Higuain Ingin Tinggalkan AC Milan

gonzalo higuain ac milan 2019
gonzalo higuain ac milan 2019

Isu Gonzalo Higuain yang tidak lagi kerasan bersama AC Milan akhirnya sudah terjawab. Sang allenatore Gennaro Gattuso mengonfirmasi jika si pemain berniat pergi ke klub lain secepatnya. Untuk sekarang Chelsea menjadi klub paling depan untuk mendapatkan pemain kelahiran Argentina itu.

Kondisi Higuain sendiri di Milan cukup pelik. Dia adalah penggawa Juventus yang menjalani peminjaman ke Milan usai Bianconeri memboyong Cristiano Ronaldo. Tapi sangat disayangkan El Pipita gagal unjuk kemampuan di San Siro.

Dirinya cuma mampu menorehkan delapan gol di berbagai ajang musim ini. Ketajaman Higuain terlihat anjlok, entah diakibatkan rekan satu tim atau karena usianya yang sudah mengincak 31 tahun. Dirasakan oleh Gattuso, saat pemain telah membuat keputusan, tidak mudah merubah pendirian itu. Hal tersebut yang berlaku pada Higuain .

“Tatkala pemain telah membuat keputusan, rasanya sulit untuk kami membuat dia berubah pikira. Kami memiliki hubungan baik karena sama-sama jujur dari hati, kami berbicara seluruhnya secara blak-blakan,” ungkap Gattuso di Sky Sports.

“Untuk sekarang Higuain masih menjadi bagian dari kami dan kami tetap berupaya mempertahankan dia seerat mungkin. Saya tidak tahu kejadian apa di masa mendatang.”

Masih dalam momen yang sama Gattuso menyatakan jika sekarang ini keputusan final ada di pihak Higuain. Dia tak tahu mengapa Higuain berniat hengkang, walaupun sang pelatih tetap mendukung apapun keputusan mantan penggawa Real Madrid.

“Saya telah bertemu dengannya, namun sulit memberikan saran kepada dia karena karier seorang pesepakbola cuma berkisar 13-14 tahun.”

“Keputusan ada di tangan dia, bukan saya. Saya dan dia berbicara sebagai seorang pria, melihat satu sama lain dengan tegas dan berkata jujur. Saya masih tidak paham apa yang membuatnya kurang bahagia karena saya menilai dia gembira di ruang ganti.”

“Mari kita tunggu saja apa kejadian di masa depan. Bila keputusan itu milik saya, tentu saja saya akan tetap mempertahankannya dan memberi dia makan malam saya,” tutup Gattuso.

Gennaro Gattuso Terancam Dipecat

gennaro gattuso ac milan 2018
gennaro gattuso ac milan 2018

AC Milan secara mengejutkan cuma bisa bermain seri tanpa gol ketika menyambangi markas tim papan bawah Frosinone dalam giornata 18 Serie A 2018/19, Rabu (26/12) lalu. Akibat hasil tersebut maka tim besuta Gennaro Gattuso belum pernah menang di lima partai terakhir di seluruh kompetisi.

Dalam periode tersebut Il Diavolo Rosso gagal lolos ke fase gugur Liga Europa dan tergusur dari empat besar liga. Untuk sementara Allesio Romagnoli dan kawan-kawan terthan di urutan keenam. Alhasil Gattuso pun terancam dipecat.

Menurut sumber yang kami dapatkan dari Football Italia, pihak manejemen klub pun mulai mempertimbangkan nasib Gattuso sebagai manajer kepala. Kedua kubu konon telah mengadakan pertemuan guna membicarakannya.

Rangkaian hasil minor dalam beberapa waktu belakangan bisa saja membuat Gattuso kehilangan jabatannya. Akan tetapi ada rumor bahwa Gattuso masih diberi kesempatan terakhir saat Il Diavolo Rosso meladeni SPAL akhir pekan nanti.

Gattuso pribadi merasa menjadi orang yang bertanggung jawab atas rangkaian hasil buruk tim arahannya dan dia sudah siap menerima konsekuensinya.

“Saat ini saya hanya fokus pada tim. Saya tidak berpikir tentang jabatan saya. Saya dinilai atas kinerja saya dan saya adalah orang yang berdiri terdepan,” kata Gattuso usai melawan Frosinone, seperti dikutip Football Italia.

“Saya merupakan nahkoda dari kapan ini dan saya bertanggung jawab.”

