Conte Senang dengan Kabar Kembalinya Kante di Skuat Chelsea Lawan Roma

Antonio Conte senang dengan kabar kembalinya N’Golo Kante ke skuat utama Chelsea, dengan demikian sang gelandang andalannya ini akan siap untuk pertandingan melawan AS Roma dilanjutan fase Grup D Liga Champions malam ini.

Kante sudah absen dalam beberapa laga penting Chelsea, terakhir kali terlihat Kante pada pertandingan level internasional bersama timnas Prancis awal bulan September kemarin. Namun dipertandingan itu pula Kante harus menerima kenyataan dengan tertimpa cedera hamstring.

Kehilangan Kante jelas sangat berpengaruh dalam keseimbangan permainan Chelsea, terbukti mereka harus bermain buruk dengan kalah dan imbang 3-3 melawan Roma di Stamford Bridge, London. Dan kini, kabar gembira itu disambut senyum lebar oleh Conte yang akan bermain di Italia.

Pada kesempatan jumpa pers sebelum pertandingan, Conte menyebut Kante dan Danny Drinkwater telah fit. Itu artinya ada kemungkinan dua mantan pemain Leicester City ini akan bermain bersamaan di Olimpico, Roma.

“Kami siap dengan kembalinya Danny Drinkwater dan Kante yang telah pulih. Kante berlatih bersama kami, juga sebelum pertandingan melawan Bournemouth. Saya pikir sangat penting saat ini untuk berbicara dengan pemain dan perasaan pemain juga penting,” tutur Conte.

“Saya pernah jadi pemain dan saya tahu betul setelah cedera, cedera yang buruk, sangat penting untuk mendengarkan pemain. Bagi dia dan bagi tim. Hal ini akan membuat kami berpikir agar bisa memutuskan hasil terbaik.” ucap Conte.

Dilain sisi, pemain lain yang masih cedera macam Victor Moses belum bisa dipastikan kapan waktu tepatnya kembali ke Chelsea. Conte sendiri menilai masa pemulihan Moses membutuhkan waktu yang cukup panjang, namun kehilangan Moses bukan kendala buruk sebagaimana pemain lain memiliki kapasitas dan performa yang sama baik dengan gelandang kelahiran Nigeria tersebut.

“Moses butuh lebih banyak waktu. Kami harus mengambil satu persatu pertandingan dan mencoba memberikan yang terbaik disetiap waktu.” tutup Conte.

Conte: Drinkwater Belum Siap 100 Persen

Antonio Conte belum berani mengambil resiko dengan kondisi yang ada pada Danny Drinkwater. Meski sang pemain sudah bermain sebagai starter, namun Conte mengaku kondisi Drinkwater belum 100 persen baik dan masih membutuhkan waktu lebih untuk benar-benar sempurna.

Pada akhirnya, Drinkwater melakukan debutnya untuk Chelsea dikala pertandingan melawan Everton dalam ajang Piala Liga semalam. Sejak bergabung dari Leicester City pada musim panas 2017 kemarin, nama Drinkwater lebih banyak berada dibangku cadangan dan harus merasakan meja operasi lantaran mengalami cedera.

Berharapan Everton di Stamford Brigde dalam babak 16 besar Carabao Cup, gelandang Inggris tersebut tampil sebagai starter bersama Ethan Ampadu dilini tengah. Beruntung bagi Drinkwater, dimana dia mencicipi waktu sepanjang 62 menit tanpa kendala.

Sampai pada waktunya Conte membuat keputusan dengan memasukan Cesc Fabregas untuk menggantikan Drinkwater, bisa dilihat bahwa sang gelandang tampil solid dilini tengah. Conte juga mengakui dan tentunya dia tetap pada pendirian masih harus membutuhkan waktu bagi Drinkwater mendapatkan kondisi 100 persen.

“Tiga pertandingan sudah menanti kami sebelum jeda internasional dan untuk melihat dia fit 100 persen, mungkin setelah jeda internasional. Saya bisa mempertimbangkannya bermain mulai sekarang. Bila saya memutuskan untuk bermain dengan tiga gelandang, ini sangat penting,” demikian pernyataan Conte soal kondisi Drinkwater.

