal jika melihat lawan yang akan mereka hadapi.

Wenger Incar Semua Gelar Musim Ini

Dua pelatih papan atas dunia, Jose Mourinho dan Pep Guardiola baru saja memberikan komentar bernada keras perihal nilai dari Piala Liga. Menanggapi komentar dua pelatih tersebut, Arsene Wenger berbeda pendapat.

Dalam pandangan Wenger, dirinya tak memiliki rencana untuk mengorbankan kompetisi apa pun. Dengan kata lain, Arsenal yang sekarang mengincar semua gelar dari ajang domestik maupun Liga Champions.

Sementara dalam pandangan Jose dan Guardiola, mereka menilai lebih baik menghilangkan kompetisi Piala Liga akan sangat membantu klub-klub Inggris lebih kuat di kompetisi Eropa dan lebih mengarah pada Liga yang tidak memberikan dampak baik pada klub Inggris.

Sementara, Wenger tidak melihat komentar dua pelatih itu sebagai pendapat yang benar. Dalam waktu singkatnya, Wenger berkata : “Dengan tekanan yang dialami setiap klub sekarang, Anda tidak bisa mengorbankan kompetisi apa pun,”

“Kalian semua bisa bilang jika akan sangat berdampak buruk ketika tim anda melangkah jauh di Piala Liga, di satu periode Anda main semi-final pada Januari dan Anda memiliki Piala FA dan Liga Primer. Dan lebih buruk lagi, Anda bisa kehilangan pemain.”

Waktu padat akan dihadapi Arsenal, musim ini mereka memastikan diri masuk ke Liga Europa untuk pertama kalinya sejak absen lama dan lebih banyak menghabiskan di Liga Champions. Dalam waktu dua minggu ke depan, Arsenal akan menghadapi West Bromwich Albion nanti malam, lalu bertandang ke BATE Borisov pada Kamis malam dan bertemu Brighton and Hove Albion dua hari kemudian di babak 16 besar Piala Liga.

Arsenal Berharap Keajaiban Middlesbourgh Mampu Ungguli Liverpool

Arsene wenger Arsenal thinking, Arsene wenger Arsenal, Arsene wenger, Arsenal, Liverpool vs Middlesbrough, Arsenal vs Everton, Premier League, liga inggris

 

Arsene wenger Arsenal thinking, Arsene wenger Arsenal, Arsene wenger, Arsenal, Liverpool vs Middlesbrough, Arsenal vs Everton, Premier League, liga inggris
Arsene wenger Arsenal

Pelatih Arsenal yaitu Arsene Wenger berharap untuk mendapatkan keajaiban di hari terakhir mereka bertanding di Premier League. Passalnya Ia ingin timnya mendapat kesempatan lagi untuk  bertarung di Liga Champions musim depan.

Hingga saat ini Arsenal selalu bermain dalam kompetisi Liga utama sepak bola Eropa di setiap musimnya,  di mana Wenger yang menjadi pelatihnya.  Namun sayangnya, harapan klub pada musim ini malah bergantung kepada klub lain, pasalnya, untuk mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim depan, mereka harus menang melawan Everton, dimana hal ini bisa mereka perjuangkan dan berharap Middlesbrough akan memenangkan pertandingan terakhirnya dimusim ini.

Hal ini dikarenakan, Arsenal yang berada diperingkat kelima klasemen, memiliki selisih satu poin dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh Liverpool, yang akan menghadapi Middlesbrough. Seandainya mereka menang dipertandingan terakhirnya namun Liverpool menang, maka mereka akan gagal bermain di Liga Champions musim depan, dan jika Liverpool kalah, tentu akan menjadi pemanis untuk menarik minat pemain baru menuju London Utara.

Namun sepertinya hal itu akan sulit, secara diatas kertas bahwa saan ini The Boro, sudah masuk dalam zona degradasi dari beberapa minggu yang lalu, apalagi mereka bermain di Anfield, markas Liverpool, maka akan bertambah kecil harapan Wenger.

Ini berarti Arsenal harus pasrah menerima kenyataan bahwa apaun hasilnya yang akan terjadi menghadapi Everton, mereka tak bisa mengejar Liverpool di pekan terakhir musim ini.

