Tuntut Gaji Rp 3,7 Miliar, Masa Depan Marcus Rashford Di MU Dipertanyakan

Marcus Rashford MU

Masa depan Marcus Rashford dengan Manchester United sedang menjadi tanda tanya. Pasalnya, Rashford memilih menunda negosiasi kontrak baru dengan The Red Devils. Faktor gaji dan Barcelona jadi alasannya.

Rashford menjadi salah satu pemain yang tampil mengesankan bersama Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solksjaer. Pemain asal Inggris ini mulai rajin mencetak gol, bahkan sudah melebihi golnya di era Jose Mourinho pada musim 2018/2019.

Salah satu gol penting Rashford untuk Manchester United tercipta ke gawang Paris Saint-Germain pada putaran kedua babak 16 Besar Liga Champions. Rashford mencetak gol dari penalti pada menit ke-90 dan membawa United menang 1-3. Kemenangan yang membuat United lolos ke perempat final Liga Champions.

Tunda Kontra Baru
Kontrak antara Manchester United dengan Marcus Rashford akan habis di musim panas 2020 mendatang. Bukan durasi yang lama tentunya. Dan, pihak klub berniat untuk segera memperpanjang masa bakti pemain berusia 21 tahun tersebut di Old Trafford.

Hanya saja, keinginan MU tersebut saat ini bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Rashford memilih untuk menunda negosiasi kontrak baru. Ada beberapa hal yang jadi alasan mengapa Rashford masih belum bersedia kontrak baru.

Dikutip dari Daily Mail, alasan pertama adalah perihal gaji. Rashford dikabarkan ingin memperoleh gaji sebesar 200 ribu poundsterling atau sekitar Rp 3,7 miliar perpekan. Nilai yang cukup besar untuk pemain semuda Rashford.

Kedua, Rashford meminta jaminan akan terus jadi pilihan utama di lini depan Manchester United. Pasalnya, The Red Devils juga disebut akan membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas di posisi penyerang. Salah satunya adalah Antoine Griezmann.

Godaan dari Barcelona
Selain gaji dan jaminan bermain di tim utama secara reguler, Rashford juga disebut sedang mempertimbangkan tawaran dari Barcelona. Bagi penyerang tim nasional Inggris ini, ketertarikan Barcelona bisa membuat nilai tawarnya ke MU dalam posisi lebih bagus.

Barcelona kini sedang mencari penerus Luis Suarez yang sudah memasuki usia senja. Setelah ditolak oleh Luca Jovic, nama Rashford masuk pada deretan paling atas dalam daftar belanja Barcelona di bursa transfer musim panas mendatang.

MU Disarankan Tak Jual Alexis Sanchez

alexis sanchez manchester united 2019

Eks pemain tim nasional Wales Robbie Savage menyarankan supaya Manchester United tidak menjual Alexis Sanchez. Dalam pandangannya, striker internasional Chile tersebut bisa memegang peranan penting di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer.

Sanchez mulai berseragam The Red Devils setelah meninggalkan Arsenal pada Januari tahun lalu. Kedatangannya diharap bisa mempertajam barisan serang Setan Merah.

Akan tetapi permainan Sanchez di Old Trafford justru tak berkembang. Bekas penggawa Udinese dan Barcelona tersebut bru menyumbangkan dua gol serta empat assist dari total 23 kali pertandingan di berbagai ajang.

Performanya yang jauh di bawah ekspetasi itu kabarnya membuat manajemen The Red Devils gerah. Dirinya diklaim akan dilepas pada jendela transfer musim panas ini.

Akan tetapi Savage menyarankan supaya Setan Merah tak merelakan kepergian Sanchez dalam waktu dekat. Dia merasa si pemain masih pantas diberikan kesempatan lebih dari klub.

“Walau MU belum melihat kemampuan terbaik dari Alexi yang tentu saja sudah memakan banyak uang, akan tetapi saya yakin dia bisa memegang peranan penting di era kepelatihan Solksjaer dan bisa menjelma seperti jin dari botol,” tulis Savage di Mirror.

Tapi di lain sisi Savage lebih merekomendasikan supaya Fred yang dilepas. Gelandang asal Brasil itu gagal menunjukkan potensi terbaiknya sejauh ini.