Kemungkinan Drinkwater kembali bermain bisa saja terjadi di akhir pekan ini, dimana Chelsea akan berhadapan dengan Bournemouth dilanjutan Premier League Inggris dan satu kekosongan yang ada jelas pada posisi N’Golo Kante yang sampai saat ini belum kembali akibat cedera.

Chelsea Khawatir Masa Depan Antonio Conte Karena Pembicaraan Kontraknya Terhenti

Antonio Conte Chelsea, Antonio Conte, Chelsea, Premier League, Liga Inggris
Antonio Conte Chelsea, Antonio Conte, Chelsea, Premier League, Liga Inggris
Antonio Conte Disapointed

Chelsea diketahui khawatir akan masa depan Antonio Conte di Stamford Bridge dengan pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya terhenti. Dan menurut sebuah kabar The Sun, posisi Antonio Conte di Chelsea berada di atas awan, dengan manajer Italia tersebut ingin mengundurkan diri untuk menandatangani kontrak baru. The sendiri masih berharap sang manajer mau mengubah pendiriannya  menyusul kemenangan Premier League mereka musim lalu.

Conte memiliki dampak yang sangat besar di Chelsea meski telah berhasil klub hanya dalam satu musim. Ia mengambil alih posisi Chelsea yang berada di urutan ke10  di musim 2015/16 dan dimana timnya  kehilangan kepercayaan diri. Tugas untuk hal tersebut merupakah hal yang cukup besar untuk diatasi.

Namun hanya kurang dari 12 bulan klub London Barat tersebut telah berhasil merebut kembali gelar Premier League dibawah asuhannya dan meluncur ke puncak kemenangan dengan selisih tujuh poin yang nyaman atas Tottenham.

Bagaimanapun juga sukses awal Conte di Inggris membuat beberapa klub telah mengantri untuk merebutnya dari Chelsea, terutama Inter Milan. Namun kini Nerazzurri telah menunjuk Luciano Spalletti sebagai bos mereka berikutnya.

Sementara itu, Chelsea sangat antusias memberi hadiah kepada Conte dengan kesepakatan baru yang akan menjadikannya manajer dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub London Barat. Tapi, dia belum menyetujui persyaratan baru bersama The Blues, meningkatkan kekhawatiran akan masa depannya di klub tersebut.

Conte diyakini semakin frustrasi atas bisnis transfer musim panas Chelsea. Juara Liga Primer hanya berhasil mendatangkan Antonio Rudiger dan Tiemoue Bakayoko, namun kalah dari Manchester United dalam perburuan untuk menandatangani Romelu Lukaku.

Sektor lini penyerangan memang merupakan prioritas utama Conte musim panas ini, dengan Diego Costa akan meninggalkan Chelsea. Tapi The Blues tidak lagi mendekati striker top setelah kehilangan Lukaku. Rasa frustrasi Conte semakin meningkat saat Chelsea gagal mendasarkan dua target utamanya – Leonardo Bonucci dan Alex Sandro.

Pelatih asal Italia itu sangat ingin menyelesaikan bisnis transfer sebelum memulai musim ini dan bukannya menunggu sampai hari-hari berakhir seperti musim lalu, saat Chelsea dipaksa mengalihkan perhatian mereka ke arah David Luiz dan Marcos Alonso setelah mereka tertinggal dari target mereka.

Sebuah pengulangan frustrasi musim panas lalu dapat menyebabkan kerusuhan lebih lanjut, meskipun Chelsea akan sangat ingin melihat Conte menggoreskan pena pada kesepakatan baru dengan segera. Namun sekarang masih harus dilihat apakah pelatih Italia tersebut akan menandatangani kontrak baru atau akan hengkang dalam waktu dekat.

