Antonio Conte nampak menyadari apa yang akan timnya hadapi dalam satu musim 2017/18. Untuk itu sang pelatih meminta kepada anak asuhnya agar selalu fokus pada setiap pertandingan dan program yang sudah direncanakan.

Satu langkah baru yang akan dijalani The Blues adalah putaran liga Champions. Conte menyebut jika kompetisi terbaik Eropa itu adalah kompetisi besar dengan banyak tim besar dan hebat di dalamnya. Keberuntungan dan kerja keras menjadi modal Conte untuk membawa Chelsea ke puncak tertinggi.

Chelsea sendiri pernah merasakan berada sebagai juara, dimana musim 2012 adalah waktu dimana Chelsea menjadi yang terbaik di benua biru. Mereka sukses menjadi juara usai mengalahkan Bayern Munchen di final. Gelar juara itu pun menjadi yang terakhir bagi Chelsea, kini mereka kembali dengan wajah sebagai juara bertahan Liga Primer Inggris 2016/17.

Namun yang harus diperhatikan adalah posisi mereka di fase Grup, dimana The Blues tergabung bersama dengan tim-tim besar macam Atletico Madrid, AS Roma dan Qarabag. Dilihat bahwa Grup C ini adalah grup neraka dan dipertandingan pertama nanti, anak asuh Conte akan kedatangan tamu dari Azerbaijan, FK Qarabag.

Pada kesempatan terbuka, Conte mendapat pertanyaan dari pers perihal peluang Chelsea mengulang kesuksesan musim 2012 lalu, Conte mengatakan bahwa mereka tak harus buru-buru mematok target juara karena semua yang paling penting adalah proses dan kerja keras.

“Semua ini butuh proses dan jalan yang terbaik adalah kami bermain. Ingat apa yang terjadi pada kami dalam beberapa musim terakhir, kerja keras pun kami lakukan dan memperbaiki diri setiap tahun selangkah demi selangkah dan tiba kemudian siap menghadapi Real Madrid atau Bayern Munchen atau Juventus. Anda tak menciptakan tim yang besar dan kuat dengan mudah,” buka Conte dalam sesi jumpa pers jelang laga melawan Qarabag di London.

“Komptisi ini sangatlah besar dan hebat, maka bersenang hatilah sudah bisa sampai disini. Kami harus mengerti bahwa kami memulai sebuah jalan. Saya harap jalan ini pendek. Kami akan mencoba bersaing dalam waktu singkat dan tak harus menunggu empat atau lima tahun ke depan.” tutup Conte.