“Saya tertarik untuk membicarakan seorang pemain gagal bernilai 52 juta pounds Fred, karena dia punya berbagai hal yang harus dibuktikan,”

“Tapi apakan anda melihat MU meraih trofi bersamanya di jantung tim? Sangt disayangkan jika itu tidak terlihat musim ini, jawabannya adalah tidak.”

Lawan Burnley, Kans Solksjaer Ciptakan Rekor Baru

ole gunnar solskjaer manchester united 2019
ole gunnar solskjaer manchester united 2019

Ole Gunnar Solksjaer baru saja merangkai delapan kemenangan sebagai pelatih Manchester United. Ketika berhadapan dengan Burnley, manajer kelahiran Norwegia itu berpeluang mematahkan rekor yang saat ini dipegang oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Seperti kita tahu jika Solksjaer ditunjuk sebagai manajer interim MU menggantikan Jose Mourinho yang didepak pada akhir tahun lalu dengan harapan bekas penggawa The Red Devils tersebut mampu mengangkat tim dari keterpurukan.

Untungnya sejak di bawah arahan Solskjaer, penampilan Manchester United mengalami peningkatan drastis. Bahkan di delapan partai terakhir mereka selalu menang dan The Red Devils belum lagi mencicipi kekalahan.

Catatan itu membuat Solksjaer berada di depan rekor baru yang bisa dia dapatkan ketika berjumpa Burnley tengah pekan nanti. Dengan syarat, Paul Pogba bisa memenangi pertandingan matchweek ke-24 Premier League tersebut.

Apabila menang, Solksjaer bakala jadi manajer pertama yang bisa menorehkan kemenangan di tujuh partai pertama di Premier League. Sampai detik ini belum ada manajer yang bisa menorehkan catatan sebaik itu.

Selalu menang di enam partai pertama membawa Solskjaer sejajar dengan Pep Guardiola. Disamping itu, Carlo Ancelotti pernah membuat catatan serupa ketika mengenakan seragam Chelsea pada tahun 2009 silam.

Kans Setan Merah menang dalam partai itu bisa dikatakan sangat besar. Pasalnya penampilan Burnley sepanjang musim cukup mengecewakan dan kini tengah berjuang keluar dari jurang degradasi.

Gabriel Jesus Yang Merasa Sudah On Fire

gabriel jesus manchester city 2019
gabriel jesus manchester city 2019

Usai berkali-kali hanya menjadi pengangat bangku cadangan, akhirnya Gabriel Jesus mampu memperlihatkan taringnya di mulut lawan musim ini. Striker milik Manchester City tersebut mengatakan dirinya kini sedang percaya diri.

Bomber internasional Brasil itu lagi-lagi mencetak gol ketika The Citizens menggasak Burnley di pentas Piala FA, Sabtu (27/1). Anak asuh Pep Guardiola menang telak 5-0 berkat gol-gol Gabriel Jesus, Kevin de Bruyne, Sergio Aguero, serta bunuh diri Kevin Long.

Berkat satu gol itu Gabriel Jesus total mengumpulkan delapan gol juga dari delapan pertandingan terakhir. Empat gol dia buat ketika mengalahkan Burton Albion pada pertemuan pertama 8 besar Carabao Cup awal bulan Januari ini.

Catatan itu seperti menjawab tantangan Pep Guardiola selaku manajer kepada Gabriel Jesus beberapa hari sebelumnya. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen meminta agar Gabriel Jesus harus berjuang keras menggusur posisi Sergio Aguero yang sering dia percaya menjadi ujung tombak.

Striker kelahiran 21 itu menyebut bila dia tengah ‘on fire’. Bukan cuma karena koleksi golnya, namun juga kontribusinya membantu rekan satu tim di atas lapangan.

“Saya merasa, saya mulai on fire tahun ini. Bukan karena catatan gol saja. Saya pikir sudah banyak membantu tim di atas lapangan, saya terus bekerja keras dan tampil semaksimal mungkin saat di lapangan,” tutur Gabriel Jesus seperti yang dikutip dari Independent.