Chelsea Lirik Striker Bayern Laverkusen Setelah United Membajak Pemain Incarannya

Antonio Conte, Javier Hernandez Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez Bayern Laverkusen, to Chelsea,, Javier Hernandez, Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez to Chelsea,Bayern Laverkusen , Premier league, Liga Inggris, Bundesliga, Liga Jerman
Antonio Conte, Javier Hernandez Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez Bayern Laverkusen, to Chelsea,, Javier Hernandez, Bayern Laverkusen to Chelsea, Javier Hernandez to Chelsea,Bayern Laverkusen , Premier league, Liga Inggris, Bundesliga, Liga Jerman
Javier Hernandez Antonio Conte

Chelsea dikabarkan mengincar Javier Hernandez setelah rivalnya di Premier League yaitu Manchester United, membajak usaha mereka untuk mengejar pemain incaran mereka, Romelu Lukaku. Hal ini diungkapkan oleh The Sun bahwa jawara Premier League tersebut kini mencari pemain alternatif lainnya dan mencoba mengalihkan pandangan mereka menuju striker dari Bayern Laverkusen yang sempat bermain lama di Premier League.

Memang dengan gagal mengamankan tanda tangan Romelu Lukaku, mereka masih sangat membutuhkan striker baru terutama dengan strikernya Diego Costa dan sang pelatih, Antonio Conte masih berselisih dan dikabarkan pemain asal Spanyol itu bersiap untuk keluar dari klub tersebut pada musim panas ini.

Chelsea pun mencari beberapa kandidat yang dirasa mampu membawa mereka mempertahankan gelar juara di Premier League dan membawa mereka menjadi penantang yang diperhitungkan di Liga Champions. Dan kabar terbaru, mereka melihat seorang pemain asal Meksiko yang sesuai dengan keinginan mereka.

Nama Javier Hernandez melesat menjadi pusat perhatian setelah pindah dari klubnya di negaranya menuju Manchester United pada musim panas 2010, sebuah langkah yang terbukti sangat menguntungkan klub tersebut karena di musim pertamanya mampu langsung mencetak 20 gol.

Hengkangnya Sir Alex Ferguson dari klub membuat peran sang pemain berkurang di Old Trafford. Ia pun dipinjamkan untuk membela Real Madrid pada tahun 2014 dan akhirnya Ia pun angkat kaki dari klub yang dibela selama lima tahun k Bayer Leverkusen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan jasa dari sang pemain.

Di Bay Arena, Pemain yang kini berusia 29 tahun itu memulainya dengan baik yaitu mencetak 26 gol di musim perdananya di Bundesliga. Namun, musim keduanya merosot tajam dengan menjebol gawang setengah dari musim pertamanya, diiringi kekalahan besar di pertengahan musim.

Meskipun demkian kemampuannya tidak pernah diragukan, dan sang pemain dihubungkan dengan kembalinya ke Premier League di musim panas ini. Sebut saja Liverpool dan Tottenham yang ingin memboyongnya dan West Ham juga muncul meramaikan perburuan.

Hernandez memiliki pengalaman Liga Primer yang serupa dengan Romelu Lukaku dan gerakan off-the-ball dan kemampuan berburu bola, pasti akan menjadi senjata yang berguna untuk Chelsea. Pemain tersebut juga diyakini tersedia hanya dengan harga 13,5 juta poundsterling, kesepakatan yang sangat murah untuk klub seperti Chelsea.

Dengan harga tersebut, Chelsea masih memiliki sisa dana dan mungkin bisa membeli striker handal yang lain yang akan mendongkrak performa mereka musim depan.

Conte Ingin Reuni Dengan Bek Juventus Di Chlesea

Antonio Conte dan Leonardo Bonucci, Antonio Conte,Leonardo Bonucci,Antonio Conte Chelsea, Leonardo Bonucci to Chelsea, Leonardo Bonucci Juventus to Chelsea, Premier League, Liga Inggis, Liga italia

Antonio Conte dan Leonardo Bonucci, Antonio Conte,Leonardo Bonucci,Antonio Conte Chelsea, Leonardo Bonucci to Chelsea, Leonardo Bonucci Juventus to Chelsea, Premier League, Liga Inggis, Liga italia
Antonio Conte dan Leonardo Bonucci

Menurut media Tribal Football, Chelsea kini sedang mengalihkan pandangan mereka ke pemain bek superstar Juventus yaitu Leonardo Bonucci. Hal ini diungkapkan setelah menghadapi penolakan dalam mengejar bek Southampton yaitu Virgil Van Dijk, yang dilaporkan senang untuk pindah ke Liverpool.

