Ronaldinho Ingin Neymar Fokus di PSG

Berita terbaru seputar taruhan bola terbaik datang dari pemain legendaris Brazil. Ronaldinho yang merasa memiliki kewajiban untuk memberikan motivasi serta nasihat kepada penerusnya. Dan salah satunya adalah Neymar, pada kesempatannya terbuka, Ronaldinho menginginkan Neymar agar fokus bersama Paris Saint Germain tanpa memperdulikan gosip-gosip yang tidak jelas.

Keinginan Ronaldinho tak lepas dari penampilan impresif Neymar di PSG, sang legenda berkeyakinan jika Neymar akan menjadi pemain terbaik dunia dimasa yang akan datang.

Sudah menjadi perbincangan hangat ketika Neymar digosipkan sebagai pemain yang paling diistimewakan bersama PSG. Alhasil muncul spekulasi bahwa situasi itu telah membuat kesenjangan antar pemain PSG dan terlebih lagi banyak yang digosipkan tidak menyukai Neymar.

Tak berhenti sampai disitu saja, mantan pemain Barcelona ini juga dikabarkan mulai menyesali keputusan pindah ke PSG, lantaran merindukan sang anak, David Lucca. Spekulasi semakin menarik ketika memancing kontroversi ketika dia tampak beradu argumen dengan Edinson Cavani untuk memperebutkan eksekusi tendangan bola mati saat melawan Lyon.

Melihat situasi yang sedang terjadi, Ronaldinho pun angkat bicara dan berkata: “Masalah ini amat personal. Saya tidak bisa berbicara untuk Neymar.”

“Sepanjang karir saya, saya berusaha untuk tidak membaca surat kabar dan menonton berita, karena mereka akan terus bicara soal anda, mengkritik anda dan kadang itu bisa mempengaruhi anda. Saya berharap Neymar akan cukup kuat untuk terus tersenyum, bermain dengan rasa senang dan mampu memenangkan Piala Dunia untuk Brasil.”

Sejauh ini, kehadiran Neymar cukup membantu skuat PSG dalam usaha mencapai target utama menjuarai Ligue 1 Prancis dan Liga Champions.

Tuntut Gaji Rp 3,7 Miliar, Masa Depan Marcus Rashford Di MU Dipertanyakan

Marcus Rashford MU

Masa depan Marcus Rashford dengan Manchester United sedang menjadi tanda tanya. Pasalnya, Rashford memilih menunda negosiasi kontrak baru dengan The Red Devils. Faktor gaji dan Barcelona jadi alasannya.

Rashford menjadi salah satu pemain yang tampil mengesankan bersama Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solksjaer. Pemain asal Inggris ini mulai rajin mencetak gol, bahkan sudah melebihi golnya di era Jose Mourinho pada musim 2018/2019.

Salah satu gol penting Rashford untuk Manchester United tercipta ke gawang Paris Saint-Germain pada putaran kedua babak 16 Besar Liga Champions. Rashford mencetak gol dari penalti pada menit ke-90 dan membawa United menang 1-3. Kemenangan yang membuat United lolos ke perempat final Liga Champions.

Tunda Kontra Baru
Kontrak antara Manchester United dengan Marcus Rashford akan habis di musim panas 2020 mendatang. Bukan durasi yang lama tentunya. Dan, pihak klub berniat untuk segera memperpanjang masa bakti pemain berusia 21 tahun tersebut di Old Trafford.

Hanya saja, keinginan MU tersebut saat ini bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Rashford memilih untuk menunda negosiasi kontrak baru. Ada beberapa hal yang jadi alasan mengapa Rashford masih belum bersedia kontrak baru.

Dikutip dari Daily Mail, alasan pertama adalah perihal gaji. Rashford dikabarkan ingin memperoleh gaji sebesar 200 ribu poundsterling atau sekitar Rp 3,7 miliar perpekan. Nilai yang cukup besar untuk pemain semuda Rashford.