“Menjadi tugas saya mengeluarkan potensi terbaik dalam diri para pemain karena sejauh ini mereka bermain di bawah standar.”

“Mereka tidak merasa tenang dan ada kegugupan. Itulah yang saya pikirkan saat ini dan selebihnya apapun bisa saja terjadi.”

Ibrahimovic Pertimbangkan Opsi Pulang Ke Milan

zlatan ibrahimovic ke ac milan 2018

zlatan ibrahimovic ke ac milan 2018Ada sebuah kabar bahagia untuk para tifosi AC Milan. Salah satu bidikan transfer mereka, Zlatan Ibrahimovic, kabarnya sedang memikirkan opsi untuk pulang ke San Siro pada jendela transfer musim dingin mendatang.

AC Milan memang sedang berupaya untuk mendapat ujung tombak baru ketika bursa transfer musim dingin nanti dibuka. Gennaro Gattuso menyebut timnya kurang greget di lini depan sehingga mereka harus segera mendapatkan teman duet Gonzalo Higuain.

Satu nama yang masuk dalam daftar incaran Il Diavolo Rosso ialah Zlatan Ibrahimovic. Penyerang veteran tersebut dianggap bakal jadi mega transfer untuk Rossonerri di musim dingin nanti.

Seperti diberitakan oleh Tuttosport, langkah Milan dalam mendapat tanda tangan Ibrahimovic itu kian menjadi nyata. Mantan pemain Manchester united tersebut juga berminat untuk pulang ke Milan di tahun baru nanti.

Kita ketahui bersama bila Ibrahimovic sekarang ini sedang bertarung di Amerika Serikat. Ia memperkuat Los Angeles Galaxy sejak pertengahan tahun ini.

zlatan ibrahimovic 2018

Selain itu LA Galaxy juga gagal lolos ke babal playoff MLS musim ini. Hasilnya Ibrahimovic takkan bermain sampai bulan Maret 2019 mendatang ketika turnamen Major League Soccer bergulir lagi.

Lantaran waktu yang kosong terlalu panjang, maka Ibrahimovic tertarik kembali mentas di Eropa guna menjaga kondisi fisiknya. Dalam laporan itu proposal dari manajemen Milan telah disampaikan langsung ke agen agen si pemain dan striker Swedia itu merasa antusias dengan peluang kembali ke San Siro.

Seperti kita ketahui jika Ibrahimovic sempat dua taruhn berseragam Merah Hitam. Dalam kurun dua musim dia berhasil membawa Milan merengkuh satu trofi scudetto dan Piala Super Italia.

Beberapa kali pula Ibra mengatakan rasa cintanya pada Milan sehingga ia bersedia untuk memperkuat lagi Ac Milan di awal tahun depan. Sepanjang kompetisi MLS musim ini bergulir Ibrahimovic bermain dalam 27 pertandingan yang mana ia sukses menyumbangkan 22 gol dan 7 assist bagi LA Galaxy.

Gattuso Masih Aman Dari Pemecatan

gennaro gattuso ac milan 2018

gennaro gattuso ac milan 2018Leonardo Araujo yang kini menduduki kursi Direktur Sepakbola AC Milan, memastikan bahwa posisi Gennaro Gattuso sebagai pelatih masih aman. Leonardo pun juga membantah ada anggapan bila manajemen klub menginginkan dia pergi.

Kelanjutan nasib Gattuso di kursi manajerial Milan memangs empat jadi bahan perbincangan di tanah Italia. Penyebabnya tak lain tak bukan adalah serangkaian hasil buruk yang dialami oleh Alessio Romagnoli dan kawan-kawan. Awalnya situasi panas tercipta setelah kekalahan dalam pertandingan derby kontra Inter Milan.

Situasi kian menjadi buruk usai Rossoneri lagi-lagi menuai kekalahan. Pasca tumbang dari rival sekota, Milan secara mengejutkan harus dikalahkan oleh tim lemah Real Betis di Liga Europa. hasil itu semakin menyakitkan karena mereka bermain di kandang sendiri yakni San Siro.

Usai dua hasil buruk tersebut ada isu bila Gattuso ada isu berhembus jika pelatih berjuluk Si Badak ini akan lengser. Akan tetapi situasi mulai mendingin berkat kemenangan 3-2 yang didapatkan oleh Milan atas Sampdoria. Sedangkan Leonardo sendiri merasa sangt yakin dengan kinerja sang manajer.