“Saya selalu fokus pada satu hal dan saya amat bahagia mampu mencetak gol sebab saya adalah seorang striker, ini berarti saya wajib mencetak gol,” lanjutnya.

Arsenal Didukung Boyong Carrasco

yannick carrasco diincar arsenal 2019

Eks bintang Arsenal, Lauren, sependapat dengan rencana bekas klubnya untuk memboyong Yannick Carrasco ke London Utara. Lauren merasa bila si pemain punya kualitas untuk menciptakan perbedaan untuk Tim Gudang Peluru.

Dalam laporan yang kami terima, Arsenal sedang berburu sosok penyerang sayap baru bagi tim mereka. Unai Emery konon tak puas dengan winger yang dia miliki saat ini sehingga pemain baru adalah satu-satunya solusi.

Beberapa nama kondang pun dikaitkan ke Emirates Stadium dan mengerucut pada pemain internasional Belgia, Yannick Carrasco.

Lauren pribadi merasa bila Arenal harus berusaha memboyong Carrasco lantaran bekas pemain Atletico Madrid tersebut bisa memberikan warna berbeda bagi The Gunners. “Tidak bisa dipungkiri bahwa Carrasco merupakan satu pemain berkualitas bagus dan dia akan memberi tambahan kekuatan untuk lini depan,” ujar Lauren kepada Bwin.

Selain itu Lauren juga yakin jika transfer Carrasco ke Arsenal terbuka cukup lebar. Walaupun dia menyebut bila sang winger harus bersedia dipangkas gajinya agar bisa menjadi bagian Arsenal.

“Ia telah membuktikan kualitasnya bersama Atletico Madrid dan tampil cukup impresif pada Piala Dunia lalu. Dia bisa mengecoh pemain-pemain lawan dan memiliki kemampuan dua kaki yang sama rata.”

“Apabila Carrasco berniat untuk kembali mencicipi sepakbola Eropa dan menjaalni kariernya lebih baik, maka dia harus mau mengurangi gaji dan bergabung ke Arsenal.”

Lauren pribadi menyebutkan Arsenal adalah pilihan tepat bagi kelanjutan masa depan Carrasco. Ia merasa kemampuan si pemain tak bisa berkembang andai terus-terusan merumput di China Super League.

“Usia Carrasco masih cukup muda, tetapi bila dia mau menantang dirinya maka ia tidak boleh jauh dari liga terbesar dunia.”

Namun dari laporan yang berhembus, masalah utama Arsenal dalam memboyong Carrasco ialah karena tidak ada cukup dana untuk membelinya.

Tekad Guardiola Sapu Bersih Gelar Musim Ini

pep guardiola manchester city 2019

Apabila ingin memenangi seluruh trofi, maka Manchester City harus tahu jika mereka bakal menghadapi tantangan super berat. Kendati demikian Pep Guardiola selaku manajer bertekad merealisasikan keinginan tersebut.

Keinginan Guardiola itu terlihat jelas saat menurunkan pemain andalannya, Kevin de Bruyne, sebagai starter ketika berhadapan dengan Burton Albion di ajang di Carabao Cup hari Kamis (10/1) nanti. Padahal sang gelandang sendiri baru saja pulih dari cedera yang menimpanya.

Tahun lalu De Bruyne sampai tiga kali mengalami cedera. Akibat rentetan cedera itu dia bru mencatatkan enam pertadingan di liga domestik.

Cederanya pemain-pemain kunci adalah salah satu resiko yang bisa dialai The Citizens dalam perjalanan menuju tangga juara. Walau demikian Guardiola tetap memendam tekad untuk menyapu seluruh gelar yang ada.

“Saya berharap bisa melangkah sejauh mungkin di seluruh kompetisi yang kami ikuti. Ketika Wigan membuat kami tersingkir dari Piala FA musim lalu, saya sendiri merasa sedih,” ujar Guardiola seperti yang dikutip dari Evening Standard.

“Saya pribadi selalu menganggap setiap kompetisi dengan serius. Menghadapi Tottenham kami bermain dengan sembilan pemain yang tak ikut bermain menghadapi Liverpool dan seluruhnya pilihan yang bagus,” lanjutnya.