Virgil Van Dijk memang telah banyak dicari oleh beberapa klub di liga Inggris seperti Chelsea, Liverpool dan Manchester City. Masing-masing tim disebut-sebut memfavoritkan sang pemain dan berusaha untuk mendapatkan tanda tangannya namun sayangnya sang pemain dikabarkan lebih memilih Liverpool, yang saat ini sedang dalam pembicaraan dengan Southampton mengenai biaya transfer untuk pemain timnas Belanda. Hal ini membuat Chelsea terpaksa mencari alternatif lain dan memilih Leonardo Bonucci

Pada dasrnya Bonucci bukanlah target baru bagi Chelsea. Pemain tersebut sebelumnya terhubung dengan The Blues musim panas lalu, saat Antonio Conte mengambil alih kepelatihan di Stamford Bridge namun usahanya tak berhasil. Kini mereka ingin membangkitkan lagi keinginan mereka di musim panas ini.

Kini ada kabar bahwa superstar Juventus itu sedang menuju Manchester City untuk direkrut. Namun, langkah tersebut gagal karena masalah angka.  Namun Ia mengakui Ia lebih senang untuk bermain di Premier League dibanding liga lainnya.

“Ini menggairahkan saya. Jika saya sempat, saya akan menonton pertandingan Liga Inggris, dan tidak hanya untuk melihat kualitas pemain yang bermain saja. Saya menyukai gairah yang memancar dari stadion mereka yang penuh sesak. Ini untuk hal seperti itulah saya yang pertama di lapangan latihan dan yang terakhir kembali ke ruang ganti. ” ungkap Van Dijk.

Terlepas dari pemain Southampton itu, Bonucci telah mampu tampil mengesankan sekali lagi di jantung pertahanan Juventus, memberikan umpan dengan mudah. Bahkan Ia mampu memberi kontribusi pada timnya dengan 5 gol dan sebuah assist di semua kompetisi.

Namun Chelsea bukanlah peminat sang pemain satu satunya. Dikabarkan rivalnya dalam babak final di Liga Champions yaitu Real Madrid ingin merekrutnya sebagai pengganti Pepe yang akan hengkang musim ini dan kedatangkan Bonucci bisa memperkuat usaha mereka untuk mempertahankan gelar La Liga dan Liga Champions mereka.

Bagaimanapun juga, Chelsea siap untuk memperbarui minat mereka pada Bonucci dan pemain tersebut mungkin tergoda oleh prospek reuni dengan mantan manajernya yaitu Antonio Conte di Stamford Bridge. The Blues perlu menambahkan pemimpin vokal di belakang untuk mengatasi absennya John Terry.

Sementara Terry tidak bermain banyak musim ini dan trio Cahill, Luiz dan Azpilicueta tampil dengan baik. Dengan adanya Bonucci, maka David Luiz bisa melangkah maju lebih jauh dan Azpilicueta dapat fokus di posisi bek kanan, posisi lain yang mereka butuhkan.

Namun untuk merekrut sang pemain berusia 30 tahun tersebut mereka harus merogoh kantong sebesar 50 juta poundsterling, setidaknya ity adalah- angka yang dilaporkan pada bulan Januari lalu.

Chelsea sepertinya akan siap untuk mengucurkan dana untuk bek berkualitas seperti Bonucci dan jika Allegri akhirnya mengizinkannya untuk pergi, tentu kemungkinan Chelsea mempertahankan gelar Juara Liga dan menjadi klub yang diperhitungkan di Liga Champions di musim depan.