Gennaro Gattuso mulai menduduki kursi kepelatihan Il Diavolo Rosso pada tengah musim lalu, menggantikan Vincenzo Montella yang dipecat. Manajer 40 tahun itu dianggap cukup berhasil karena bisa mengantarkan timnya meraih satu spot di Liga Europa.

ac milan 2018

“Kami tak bisa membantah bahwa ada isu soal Gattuso yang datang terus menerus. Hari ini Gattuso masih menjadi pelatih Milan dan kami menginginkan dia tetap bertahan di sana, untuk meraih kemenangan dan mengembangkan skuat ini,” ucap Leonardo pada Gazzetta.

“Kami tak mungkin berbicara soal itu setiap hari, satu hal yang kerap kami bicarakan ialah tentang di luar lapangan. Apakah anda lupa apabila Gattuso, Paolo Maldini dan saya pernah bersama? Kami selalu jujur satu dengan yang lain,” sambungnya.

Walau tunduk dari Inter Milam, secara keseluruhan mantan petinggi Paris Saint-Germain ini menyebut bila kinerja AC Milan sejauh ini masih dalam trek yang benar. Milan sendiri masih ikut bersaing di liga domestik dan kans lolos ke fase knock out Liga Europa cukup terbuka.

“Kami adalah tim paling tajam ketiga di liga dan hanya terpaut tiga angka dari zona Liga Champinos. Kami pun berada di di urutan kedua klasemen Liga Europa. Saat saya masih melatih, normal jika ada isu pemecatan,” tutup Leonardo.

AC Milan Bidik Kebebasan Lucas di Santos

AC Milan belum terlihat berhenti dalam menargetkan misi mereka mendapatkan banyak bintang muda. Kali ini, Milan diklaim siap membawa Lucas Lima pada paruh musim dingin bulan Januari 2018 mendatang.

Lucas yang saat ini masih berstatus sebagai pemain inti Santos, Brasil sedang masuk dalam masa dilema. Pasalnya sang pemain akan mengakhiri kontrak pada 31 Desember 2017 mendatang. Bisa diartikan jika Lucas akan terbebas dari kontrak Santos secara gratis, alhasil Milan akan menikmati banyak keuntungan.

Namun disini, Milan harus tetap waspada. Lucas yang berusia 27 tahun telah membuat banyak klub elite Eropa tergoda. Salah satunya dari klub kaya raya asal Tiongkok, Hebei Chine Fortune. Kini muncul nama Milan sebagai klub terdepan dalam perburuan servis Lucas.

Sepanjang kiprahnya disepakbola dunia, Lucas sempat bermain diluar liga Brasil. Dimana dua klub macam Internacional dan Sport Recife sempat menjadi persinggahan Lucas. Sampai sekarang, Lucas sudah mencatatkan 112 penampilan bersama Santos dengan total 10 gol dan 24 assist.

Dilain sisi, Lucas juga mencatatkan permainan sebanyak 14 pertandingan di timnas Brasil. Dua gol sudah dicetak Lucas dan ada kemungkinan merapatnya sang pemain ke Milan akan memberikan warna baru dalam permainan tim garapan Vincenzo Montella tersebut.

Perubahan yang dilakukan Milan sendiri tengah masuk dalam tahap penyempurnaan, namun sampai saat ini belum ada perkembangan signifikan dari Milan, baik dikancah domestik maupun Eropa.

Juventus Resmi Rekrut De Sciglio Dari AC Milan

Mattia De Sciglio AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio AC Milan, to Juventus, Mattia De Sciglio, AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio to Juventus, AC Milan, Serie A, Liga Italia

Mattia De Sciglio AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio AC Milan, to Juventus, Mattia De Sciglio, AC Milan to Juventus, Mattia De Sciglio to Juventus, AC Milan, Serie A, Liga Italia
Mattia De Sciglio Resmi ke Juventus

Mattia De Sciglio dikabarkan telah sukses bergabung dengan Juventus dengan masa bakti selama lima tahun setelah menyelesaikan perpindahaanya dari AC Milan. Hal ini diungkapkan oleh situs resmi mereka pada hari ini yang mengungkapkan bahwa  Bianconeri telah mendaratkan pemain full-back asal Italia itu setelah menjalani sesi tes medis di J-Medical. Ia pun segera diperkenalkan sebagai pemain baru Juventus.