Guardiola mengaku bila target memenangi seluruh kompetisi akan terealisasi apabila seluruh pemain punci dalam kondisi terbaik sampai akhir musim. Lain halnya jika badai cedera menimpa, maka dia tak bisa berbuat apa-apa.

“Apabila semua pemain fit, kami bisa bersaing. Akan tetapi urusannya akan berbeda jika anda memiliki 10 pemain yang tidak dalam kondisi fit, bisa dikatakan itu tidak mungkin,” tambah eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu.

Kiprah City nya Guardiola justru berbeda dengan sang rival, Liverpool. Pasukan armada Jurgen Klopp baru saja terdepak dari pentas Carabao Cup dan FA Cup, hal itu diyakini supaya timnya bisa konsentrasi ke dua ajang turnamen sisanya, Premier League dan Liga Champions.

Fabregas Konfirmasi Tinggalkan Chelsea

cesc fabregas chelsea 2019
cesc fabregas chelsea 2019

Rumor soal hengkangnya pemain Chelsea Cesc Fabregas kini terjawab sudah. Sang gelandang sendiri telah mengonfirmasi bila dirinya tak lama lagi akan meninggalkan Stamford Bridge.

Fabregas baru saja membawa timnya menang atas Nottingham Forrest (2-0) di babak ketiga Piala FA 2018/19, Sabtu (5/1) malam WIB lalu. Bekas penggawa Barcelona tersebut dimainkan sejak menit pertama dan dipercaya sebagai kapten.

Merumput di kandang sendiri Fabregas sebenarnya punya peluang emas untuk bikin gol lewat titik putih di menit ke-30. Tapi sayang bola hasil sepakannya tak masuk ke gawang.

Fabregas kemudian ditarik keluar lima menit jelang bubaran dan digantikan oleh N’Golo Kante. Ketika sedang meninggalkan lapangan, muncul gestur Fabregas yang seakan memperlihatkan gestur perpisahan kepada fans Chelsea dan nampak menangis.

Pertandingan menghadapi Nottingham diyakini adalah partai perpisahannya bersama Si Biru dan si pemain segera menyeberang ke AS Monaco. Pasca laga, pemain internasional Spanyol tersebut membenarkan apa yang dibicarakan sejauh ini.

“Ini adalah peluang bagi saya menjadi lebih baik,” kata Fabregas kepada BBC Sport.

“Saya tak ingin semua terjadi hari ini. Saya belum bisa berkata apa-apa karena saya hormat kepada Chelsea, namun semua orang sudah tahu kondisinya seperti apa.”

Fabregas sendiri mulai memperkuat skuat The Blues pada musim panas 2014 dengan mahar transfer senilai 33 juta euro dari Barcelona dan sudah menyumbang dua titel Premier League bagi klubnya.

Apabila rumornya merapat ke AS Monaco benar adanya, maka Fabregas bakal meninggalkan sepakbola Inggris usai 12 setengah tahun merumput di Negri Elizabeth dimana pertama di Arsenal lalu Chelsea.

“Waktu terus berlalu,” kata pemain 31 tahun itu. “Rasanya baru pekan lalu saya bermain secara profesional dan kini lebih dari 15 tahun.

“Bagi para pemain muda, saya menyarankan kepada kalian agar menikmati detik demi detik.

“Anda harus selalu siap tiga hari sekali, membiasakan diri dengan kritikank, dengan semua orang mengatakan betapa bagusnya Anda, dengan situasi naik turun, namun waktu terus berlalu.”

Zinchenko Blunder, Guardiola Santai

Oleksandr Zinchenko manchester city 2018
Oleksandr Zinchenko manchester city 2018

Pep Guardiola rupa-rupanya tidak terlalu masalah dengan blunder fatal Oleksandr Zinchenko tatkala Manchester City mengunci kemenangan 3-1 atas Southampton dalam matchweek ke-20 Premier League akhir pekan lalu. Guardiola malah merasa puas dengan performa keseluruhan The Citizens.

Zinchenko melakukan blunder yang menghasilkan gol bagi Soton pada menit 37. Untungnya beberapa menit sebelum turun minum James Ward-Prowse membuat gol bunuh diri di dan Sergio Aguero mencetak sebiji gol membuat City unggul dengan skor 3-1.