Pelatih Chelsea Akan Pilih Cahill Jadi Kapten Kesebelasan Gantikan Terry

John Terry Garry Cahill Chelsea, John Terry Garry Cahill, Chelsea, John Terry, Garry Cahill Chelsea, John Terry Chelsea, Garry Cahill, Antonio Conte, Liga inggris, Premier League
John Terry Garry Cahill Chelsea, John Terry Garry Cahill, Chelsea, John Terry, Garry Cahill Chelsea, John Terry Chelsea, Garry Cahill, Antonio Conte, Liga inggris, Premier League
John Terry Garry Cahill Chelsea

Gary Cahill yang merupakan pemain bertahan Chelsea, akan mengikuti jejak kesuksesan  rekannya John Terry dan menggantikannya sebagai kapten kesebelasan Premier League musim depan, ungkap manajer mereka, Antonio Conte belum lama ini.

Cahill yang saat ini berusia 31 tahun, telah memimpin Chelsea untuk sebagian besar musim ini bersama Terry, yang akan meninggalkan klub pada akhir musim dan hanya menjadi pemain starter selama lima pertandingan di Premier League.

“Gary adalah wakil kapten kami musim ini, dia mengenakan ban kapten setiap kali John tidak bermain,” kata Conte kepada wartawan, sebelum timnya menjamu Sunderland yang telah terdegradasi pada hari Minggu mendatang.:

Yang pasti, Gary memiliki prospek bagus untuk menjadi kapten, tapi sekarang penting untuk menyelesaikan musim ini. Dan untuk mulai berpikir tentang musim depan, sangat berbahaya karena kami memiliki target yang berbeda yang harus dijangkau.”

Conte belum membuat keputusan apakah Terry akan menjadi pemain starter, yang akan menjadi pertandingan terakhirnya di Stamford Bridge, namun Ia yakin pemain berusia 36 tahun itu memiliki kualitas untuk sukses di tempat lain.

“John memiliki semua kemungkinan untuk melanjutkan karirnya,” tambahnya. “Kami semua tahu dia lebih suka bermain secara teratur dan untuk alasan ini dia memutuskan untuk pergi.”

“Sangat penting untuk merasakan diri Anda, merasakan tubuh, pikiran Anda, untuk melihat apakah Anda memiliki keinginan untuk berjuang tiba setiap hari, dan John memiliki semua karakteristik ini.”

Pelatih Italia itu, belakangan telah menolak untuk menandatangani kontrak terbaru di klub tersebut, dengan mengatakan bahwa Chelsea tetap konsentrasi untuk mengamankan langkah karirnya dan dalam dua pertandingan terakhir musim ini.

“Kami mencapai target penting, untuk memenangkan liga, dan dalam satu pekan mendatang, kami memiliki dua target. Untuk mencoba memenangkan 30 pertandingan di liga ini dan kemudian membantu kiper kami (Thibaut Courtois) untuk memenangkan sarung tangan emas,” kata Conte. .

“Kemudian kita memiliki Piala FA (final) menghadapi Arsenal. Setiap pemain, pelatih dan manajer, kita masih memiliki waktu untuk berdiskusi dengan klub.”.

Conte Pilih Dua Pesepak Bola Vital Pada Strategi Chelsea

Peatih pada skuat The Blues(julukan Chelsea), yakni Antonio Conte, memilih Victor Moses dan Cesar Azpilicueta selaku pesepak bola vital dalam strategi skuatnya.

Cuma Azpilicueta sebagai opsi pada skuat utama secara rutin pada awal tahun 2016/17. Ada juga Moses hanya berpredikan cadangan.

Pada saat Conte membuat keputusan untuk merubah skema dari 4-1-4-1 berubah 3-4-3 Keadaan berubah di bulan Oktober 2016 lalu. Keputusan tersebut dipilih sang pelatih usai The Blues gagal dari Arsenal dan Liverpool secara berturut-turut.

Dalam skema anyar tersebut, Azpilicueta didapuk selaku bek tengah. Datangnya pesepak bola yang berasal Spanyol tersebut menjadikan The Blues mendapat dua belas clean sheet dari dua puluh pertandingan terakhir –Premier League.

“Kami mendapati pesepak bola yang dapat menduduki lakon yang berbeda. Kala itu Azpilicueta bermain dengan sempurna dan sebagai salah 1 pesepak bola belakang paling baik di dunia,” ucap Conte.