Dalam situs resminya, Juventus juga mengungkapkan bahwa akusisi pemain berusia 24 tahun tersebut, telah disepakati dengan menebus biaya sebesar 12 juta Euro. Hal ini bisa bertambah hingga mencapai setengah juta Euro lagi seandainya sang pemain berhasil mencapai kondisi tertentu selama masa kontrak berlangsung yaitu hingga tanggal 30 Juni 2022 sesuai dengan klausal yang ditandatanganinya.

De Sciglio merupakan jebolan dari AC Milan dimana saat berusia 18 tahun ia telah melakukan debut di tim utama dalam liga Champions grup dan membantu timnya memenangkan pertandingan tersebut melawan Viktoria Plzen yang saat itu diasuh oleh Massimiliano Allegri.

De Sciglio sempat memainkan beberapa pertandingan Serie A di akhir kampanye 2011/2012, dan setelah musim 2012/2013, penampilan bintangnya mulai benar-benar lepas landas. Ia pun bermain 33 pertandingan di semua kompetisi untuk Rossoneri, memperkuat tempatnya di starting line up di San Siro.

Di musim lalu, De Sciglio telah menjadi pemain yang konsisten akhir-akhir ini, dan membuat hampir 60 penampilan di semua kompetisi selama dua musim terakhir.

Setelah resmi menandatangani kontrak baru, De Sciglio akan segera bergabung dengan pasukan yang diracik oleh Massimiliano Allegri yang bersiap-siap menjalani sesi pramusim. Pemain berusia 24 tahun akan segera terbang ke Amerika bersama dengan para pemain Juve lain antara lain Wojciech Szczesny sebagai penjaga gawang terbaru mereka dan Douglas Costa yang berada diposisi gelandang serang,

Dan pada hari Minggu mendatang tanggal 23 Juli mendatang, mereka bertiga memiliki kesempatan untuk dapat menjalani debut tidak resminya bersama Juvemtus pada pertandingan melawan raksasa La Liga Barcelona di MetLife Stadium, New Jersey. Tentu akan menarik melihat kemampuan pemain menghadapi tekanan yang besar di klub barunya.

Taruhan 15 Juta Euro Everton Untuk Membeli NIang

Mbaye Niang AC Milan to Everton, Mbaye Niang AC Milan, to Everton, Mbaye Niang, AC Milan to Everton, Mbaye Niang to Everton, AC Milan, Mbaye Niang AC Milan to Arsenal, Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia

Mbaye Niang AC Milan to Everton, Mbaye Niang AC Milan, to Everton, Mbaye Niang, AC Milan to Everton, Mbaye Niang to Everton, AC Milan, Mbaye Niang AC Milan to Arsenal, Premier League, Liga Inggris, Serie A, Liga Italia
Mbaye Niang AC Milan to Everton

Menurut sebuah kabar yang diungkap oleh Calcio Mercato, bintang AC Milan yaitu M’Baye Niang menunda untuk melakukan pembicaraan transfer dengan Everton karena dirinya menunggu Arsenal untuk membuat sebuah tawaran resmi untuk mengontraknya. Meskipun raksasa Serie A telah memberi label harga 15 juta euro untuk Niang untuk The Toffees, namun harus dilihat apakah Arsenal akan menyetujui hal yang sama.

Klub Italia tersebut diketahui telah melakukan kontak dengan Niang bahwa dirinya tidak sesuai dengan rencana masa depan mereka dan mereka kini sedang mencari pemain sayap baru pada bursa transfer musim panas ini. Sepertinya tidak mungkin pada saat ini untuk pemain Prancis itu tetap tinggal bersama AC Milan, dan jika ia tetap memaksakan kehendaknya, akan dapat menyebabkan pengurangan besar dalam waktu bermainnya.

Pemain sayap berusia 22 tahun itu menikmati masa pinjaman yang cukup sukses di Watford pada paruh kedua musim lalu, setelah berjuang untuk menjaga konsistensi di Milan. Niang bermain 11 kali di Premier League dan mencetak dua gol serta memberikan dua assist.

Kontrak Niang di San Siro sampai dengan 2019 mendatang. dan walaupun pinjamannya dengan Watford termasuk opsi untuk membelinya, striker Prancis tersebut diyakini telah memilih tak melanjutkan kerjasamanya dengan klub tersebut terutama setelah Pelatih Walter Mazzarri pergi.

