Kabar duka kembali terdengar, dimana wasit profesional dari Meksiko bernama Jose Valdemar Hernandez Capetilla dinyatakan meninggalkan dunia usai mendapat serangan brutal dari pemain yang mendapat kartu merah dari sang wasit tersebut.

Capetilla sebenarnya sudah mendapat perawatan intensif dari salah satu rumah sakit besar di Meksiko. Satu pekan berada di Xalapa Hospital, keadaan Capetilla sudah tak sadarkan diri. Sampai akhirnya dia menghembuskan nafas terakhir pada hari Sabtu kemarin akibat serangan yang terjadi padanya.

Berdasarkan keterangan dokter, Capetilla mengalami banyak cedera dan yang paling fatal adalah cedera pada bagian otak akutnya. Atas kejadian ini, semua pihak terkait merasa kehilangan dan sangat menyanyangkan aksi tidak Fair Play yang ditunjukan oleh pemain sepakbola.

“Jose Valdemar Hernandez Capetilla, wasit paruh waktu, meninggal dunia pada Sabtu pagi setelah mengalami cedera otak akut yang dialami usai serangan dari pemain di Stadion Pemex di Xalapa, Veracruz,” Pernyataan singkat dari Presiden Asosiasi Wasit Profesional Meksiko, Valentin Ramirez.

“Tindakan telah dilakukan untuk memastikan keadilan terlaksana setelah kematian rekan kami. Kami harus memusnahkan tindakan seperti ini. Istirahatkan dalam damai Jose Valdemar Hernandez Capetillo,” kata terakhir sebagai penutup.

Atas kejadian ini, pelaku yang notabenenya adalah seorang pemain yang bernama Milton harus bertanggung jawab atas sikapnya tersebut. Pengadilan setempat menjatuhkan Milton ke dalam penjaran dan tidak disebutkan berapa lama sang pemain mendekam dibalik jeruji besi tersebut.