Disamping itu, Moses ditunjuk sebagai sayap kanan pada daftar 4 pemain. Pesepak bola yang berasal dari Nigeria tersebut tak pernah izin tampil dari daftar pemain depan pada liga sedari Bulan Oktober.

Maklum, Moses mempunyai lakon sangat penting. Dengan skema anyar, dirinya sanggup memasukan 2 gol dan 3 upaya memasukan bola.

“Moses pun bermain amat bagus. Amat luar biasa dapat menjalankan penampilan dengan kemampuan pesepak bola seperti mereka,” ujar Conte.

Selaku imbalan dengan penampilan yang mengesankan dirinya, Moses juga memperoleh pembaruan kontrak sampai dengan tanggal 30/6/2021.

Conte Tidak Kaget dengan Penampilan Luar Biasa Hazard

Pelatih pada skuat Chelsea, yakni Antonio Conte, kala itu megatakan bahwa dirinya tak kaget dengan pernampilan yang diperlihatkan oleh pesepak bolanya, yakni Eden Hazard, selama tahun ini.

Saat sebelumnya, pesepak bola yang berasal dari Belgia tersbebut mendapati tahun buruk yakni ditahun 2015/16. sementara, pada tahun sebelumnya, dia memperoleh title Pesepak bola Terbaik Premier League ditahun 2014/15 dengan membawa The Blues memdapati title pemenang.

Tahun lalu, dirinya cuma memasukkan 4 gol dalam 31 aksi yang dimainkannya. Total tesebut sepuluh gol lebih kecil disbanding tahun 2014/15.

Akan tetapi, Hazard saat ini sudah kembali pada bentuk penampilan terbaiknya. Dirinya kembali memasukkan gol ketika Chelsea memperoleh keunggulan dua belas kali secara berurutan saat menundukkan Bournemouth atas skor 3-0, hari Senin, tanggal 27 Desember 2016.

Dari tujuh belas laga yang sudah dijalani, Hazard telah memasukan 9 gol. Conte juga kala tu menyanjung pesepak bola berumur 25 tahun itu.

“Saya sadar Hazard cuma selaku rival ketika di timnas. Saya menyaksikan banyak penampilan dirinya ketika menyaksikannya di layar Televisi,” ucap Conte.

Conte memang merasa terpukau atas penampilan Hazard bersama dengan tim nasional Belgia. ketika itu, Conte yang mengasuh Italia menghantarkan skuatnya juara dengan 2-0 kontra Hazard dan rekan-rekan.

“Saya tak kaget dengan penampilannya sebab Hazard mempunyai talenta yang bagus,” ucapnya.

Arsitek yang berasal dari Italia ini berharap penampilan Hazard terus berkembang.

“Amat hebat menyaksikan dirinya tampil dengan bola atau tidak adanya bola. Luar biasa,” ucap eks juru taktik Juve itu.

“Saya mengharapkan penampilan dirinya terus bertambah. Hazard merupakan sosok yang betul-betul baik dan saya baga padanya dan juga untuk seluruh pesepak bola saya,” ucapnya.

Sekarang ini, The Blues menduduki posisi ke1 di klasemen sementara-Premier League. Untuk berikutnya, Hazard dan rekan-rekan tampil dengan berkunjung menuju Stoke City dihari Sabtu, tanggal 31 Desember 2016.

Sanjungan Pelatih Kepada Thibaut Courtois

Penjaga gawang Chelsea, bernama Thibaut Courtois telah melakukan aksi penyelamatan penting pada akhir pertandingan melawan Sunderland. Courtois pantas memperoleh sanjungan dari sang arsitek Antonio Conte.

The Blues sukses memperoleh keunggulan ke-10 secara beruntun setelah mengalahkan di Stadium of Light, hari Kamis, tanggal 15 Desember 2016 dinihari WIB. Cesc Fabregas sebagai super hero bagi Chelsea melalui gol tunggalnya pada fase pertama.