Arsenal dikabarkan sangat berminat memboyong Niang walaupun sebelumnya dikabarkan The Gunners cenderung mendekati striker dari Lyon Alexandre Lacazette. Namun Niang dapat memberikan opsi lebih banyak kepada Arsene Wenger dalam hal menyerang.

Disisi lain, Arsenal juga perlu mempertanyakan kepada dirinya sendiri seberapa layak untuk mendatangkan pemain yang dipinjamkan ke Watford dimana AC Milan hampir tidak mampu membiarkan pemain lain pergi. Hal ini dikarenakan tingkat ketidakkonsistenannya yang terus dialami sang pemain dan itu adalah sesuatu yang harus diingat Arsenal.

Mungkin Ia adalah pemian berbakat, namun sebagian besar belum terbukti dan ketidakkonsistenannya juga tidak membantu, sehingga membuatnya menjadi taruhan untuk meminangnya termasuk Everton. Selama Ia membela Milan, pemain berusia 22 tahun itu telah dipinjamkan ke tiga klub berbeda – Montpellier, Genoa dan Watford.

Baik Everton maupun Arsenal berada dalam posisi yang gamang dimana mereka siap untuk mempertaruhkan prestasi mereka musim depan karena sang pemain memiliki reputasi yang tidak konsisten sedangkan kedua klub harus tampil jauh lebih baik di musim mendatang.

Ronald Koeman selaku pelatih Everton memang membutuhkan bala bantuan terutama sejak Romlelu Lukaku siap meninggalkan klub musim panas ini. Dalam hal tersebut, striker Malaga, Sandro Ramirez tampaknya seperti pilihan yang lebih baik untuk bergabung dengan The Toffees musim panas ini, sementara Arsenal cenderung fokus untuk membawa Alexandre Lacazette ke skuad mereka.

Milan Bidik 2 Pemain Taraf Internasional

AC Milan mencantumkan 2 nama penyerang taraf Internasinal yakni Pierre Emerick Aubameyang asal Borussia Dortmund dan Sergio Aguero asal Manchester City, pada daftar pemain incaran mereka. Rossoneri membidik 2 penyerang tersebut untuk berhabung pada jendela transfer diakhir musim ini.

Rossoneri sekarang ini masih menanti proses pindah tangan atas kepemilikan menuju pengusaha asal China selesai. Bila proses itu rampung, AC Milan bakal memperoleh suntikan dana sampai dengan100.000.000 euro.

Seperti yang disampaikan oleh media asal Italia, uang tersebut bakal digunakan AC Milan untuk menghadirkan para pesepak bola dunia. 2 di antaranya ialah Aubameyang dan Aguero.

Pierre Emerick Aubameyang sebenarnya eks pesepak bila AC Milan. Aubameyang sempat mengenakan seragam AC Milan sejak tahun 2008 sampai dengan tahun 2011.

Ironis, pesepak bola Tim Nasional Gabon tersebut tidak sempat masuk kedalam skuat inti. Usai menjajaki ke beberapa klub, Aubameyang selanjutnya merumput ke Dortmund ditahun 2013-2014.

Sampai dengan sekrang, Aubameyang sudah bermain sebanyak 167 kali dan telah mencatatkan 101 gol di Bundesliga- Jerman. Aubameyangpun sudah meraih 2 trofi -Piala Super Jerman.

Aguero Berada Dalam Daftar

Disamping nama Aubameyang, Rossoneri  pun sedang mencaritahu keadaan dari Sergio Aguero di City. Seperti yang sudah tahu, Aguero diasingkan dari skuat inti usai kehadiran Gabriel Jesus.

Rossoneri Aguero baru bermain deapan belas kali dan mencatatkan sebelas gol. Aguero pribadi telah mempertimbangkan akan angkat kaki dari The Citizens.

Menurut dari akun harga pasar, biara pengrekrutan Aguero masih berada pada nominal 51.000.000 pounds. Disamping itu, biaya pengrekrutan Aubameyang berada pada nominal 55.000.0000 pounds.

Giacomo Bonaventura Bakal Absen Bela AC Milan

AC Milan mau tak mau harus kehilangan pesepak bola artistiknya, yakni Giacomo Bonaventura, sampai dengan akhir musim. Sebab Bonaventura mendapati masaah cedera otot yang cukup parah pada kaki sebelah kirinya, dengan begitu mesti menjalani pembedahan di Finlandia.