Kedua, Rashford meminta jaminan akan terus jadi pilihan utama di lini depan Manchester United. Pasalnya, The Red Devils juga disebut akan membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas di posisi penyerang. Salah satunya adalah Antoine Griezmann.

Godaan dari Barcelona
Selain gaji dan jaminan bermain di tim utama secara reguler, Rashford juga disebut sedang mempertimbangkan tawaran dari Barcelona. Bagi penyerang tim nasional Inggris ini, ketertarikan Barcelona bisa membuat nilai tawarnya ke MU dalam posisi lebih bagus.

Barcelona kini sedang mencari penerus Luis Suarez yang sudah memasuki usia senja. Setelah ditolak oleh Luca Jovic, nama Rashford masuk pada deretan paling atas dalam daftar belanja Barcelona di bursa transfer musim panas mendatang.

Legenda Juventus Ungkap Alasan Merosotnya Performa Dybala Musim Ini

paulo dybala juventus 2019

Berbeda dengan musim sebelumnya, Paulo Dybala tidak terlalu garang bersama Juventus saat ini. Dalam pandangan legenda klub, Alessandro Del Piero, ada satu hal yang membuat performa pemain asal Argentina tersebut menurun.

Musim kemarin bisa dibilang yang terbaik untuk seorang Paulo Dybala. Oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri, Dybala dipercaya untuk tampil dalam 46 pertandingan di semua kompetisi. Dybala membayar kepercayaan sang pelatih dengan catatan 26 gol serta tujuh assist.

Bahkan dalam beberapa kesempatan saat dirinya absen, Juventus kerap kesulitan untuk membongkar pertahanan tim lawan. Tapi hal tersebut sudah tak terlihat lagi pada musim ini, di mana Dybala lebih sering dimainkan di bangku cadangan dan Juventus baik-baik saja.


Untuk musim ini, pemain berusia 25 tahun tersebut sudah bermain sebanyak 38 kali di seluruh ajang kompetitif. 10 di antaranya tampil sebagai pengganti di babak kedua. Namun ia hanya mampu membukukan 10 gol dan empat assist saja.

Menurunnya performa Dybala tentu membuat klub sedikit was-was, apalagi publik sangat mengharapkan duet antara dirinya dengan Cristiano Ronaldo. Dalam pandangan Del Piero, ada satu hal yang membuat penampilan pengguna nomor punggung 10 itu menurun.

“Paulo Dybala adalah pemain yang mampu menyambung lini serang dengan gelandang. Namun, Juventus yang sekarang bermain dengan tiga pemain menyerang” ungkap Alessandro Del Piero kepada Sky Sports.

Terlalu Sering Dirotasi
Rotasi juga, menurut Del Piero, juga menjadi salah satu alasan menurunnya performa Dybala. Salah satu contoh yang diberikan oleh mantan winger andalan La Vecchia Signora itu adalah saat bertemu Atletico Madrid di Liga Champions.

“Paulo Dybala bagus dalam memberikan operan, tapi musim ini dia tidak tampil pada pertandingan-pertandingan penting. Menurut saya, dia tidak bermain buruk di Madrid. Dia dilanggar berkali-kali tapi hasilnya tidak bagus,” demikian tutup Del Piero.

Pemain Real Madrid Juga Bingung Kenapa Mereka Gagal Musim Ini

Real Madrid kalah
Real Madrid kalah

Defender Real Madrid, Dani Carvajal mengakui banyak pemain Real Madrid yang tampil di bawah performa seharusnya musim ini. Secara pribadi, Carvajal merasa gagal, dan dia percaya banyak pemain Real Madrid yang juga merasa demikian.

Musim 2018/2019 ini berjalan begitu buruk bagi Real Madrid. Mereka memulai musim sebaga juara Eropa yang telah meraih gelar Liga Champions dalam tiga musim berturut-turut, tetapi ternyata segalanya berjalan ke arah yang salah sejak awal.