Walau gagal, Sunderland sebenarnya mempunyai kesempatan bagi untuk mengambil poin. Akan tetapi, Courtois bermain impresif setelah mengantisipasi tendangan kaki kiri keras dari Patrick van Aanholt pada saat penabahan waktu, yang mendapati bahwa The Black Cats medapati kegagalan ke 2 secara berturut-turut.

Conte sangat senang Courtois sanggup menjaga konsentrasinya di sepanjang laga. Dikarenakan, The Blues tampil lebih dominan di laga dengan begitu dirinya tak bisa banyak berbuat.

“Bagi Thibaut, sangat berat sebab di sepanjang laga Anda menanti dan Anda dapat saja tak memperoleh focus namun dirinya merupakan sosok penjaga gawang yang luar biasa,” ucap Conte pada salah satu media olahraga.

“Salah 1 paling baik yang ada di dunia, apabila tidak yang terbaik di dunia, saya tetap gembira punya dirinya pada skud saya.”

“Satu penyelamatan yang sangat baik dari Thibaut menjadikan kami juara dan pada bagian ini kami dapat berkembang. Namun untuk medapati sesuatu yang kurang baik usai sepuluh laga beruntun sangatlah berat,” timpa mantan arsitek Juve dan tim nasional Italia tersebut.

Keunggulan ini mengukuhkan The Blues di posisi atas klasemen sementara atas raihan empat puluh angka dalam 16 lagabyang dimainkan. The Blues menang 6 angka atas The Reds dan The Gurnners yang beraa di bawahnya dan 7 angka dari Manchester City yang berada pada pos ke-4.

MU Dipermalukan Chelsae, Mou Beri Sanksi Empat Pemainya

Walau telah 3 minggu berlalu, imbas kegagalan Chelsea masih sangat terasa untuk Manchester United, terutama pada Jose Mourinho. Setelah kegagalan tersebut, terbongkar bahwasannya Jose Mourinho mendapati kenyataab baru terkait salah satu sebab dari hasil negative tersbut.

Peristiwa bertemunya dengan Chelsea kala berlangsung di Stamford Bridge dengan akhiran yang mengenaskan bagi. saat mendampingi Setan Merah pada minggu ke 9 Liga Inggris tahun 2016-2017, tanggal 23/10/2016, dirinya mestu melihat skuadnya dibekuk Chelsea dengan 4 gol tanpa dapat melakukan aksi balasan.

Setelah pertandingan tersebut, Mou juga sempat memperoleh sorotan karena dirinya berbisik kepada Antonio Conte. Tidak cuma itu, dirinya pun mengomentari sejumlah pesepak bolanya yang dirasanya tidak mencukupi standar permainannya.

Sekarang, amarah The Special One kembali timbul usai dirinya mendapati kabar yang tidak sedap. nyatanya, terdapat sejumlah pesepak bola Mancheser United yang mengundang hairdresser(penata rambut) ke tempat menginap skuad di malam hari sebelum pertandingan kontra Chelsea.

Seperti yang disampaikan salah satu media, terdapat 4 pesepak bola yang mendapat teguran dari sang manager yang berasal dari Portugal tersbut. 2 di antaranya merupakan Sergio Romero dan Marcos Rojo. Dikabarkan, ke 2-nya memang mengundang hairdresser tersebut supaya bermain kece saat bertanding kontra Chelsea.
Sanksi pun dilayangkan kepada 4 pesepak bola tersebut. Akan tetapi, belum tahu secara jelas apa jenis sanksi yang diberikan Mou. Pilihan tersebut diambil sebab Mou mau supaya para pesepak bolanya cuma berkonsentrasi pada laga sehari sebelum bertanding.

“Mengawali dengan hal kurang baik usai tiga puluh detik kami mengalami ketinggalan. Kami hampir saja mendapai skor penyama. Kami melakukan kesalahan dan mereka memasukkan gol ke 2. Kami melakukan kesalahan untuk bertahan dengan sangat hebat, kesalahan pada diri masing-masing yang akhirannya Anda mesti membayarnya untuk itu,” ucapnya setelah pertandingan tersebut.