Seperti yang disampaikan dari salah satu sumber, hari Rabu, tanggal 1 Februri 2017 sore, pesepak bola yang kini menginjak usia 27 tahun itu dikabarkan mengalami pergeseran otot atau dengan sebutan aduktor longus tendon setelah bermain perkuat AC Milan pada pertandingan kontra Udinese, hari Minggu, tanggal 29 Januari 2017 lalu. Bonaventura dicabut keluar ketika masuk di menit 27 usai memasukan gol satu-satunya untuk AC Milan.

Dihari Selasa kemarin dirinya sudah melakukan serangkaian pengecekan di Milan dan berdasarkan salahs atu media cetak asal Italia, Jack-yang merupakan sebutan Bonaventura-bakal menjalani operasi di Finlandia, dengan penanganan dari Dr Sakari Orava.

“Saya rasa dirinya bisa jadi comeback musim depan, terkecuali kami mendapati suatu hal yang tak diduga selama menjalani operasi,” ujar Orava kepada salah satu media olahraga.

Giacomo Bonaventura diprediksi izin tampil sampai dengan 6 bulan. Melihat kondisi ini, arsitek Rossoneri, yakni Voncenzo Montella mempunyai 2 alternatif pesepak bola, yaitu Andrea Bertolacci dan Mario Pasalic, sebagao pengganti peran eks pesepak bola Atalanta itu.

Pada lain pihak, Montella pun ditinggal pergi oleh full-back(Mattia de Sciglio) yang mesti absen karena mendapati tekel yang cukup keras dari pesepak bola winger Udinese, bernama Rodrigo De Paul. De Sciglio usai melalui cek up medis hari Selasa kemarin dan diyakini bakalan izin tampil selama 4 minggu ke depan.

Tanpa adanya sosok De Sciglio dan Bonaventura sebagai pukulan yang menyakitkan bagi Rossoneri. Ke-2nya adalah sosok yang kerap menjadi pemain depan dalam skuat dan khusus bagi Jack. Dirinya sudah memasukan 5 gol dan mencatatkan 6 upaya memasukan gol dari 22 laga yang dimainkannya bersama dengan Diavolo.

Peluang Baik, Juve Memulai Tahun Dengan Baik Pula

Dengan perasaan kecewa yang dirasakan Juventus dalam mengakhiri tahun 2016 atas tidak berhasilannya mendapatkan trofi Piala Super Italia. Juve paling tidak memiliki peluang yang baik mengawali tahun 2017 dengan baik.

Bianconeri mengakhiri 2016 dengan kegagalan atas AC Milan pada ajang Piala Super Italia, melalui fase adu penalti. Peluang dalam mendapatkan gelar perdana di tahun ini juga terlepas.

Dalam usahanya untuk membuka yang lembaran baru dan menyisahkan kekecewaan itu, Juventus melewati pertandingan yang di atas kertas ringan di pertandingan ke satu 2017 ini. Tim arahan Massimiliano Allegri bakal bertanding kontra skuat tamu yang menduduki posisi 15–Bologna, yang dilangsungkan di Juventus Stadium, hari Senin, tanggal 9 Januari 2017 dinihari WIB.

Juventus tidak pernah kalah dalam 9 laga pertemuan terakhir. Akan tetapi tetap perlu waspada menyusul pada partai terbaru yaitu pada tahun lalu, Bologna dapat tahan imbang tak adanya gol.

3 angka bakal penting untuk menyurutkan tekanan pada atas klasemen. Skuat yang berjulukan La Vecchia Signora sekarang ini berada unggul dengan raihan 42 gol dalam 17 minggu, 4 poin  di atas AS Roma yang menduduki peringkat 2 yang telah tampil delapan belas kali.

AS Roma pada minggu yang sama ini bakal berkunjung menuju Genoa, hari Minggu, tanggal 8 Januari 2016 malam WIB. AS Roma harus mendapatkan 3 angka agar dapat terus menyusul Juventus. Peluangnya cukup baik sebab Genoa tengah dalam masa yang kurang baik, hanya unggul satu kali pada 5 pertandingan terakhir dan gagal di 2 yang terbaru.

Skuat urutan 3 Napoli pun menghadapi pertandingan yang cendurung mudah, yakni bertanding kontra Sampdoria(selaku skuat tamu). Napoli sebagai skuat yang tidak pernah kalah tak dalam 7 laga terakhir liga dan takkan ingin kehilangan peluangnya di awal tahun ini.