Real Madrid terseok-seok di bawah pimpinan Julen Lopetegui, dan gagal bangkit di bawah Santiago Solari. Kini, Real Madrid sudah dipastikan tidak akan memenangkan satu trofi pun. Mereka sudah tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions. Musim ini terasa hambar.

Oleh karena itulah, bek berkebangsaan Spanyol ini menyebut bahwa Los Galactivos bakal berusaha kembali membuktikan kekuatan mereka musim depan.

Bermain Buruk
“Tidak ada satu pun dari kami yang bermain di level optimal. Sepakbola memang seperti ini, kami tidak memberikan kemampuan terbaik yang bisa kami berikan. Untuk alasan apa, kami pun tidak mengerti.” buka Carvajal kepada Marca.

Ada banyak alasan yang diduga menjadi penyebab kegagalan Real Madrid. Mulai dari kepergian Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane, sampai anggapan Bahwa skuat Real Madrid yang sekarang sudah tua, dan sudah waktunya diganti dengan pemain-pemain yang lebih muda.

Biar begitu, Carvajal sendiri tidak bisa memberikan alasan yang pasti. Dia tidak tahu mengapa Real Madrid gagal, hanya yang jelas para penggawa Real Madrid tidak mampu memberikan permainan terbaik mereka.

“Kami sudah bersama selama bertahun-tahun dan kami juga sudah kenal antara satu sama lain. Itulah yang jadi kuncinya, tetapi tahun ini kami tidak berjuang merebut apa pun,” demikian tutup Dani Carvajal.

Kalah Tipis Dari Tottenham, Guardiola Masih Belum Menyerah

Manchester City VS Tottenham
Manchester City VS Tottenham

Kekalahan atas Tottenham Hotspur pada putaran pertama perempat final semakin mendekatkan diri Manchester dengan pintu keluar Liga Champions. Tapi Josep Guardiola selaku pelatih tidak mau menyerah sampai di sini.

The Citizens harus pulang dengan tangan kosong dalam kunjungan ke kandang Tottenham Hotspur pada hari Rabu (10/4) tadi. Mereka gagal membalas gol semata wayang yang dicetak oleh Son Heung-Min jelang pertadingan berakhir.

Manchester City masih punya peluang lolos ke babak berikutnya, namun kemenangan dengan margin skor dua gol atau lebih harus mereka dapatkan dalam pertemuan berikutnya. Untungnya, putaran kedua akan diselenggarakan di rumah mereka, Etihad Stadium.

Bukan Hasil yang Buruk
Kekalahan 0-1 tersebut membuat Manchester City harus bekerja lebih keras di ajang Liga Champions, namun Guardiola tidak melihatnya sebagai sesuatu yang buruk. Malahan, hasil itu membuat Guardiola semakin bersemangat.

“Ini bukan hasil yang kami inginkan. Dalam kompetisi seperti ini, jika anda ingin sampai ke final, anda harus melalukan sesuatu yang berbeda. Kami masih punya kesempatan dan kami akan memanfaatkannya” jelas Josep Guardiola dalam situs resmi Manchester City.

Berharap Cetak Gol, Namun Gagal
Pada pertandingan tersebut, Manchester City sebenarnya punya kesempatan untuk membukukan gol tandang. Tepatnya pada menit ke-13 setelah pemain Tottenham Hotspur, Danny Rose, kedapatan menyentuh bola di kotak terlarang.

Sergio Aguero yang dipercaya untuk menjadi eksekutor. Sayang tembakannya berhasil dimentahkan oleh kiper The Lilywhites, Hugo Lloris. Guardiola setengah menyayangkan kegagal0an tersebut, dan berharap bisa membayar dengan tuntas pada putaran kedua nanti.