Hasil tersebut tentunya menjadi angin segar untuk mereka pasca dua kekalahan secara berturut-turut. Manchester City pun mendapatkan suntikan kepercayan diri sebelum berhadapan dengan Liverpool hari Jumat (4/1) dalam pertandingan super krusial.

Dalam pandangan Guardiola, sepakbola memang tidak bisa luput dari kesalahan. Dirinya menolak untuk mengkritik anak asuhnya yang melakukan blunder dan justru memotivasi si pemain agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Perlu anda tahu bila kesalahan bisa terjadi sewaktu-waktu. Blunder Aleks [Zinchenko], ia ada dalam posisi yang cukup baik, namun di Inggris saat anda menerima bola di tengah lapangan dan ditekan lawan, anda harus segera mengirimkan bola namun dia tak melakukannya,” ungkap Guardiola di Manchester Evening News.

“Akan tetapi Aleks tampil bagus karena usai melakukan kesalahan tersebut dia tidak pernah bersembunyi, dia selalu menerima bola. Sebelum gol dari Sergio Aguero, dia melakukan empat atau lima aksi umpan dan menunjukkan kelasnya.”

Respon yang ditunjukkan oleh Zinchenko tersebut membuat Guardiola merasa takjub. Sedikit sekali pemain yang mampu bangkit usai melakukan blunder fatal dan karena itu dia meminta para pemain lain mempelajari sikap positif Zinchenko.

“Mental dalam diri Zinchenko itu yang membuat saya merasa puas. Blunder selalu jadi bagian dalam olahraga ini. Usianya muda dan bisa belajar.”

“Saya bilang kepada para pemain pada saat turun minum. ‘Kalian harus belajar dari Zinchenko hari ini’. Semua orang bisa berbuat salah tapi dia menjawabnya dengan luar biasa. Satu hal yang prnah saya lihat dalam sepakbola,” tutup Pep.

Hazard Mulai Lelah Di Chelsea

eden hazard chelsea 2018

eden hazard chelsea 2018Pengakuan mengejutkan terlontar dari mulut seorang Eden Hazard. Bintang andalan Chelsea tersebut mengaku dirinya kini sudah merasa kelelahan ketika memperkuat tim utama Si Biru musim ini.

Hazard bisa dibilang adalah aktor utama dalam performa ciamik Chelsea sepajang musim. Ia adalah jendral yang menghubungkan perubahan dari situasi bertahan ke menyerang sejak awal musim.

Berkat penampilan okenya di atas lapangan lantas menyulut berbagai spekulasi yang menyangkut kelanjutan nasibnya. Salah satunya ialah dia diberitakan berniat untuk melanjutkan sepak terjangnya di Real Madrid.

Akan tetapi si pemain dengan tegas membantah karena dia merasa masih kerasan di Stamford Bridge. “Tujuh tahun berkarier untuk Chelsea, saya selalu menikmati masa-masa di sini,” buka Hazard kepada Talk Sports.

Hazard masih sangat bahagia mengenakan seragam Chelsea selama tujuh tahun terakhir, hal itu nampak dari hasratnya ketika bermain di atas lapangan.

“Saat saya bermain di lapangan, saya selalu berusaha untuk membahagiakan para suporter yang menyaksikan pertandingan dan juga diri saya sendiri.”

eden hazard 2018

“Untuk sekarang tim sudah tampil sangat baik dan itulah kenapa saya juga ikut bermain baik. Maka saya bisa tegaskan kepada anda semua bahwa saya merasa nyaman berseragam Chelsea saat ini.”

Walau demikian winger internasional Belgia tersebut mengakui mulai kelelahan bermain bagi Chelsea di musim ini.

“Anda harus percaya jika saya betul-betul merasa lelah. Akan tetapi saya merasa kondisi fisik saya cukup baik untuk dimainkan.”

“Pada musim lalu saya mengalami cedera engkel selama beberapa bulan dan itulah kenapa saya bisa segar saat ini. Saat anda menemukan kebahagiaan di atas lapangan maka anda bisa melakukan apapun dan sekarang ini saya berusaha menikmati diri saya sendiri.” tandasnya.