Meskipun demikian Wenger belum ingin menyerah pada harapan dan dia sempat menceritakan sejarah di hari terakhir dimana Arsenal mendapatkan keajaiban tersebut. “Hal-hal aneh bisa terjadi pada hari itu,” kata Wenger.: Yang paling berkesan kembali di tahun 2006 saat Tottenham sempat menggulingkan Arsenal dari posisi final Liga Champions.”

Jadi kembali lagi ke Middlesbrourgh, dan Wenger yakin mereka akan melakukan perjalanan ke Anfield dengan harapan tinggi, sesuai dengan profesionalisme mereka untuk memenangkan semua pertandingan..

“Tidak bisa diprediksi,” kata Wenger. “Liverpool pasti akan siap untuk itu dan Middlesbrough akan siap untuk itu.Kali ini kita cenderung berada di dalamnya tapi kita masih bisa mengelolanya. Namun hanya dengan memusatkan perhatian pada apa yang kita anggap penting, yaitu memenangkan pertandingan melawan Everton.”

Oliver Giroud Mati-Matian Ambil Kedudukanya Kembali

Eks pesepak bola The Gurnners(sebutan Arsenal) Alan Smith merasa Oliver Giroud sudah tampil mati-matian tahun ini untuk meraih kedudukannya kembali di starting eleven Arsenal.

“Giroud sudah mencatatkan gol-gol penting penting ini,” ucap Smith pada salah satu media.

Giroud sebetulnya sudah merapat bersama dengan tim the Gurnners tahun ini, setelah perkuat Prancis pada ajang Piala Eropa. Dia selanjutnya mengalami cedera yang mengharuskannya izin tampil selama beberapa bulan.

Tak adanya sosok Giroud, The Gunners menempatkan Alexis Sanchez pada baris depan dan pesepak bola yang berasal dari Cile tersebut bermain lumayan bagus.

“Amat penting bahwasannya pesepak bola di kursi pelapis mempunyai sikap yang pas pada saat mereka hadir menuju lapangan, dan Giroud sudah memperlihatkan sikap yang bagus, dan dirinya berupaya untuk menjadi pemain depan.”

Jumlah keseluruhan, Giroud sudah memasukkan 6 gol dari enam belas aksi yang dimainkan di semua laga tahun ini. belakangan dia menjadi pamungkas keunggulan atas skor 1-0 The Gurnners kontra West Bromwich Albion.

“Ini merupakan gol yang amat penting untuk Arsenal. Bila mereka tampil seri pada laga tersebut itu, kesenjangan dengan The Blues bakal amat tinggi.”

Jaminan Selaku Pemain Depan

“Giroud diharuskan berada di kursi pelapis. Sanchez sebagai straiker tengah sedari awal tahun dan sudah menjalani hal-hal baik yang mengharuskan Arsene Wenger untuk tak merubah apa-apa.”

“Namun, usai memasukkan gol saat ini, apakah Giroud akan mempertahankan kedudukannya? Bakal menarik menyaksikan apa yang diperbuat Wenger dalam laga selanjutnya di markas kontra Crystal Palace. Namun saya rasa Giroud bakal memperoleh jaminan selaku pemain depan,” Smith menutup

“Peluang The Gurnnes Keluar Keposisi-2 90%”

Arsenal diwajibkan tamoil seri yakni  2-2 kontra. Sang juru taktuk Arsenal, yakni Arsene Wenger melihat kenyataan bahwasannya peluang skuadnya menjadi pemenang grup sangat tipis.

Tampil di hadapan masyarakat sendiri yang berada di Emirates, waktu dinihari tadi Arsenal kecolongan terlebih dahulu melalui gol yang Paris Saint Germain dihasilakan Edinson Cavani. Akan tetapi, pada akhir fase pertama Olivier Giroud memberikan hadiah penalti dalam menyimbangi permainan.

Pada fase ke 2, The Gurnners berbalik menang usai pemain PSG bernama Marco Verratti menghasilkan gol bunuh diri. Namun pada akhirannya Les Parisiens mendapati pertandingan yang berakhir seimbang setelah Alex Iwobi pun menciptakan gol bunuh diri setelah bola tandukkan Lucas Moura terkena pesepak bola The Gurnners tersebut sebelum melewati kawalan David Ospina.