Jadwal putaran Kedua
putaran kedua antara Manchester City melawan Tottenham Hotspur akan diselenggarakan pada hari Kamis (18 April 2019) pekan depan. Namun sebelum itu, Sergio Aguero dan rekan-rekannya harus melakoni pertandingan lanjutan Premier League dengan menghadapi Crystal Palace.

MU Disarankan Tak Jual Alexis Sanchez

alexis sanchez manchester united 2019

Eks pemain tim nasional Wales Robbie Savage menyarankan supaya Manchester United tidak menjual Alexis Sanchez. Dalam pandangannya, striker internasional Chile tersebut bisa memegang peranan penting di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer.

Sanchez mulai berseragam The Red Devils setelah meninggalkan Arsenal pada Januari tahun lalu. Kedatangannya diharap bisa mempertajam barisan serang Setan Merah.

Akan tetapi permainan Sanchez di Old Trafford justru tak berkembang. Bekas penggawa Udinese dan Barcelona tersebut bru menyumbangkan dua gol serta empat assist dari total 23 kali pertandingan di berbagai ajang.

Performanya yang jauh di bawah ekspetasi itu kabarnya membuat manajemen The Red Devils gerah. Dirinya diklaim akan dilepas pada jendela transfer musim panas ini.

Akan tetapi Savage menyarankan supaya Setan Merah tak merelakan kepergian Sanchez dalam waktu dekat. Dia merasa si pemain masih pantas diberikan kesempatan lebih dari klub.

“Walau MU belum melihat kemampuan terbaik dari Alexi yang tentu saja sudah memakan banyak uang, akan tetapi saya yakin dia bisa memegang peranan penting di era kepelatihan Solksjaer dan bisa menjelma seperti jin dari botol,” tulis Savage di Mirror.

Tapi di lain sisi Savage lebih merekomendasikan supaya Fred yang dilepas. Gelandang asal Brasil itu gagal menunjukkan potensi terbaiknya sejauh ini.

“Saya tertarik untuk membicarakan seorang pemain gagal bernilai 52 juta pounds Fred, karena dia punya berbagai hal yang harus dibuktikan,”

“Tapi apakan anda melihat MU meraih trofi bersamanya di jantung tim? Sangt disayangkan jika itu tidak terlihat musim ini, jawabannya adalah tidak.”

Prediksi Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019

Prediksi Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019
Prediksi Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019

Lanjutan kompetisi Bundesliga Jerman akhir pekan nanti akan dihiasi dengan satu laga menarik dan sayang untuk kita lewatkan antara Nurnberg vs Werder Bremen yang bakal dilangsungkan pada hari Sabtu 2 Februari 2019 di Max-Morlock-Stadion pukul 21:30 malam WIB. Kedua tim berbagi skor 1-1 pada pertemuan pertama tahun lalu.

Nurnberg belum lagi mencicipi kemenangan terhitung sejak September 2018 kemarin, situasi tersebut pastinya membuat mereka dituntut untuk bisa tampil lebih baik lagi. Dari total 19 kali pertanding mereka baru mendulang 11 angka sehingga harus puas menjadi juru kunci.

Predikat sebagai tuan rumah harusnya mampu membuat mental para pemain terpacu untuk mengamankan hasil maksimal. Pelatih tim juga telah menginstruksikan anak buahnya agar tampil ofensif sejak peluit pertama dibunyikan.

Prediksi Skor Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019

Menghadapi penghuni dasar klasemen tentu saja bukan masalah besar bagi Werder Bremen, apalagi kali ini mereka juga berniat untuk memperbaiki performa kurang konsisten guna mengasah kembali kerjasama tim. Florian Kohfeldt selaku manajer Werder Bremen menuntut anak buahnya supaya tampil dengan determinasi tinggi.

Siapakah yang akan memenangkan pertandingan kali ini? Simak prediksi skor jitu Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019 yang sudah kami rangkum demi memudahkan para pembaca bermain taruhan bola online.