Untuk sepekan ke depan Hazard harus menjalani tugas internasional bersama Timnas Belgia dengan menghadapi Islandia dan Swiss dalam turnamen UEFA Nations League.

Tiga Pemain Yang Mampu Angkat Prestasi Chelsea

Florian Thauvin olympique marseille 2018

Florian Thauvin olympique marseille 2018Maurizio Sarri telah ditunjuk sebagai arsitek Chelsea pada awal musim ini. Manajer kelahiran italia tersebut mampu menerapkan gaya permainannya di Inggris dan menghasilkan dampak impresif bagi klub.

Performa Si Biru nampak lebih atraktif dan mereka belum pernah mencicipi kekalahan sampai detik ini. Dalam delapan laga yang mereka lakoni di Premier League, Chelsea sementara ini menduduki peringkat kedua dengan 20 angka atau kalah selisih gol dari Manchester City.

Memang benar masih terlalu cepat bahwa Chelsea bakal memenangi kompetisi Premier League pada akhir musim. Akan tetapi mereka tentu memiliki modal yang lebih untuk bersaing dengan tim-tim rival.

Walau begitu klub milik Roman Abramovich ini masih membutuhkan perbaikan di sejumlah area dimana mereka wajib mendapatkan amunisi baru demi meningkatkan prestasi.

Di bawah ini tiga pemain yang bisa mengangkat prestasi dan juga performa Chelsea :

1. Daniele Rugani (Juventus)

daniele rugani juventus 2018

Maurizio Sarri menerapkan formasi pertahanan dengan empat bek. Sebagai bek tengah Sarri selalu memasangkan Antonio Rudiger dan David Luiz. Selain itu opsi lain yang bisa dia andalkan adalah Andreas Christensen, Ethan Ampadu, dan Garry Cahill. Akan tetapi Christensen dan Ampadu belum terlalu berpengalaman, sementara Cahill kurang cocok dengan garis pertahanan yang sangat tinggi dari Sarri.

Rudiger bisa dikatakan adalah palang pintu terbaik The Blues dan David Luiz sangat berguna dalam sistem ini karena kemampuannya mengirimkan bola direct ke depan, walau kemampuan bertahan Luiz masih kalah dibandingkan Rudiger.

Pemain yang mungkin cocok dengan taktik Sarri-Ball dan juga tandem terbaik Rudiger ialah Daniele Rugani. Di jendela transfer musim panas lalu sejatinya Chelsea sudah berniat memboyong Rugani, sayang si pemain memutuskan untuk bertahan.

2. Florian Thauvin (Marseille)

Florian Thauvin olympique marseille 2018

Di sektor kiri seangan Sarri gemar menurunkan pemain yang bisa mendikte permainan dan membongkar pertahanan lawan. Sedangkan di sisi kanan, Sarri mengandalkan seorang yang punya kemampuan lari cepat, salah satunya adalah Pedro dan itulah kenapa dia mampu berkembang di bawah Sarri.

Tapi harus diperhatikan bahwa Pedro kini telah menginjak usia 31 tahun takkan lagi dalam kemampuan terbaik beberapa tahun lagi sehingga Chelsea harus mulai mencari pengganti. Floran Thauvin bisa dikatakan adalah pemain yang cocok. Pesepakbola asal Prancis itu menjadi salah satu winger terbaik di Ligue 1 Prancis, ia sangat berbakat dalam olah bola maupun melakukan sprint-sprint kencang.

3. Krzysztof Piatek (Genoa)

Krzysztof Piatek genoa 2018

Chelsea belum memiliki seorang pemimpin di barisan serang mereka di masa mendatang, pilihan mereka kini hanya dua yaitu Olivier Giroud dan Alvaro Morata. Bintang milik Genoa Krzysztof Piatek dinilai menjadi solusi terbaik bagi masalah mandulnya para striker.

Piatek sendiri telah mengoleksi sembilan gol dari tujuh kali tampil di ajang Serie A musim ini. Piatek memiliki kemampuan untuk mencari ruang di kotak penalti serta terampil dalam memenangkan duel-duel udara. Gaya striker yang diinginkan Sarri ada dalam diri pemain seperti Piatek sehingga penyerang tim nasional Polandia itu pasti memberikan dampak luar biasa.