Hasil tersebut memposisikan The Gurnners pada peringkat ke 2 Grup A atas raihan sebelas angka, sama dengan Paris Saint Germain yang berada pada posisi paling ratas. Masing-masing skuad bakal berebut status juara grup dihari pertandingan terakhir saat Arsenal mendatangi Basel dan PSG bertanding kontra Ludogorets.

Tak dapat dipungkiri The Gurnners bakal melewati tantangan yang besar agar dapat menyingkirkan PSG. Menyusul, Paris Saint Germain bakal melakoni pertandingan tandang dan juga mempunyai keunggulan ‘Head to Head’ dari skuadLondon Utara tersebut.

“Sekarang ini kami tengah berada pada urutan ke 2 namun ini belum akhir,” ucap Wenger pada salah satu media olahraga.

“Kami mempunyai kesempatan untuk keluar ke-2 90% namun sekarang ini kami tak tertandingi di grup, dan secara menyeluruh kami telah berusaha dengan baik.”

“Apakah cukup untuk keluar ke-1? Saya tak mengetahui. Apakah bakal jelek untuk kami atau baik bagi kami? Saya rasa kota mesti menanti undiannya. Untuk saya apa yang membuat sangat kecewa ialah bahwasannya kami mau menjuarai laga tadi dan kami tak berhasil.”

 

Keraguan Wenger The Gurnners Dapat Gelar Juara

The Gurnners sukses memperoleh keunggulan atas skor tipis 1-0 melawan Burnley yang dilangsungkan di Stadion Turf Moor, hari Minggu, tanggal 2 oktober 2016. Menurut sang Manajer yakni Arsene Wenger, Arsenal amat beruntung dapat memperoleh 3 angka tersebut.

The Gurnners memperoleh keunggulan yang diperoleh melalui penyerang terakhir ketika memasuki menit ke 90 plus 3 lewat Laurent Koscielny. Pemain belakang yang berasal Perancis tersebut memasuki gol usai secara tak disengaja menepis arah laju bola dari tembakan yang dilakukan Alex Oxlade-Chamberlain kala berada di depan sarang Burnley.

Jumlah keseluruhan, The Gurnners menguasai 67% dalam mendominasi bola dan menghasilkan delapan belas assist menuju sarang musuh. Akan tetapi, cuma ada 3 di antaranya yang menjurus tepat menuju target.

Sementara Burnley Cuma mempunyai 1 tendangan tepat sasaran dari sepuluh upaya mencetak yang mereka hasilkan.

Walau The Garnners mendominasi laga dan mempunyai kesempatan lebih banyak, Wenger merasa keunggulan itu diperoleh atas keberuntungan.

“Kami sedikit mengalami keberuntungan di hari ini sebab kondisi tubuh sejumlah pesepak bola mendapati rasa letih dan sempat menjadikan sejumlah kesalahan teknis. Burnley juga sanggup bertahan dengan amat bagus seakan-akan dapat menghasilkan gol,” ujar Wenger terhadap salah satu media.

“Saya sampai-sampai tak melihat adanya skuad yang bakal unggul pada pertandingan ini,” ucapnya.

Keunggulan ini pun seolah menjadi hadiah untuk Wenger yang dihari Sabtu, tanggal 1 oktober 2016 genap dua puluh tahun tahun sebagai manager klub(Arsenal).

Disamping mengenai hasil pertandingan melawan Burnley, Wenger pun bersemangat bahwa dirinya merasa gembira atas hasil di laga lain pada minggu ke 7.

Keunggulan Tottenham Hotspur dari ManCity menjadikan selisih pada papan atas bertambah mengecil.

“Saya pun gembira atas efek dari hasil laga yang lain untuk moral berduel skuad. Menjadi hal yang amat buruk bila kami tak unggul pada pertandingan ini,” ucap Wenger.

Wenger Menyiapkan Pelapis Bagi Koscielny

Pemain yang merupakan bek pada skuat Arsenal, yakni Laurent Koscielny, bekemungkinan besar bakal izin tampil pada saat skuatnya bertandang ke kandang PSG(Paris Saint-Germain) untuk menjalani pertandingan pertama kualifikasi Grup A Liga Champions, hari Selasa, tanggal 13 september 2016. kesehatan pesepak bola yang berasal dari Prancis ini amat diragukan usai dirinya terkena musibah tabrakan yang parah dengan bek Southampton, bernama Jose Fonte.