Prediksi Susunan Pemain Nurnberg vs Werder Bremen :

Nurnberg : Fabian Bredlow – Georg Margreitter – Tim Leibold – Almeida Ewerton – Enrico Valentini – Vura – Hanno Behrens – Ondrej Petrak – Federico Palacios Martinez – Adam Zrelak – Mikael Ishak

Werder Bremen : Jiri Pavlenka – Ludwig Augustinsson – Theodor Gebre Selassie – Niklas Moisander – Sebastian Langkamp – Philipp Bargfrede – Davy Klaassen – Maximilian Eggestein – Johannes Eggestein – Martin Harnik – Max Kruse

Head To Head : Nurnberg vs Werder Bremen
16.09.18 Werder Bremen 1 : 1 Nurnberg
09.03.14 Nurnberg 0 : 2 Werder Bremen
29.09.13 Werder Bremen 3 : 3 Nurnberg
18.05.13 Nurnberg 3 : 2 Werder Bremen
16.12.12 Werder Bremen 1 : 1 Nurnberg

Lima Pertandingan Terakhir : Nurnberg
26.01.19 Mainz 2 : 1 Nurnberg
20.01.19 Nurnberg 1 : 3 Hertha Berlin
11.01.19 Nurnberg 1 : 2 Mouscron
07.01.19 Nurnberg 1 : 1 Zwolle
22.12.18 Nurnberg 0 : 1 Freiburg

Lima Pertandingan Terakhir : Werder Bremen
27.01.19 Werder Bremen 2 : 2 Eintracht Frankfurt
19.01.19 Hannover 0 : 1 Werder Bremen
11.01.19 Bidvest Wits 2 : 2 Werder Bremen
22.12.18 RB Leipzig 3 : 2 Werder Bremen
20.12.18 Werder Bremen 1 : 1 Hoffenheim

Persentase Kemenangan Kedua Tim :
Nurnberg Menang : 15%
Werder Bremen Menang : 50%
Imbang : 35%

Prediksi Nurnberg vs Werder Bremen 2 Februari 2019 : 1 – 3

Leandro Paredes Resmi Gabung PSG

leandro paredes paris saint-germain 2019
leandro paredes paris saint-germain 2019

Spekulasi soal nasib pemain tengah Leandro Paredes kini sudah terjawab. Pemain kelahiran Argentina tersebut resmi dilepas oleh Zenit St. Petersburg ke klub kaya rasa Praancis, Paris Saint-Germain.

Melalui situs resmi klub, PSG mengumumkan jiak Paredes diikat kontrak untuk empat setengah tahun atau bertahan sampai musim panas 2023 mendatang.

Walau tidak dijelaskan secara detil, namun media ternama Eropa menyatakan bila Les Parisiens harus merogoh kocek sedalam 40 juta euro demi mendapatkan tanda tangan Paredes.

Seblum berkarier bersama Zenit, Paredes adalah penggawa raksasa Serie A AS Roma. Paredes merasa gembira jika kini bisa merasakan sengitnya persaingan liga Prancis.

“Sungguh saya merasa senang bisa berada di klub ini. Dengan pengalaman bermain di Italia dan Rusia, kini saya mendapatkan kesempatan luar biasa untuk mencicipi kompetisi baru, tapi di atas itu semua saya mengenakan salah satu jersey klub terbesar di dunia,” ujar Paredes.

“Seperti kita tahu bagaimana hebatnyadimensi olahraga dari PSG, para pemain dan stafnya. Saya punya tekad yang sama dan siap mengerahkan segenap kemampuan saya sebagai gelandang,” tukasnya.

Bukan cuma PSG, musim dingin ini sosok Paredes sempat diisukan merapat ke klub Premier League, Chelsea. Gelandang berusia 24 tahun tersebut digadang-gadang bakal menggantikan posisi Cesc Fabregas yang dilepas ke AS Monaco.