Kejadian ini berlangsung pada minggu ke 4 Premier League pada saat The Gunners-julukan Arsenal unggul atas skor 2-1 kontra Southampton yang dilangsungkan di Stadion Emirates, hari Sabtu, tanggal 10 september 2016. Koscielny, yang memasukan gol penyeimbang ketika memasuki menit 29, mendapati luka dibagian muka dan keadaannya saat ini tengah membengkak.

Sang manajer yakni Arsene Wenger smpat akui, mata Koscielny sebagai sorotan utama jelang kunjungan menuju pemenang Prancis tersebut. Dirinya juga sudah menyiapkan bek muda berpredikat rookie, bernama Rob Holding, selaku pelapis.

“Dirinya bakal sebagai sorotan utama. Matanya amat membengkak dan menutup,” ucap Wenger, yang juga membahas menyangkut nasip sang pesepak bola.

Sejauh ini, Koscielny sebagai bidikan klub besar Bundesliga, yakni Bayern Muenchen. Namun sang pesepak bola idak menanggapinya dikarenakan dirinya masih mempinyai sisa kontrak yakni dengan jangka waktu 3 tahun bersama dengan Meriam London. Wenger pun menyampaikan pentingnya Koscielny berada dalam skuat.

“Dirinya 1 dari sejumlah pesepak bola yang memilik keahlian yang kami punya saat ini. Dirinya salah satu bek dengan memiliki masa kontrak paling lama yakni sedari tahun 2010 dan saya kira dirinya merupakan salah seorang pesepak bola terbaik yang kami punya,” ucap manajer yang berjulukan The Professor ini.

“Pada saat saya merasa mengenai tim, termasuk pada saat anda mempunyai seorang seorang nakoda tim, anda merasa pesepak bola dengan peluang yang baik untuk tampil di setiap pertandingan dan hal tersebut tidaklah mudah saat ini. Sedikit lebih gampang untuk sosok selaku bek dari pada penyerang atau pemain,” ucap Wenger dengan menambahkan terkait pemilihan pesepak bola yang berusia 31 tahun ini sebagai kapten.

Hadirnya Sederet Manajer Tangguh Buat Wenger Gundah

Arsene Wenger sempatmeungkapkan kompetisi pada Liga Inggris akan semakin sengit tahun ini. Sampai-sampai manajer The Gunners ini mengatakan persaingan di pojok lapangan tidak kalah sengit dibanding berada di kotak lapangan.

Wenger tak mau sembarang mengutarakan opininya. Karenanya sejumlah manajer kelas internasional seperti Antonio Conte dan Josep Guardiola berusaha nasibnya pada Liga Inggris tahun ini.

Disamping itu dutanbah lagi bahwasannya manajer lain serti halnya Claudio Ranieri, Mauricio Pochettino, dan Jose Mourinho yang telah memiliki jam terbang. Akan tetapi Wenger masih terus yakin dengan menghadapi tantangan itu.

“Amat luar biasa sebab tahun ini seperti kompetisi Piala Dunia manajer dengan manager. Semua manajer terbaik hadir menuju Liga Inggris dan menjadikan hidup saya bertambah rumit serta menyulitkan,” ujcap Wenger seperti tulis dari salah satu sumber.

“Tahun ini sama halnya dengan orang kebanyakan mengharapkan dari Liga Inggris. Semakin bertambahnya manajer yang hebat yang hadir tentu seluruh dunia akan semakin tergoda untuk menyaksikan,” ucap sang manajer yang berasal dari Prancis ini dengan menambahkan.

The Gunners –julukkan untuk Arsenal akan bertanding melawan The Reds- julukkan untuk Liverpool pada pertandingan pertama Liga Inggris yang dilangsungkan ditahun ini. Mereka mempunyai keinginan untuk dapat mengungguli prestasi tahun lalu yang keluar pada peringkat ke 2.

“Kami mesti mennambahkan performa dalam aksi pemain sejauh tahap uji coba dengan begitu keadaan intelektual baik ketika pertandingan pada tahap awalan nanti. Usai dari The Reds, kami terbang menuju Leicester dan 2 pertandingan ini merupakan sebuah ujian yang berat,” ucap Wenger.