Akan tetapi akhirnya dia memutuskan untuk bergabung dengan PSG yang berniat menunjuk Paredes sebagai pengganti sementara dari Marco Verratti yang tengah dilanda cedera serius.

Sebenarnya Paredes bukanlah bidikan utama PSG Januari ini, pasalnya mereka lebih dulu berusaha mendapatkan Allan dari Napoli. Akan tetapi proses pembicaraan tidak menemui titik temu lantaran Napoli memasang harga yang sangat tinggi.

Lawan Burnley, Kans Solksjaer Ciptakan Rekor Baru

ole gunnar solskjaer manchester united 2019
ole gunnar solskjaer manchester united 2019

Ole Gunnar Solksjaer baru saja merangkai delapan kemenangan sebagai pelatih Manchester United. Ketika berhadapan dengan Burnley, manajer kelahiran Norwegia itu berpeluang mematahkan rekor yang saat ini dipegang oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Seperti kita tahu jika Solksjaer ditunjuk sebagai manajer interim MU menggantikan Jose Mourinho yang didepak pada akhir tahun lalu dengan harapan bekas penggawa The Red Devils tersebut mampu mengangkat tim dari keterpurukan.

Untungnya sejak di bawah arahan Solskjaer, penampilan Manchester United mengalami peningkatan drastis. Bahkan di delapan partai terakhir mereka selalu menang dan The Red Devils belum lagi mencicipi kekalahan.

Catatan itu membuat Solksjaer berada di depan rekor baru yang bisa dia dapatkan ketika berjumpa Burnley tengah pekan nanti. Dengan syarat, Paul Pogba bisa memenangi pertandingan matchweek ke-24 Premier League tersebut.

Apabila menang, Solksjaer bakala jadi manajer pertama yang bisa menorehkan kemenangan di tujuh partai pertama di Premier League. Sampai detik ini belum ada manajer yang bisa menorehkan catatan sebaik itu.

Selalu menang di enam partai pertama membawa Solskjaer sejajar dengan Pep Guardiola. Disamping itu, Carlo Ancelotti pernah membuat catatan serupa ketika mengenakan seragam Chelsea pada tahun 2009 silam.

Kans Setan Merah menang dalam partai itu bisa dikatakan sangat besar. Pasalnya penampilan Burnley sepanjang musim cukup mengecewakan dan kini tengah berjuang keluar dari jurang degradasi.

Gabriel Jesus Yang Merasa Sudah On Fire

gabriel jesus manchester city 2019
gabriel jesus manchester city 2019

Usai berkali-kali hanya menjadi pengangat bangku cadangan, akhirnya Gabriel Jesus mampu memperlihatkan taringnya di mulut lawan musim ini. Striker milik Manchester City tersebut mengatakan dirinya kini sedang percaya diri.

Bomber internasional Brasil itu lagi-lagi mencetak gol ketika The Citizens menggasak Burnley di pentas Piala FA, Sabtu (27/1). Anak asuh Pep Guardiola menang telak 5-0 berkat gol-gol Gabriel Jesus, Kevin de Bruyne, Sergio Aguero, serta bunuh diri Kevin Long.

Berkat satu gol itu Gabriel Jesus total mengumpulkan delapan gol juga dari delapan pertandingan terakhir. Empat gol dia buat ketika mengalahkan Burton Albion pada pertemuan pertama 8 besar Carabao Cup awal bulan Januari ini.

Catatan itu seperti menjawab tantangan Pep Guardiola selaku manajer kepada Gabriel Jesus beberapa hari sebelumnya. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen meminta agar Gabriel Jesus harus berjuang keras menggusur posisi Sergio Aguero yang sering dia percaya menjadi ujung tombak.

Striker kelahiran 21 itu menyebut bila dia tengah ‘on fire’. Bukan cuma karena koleksi golnya, namun juga kontribusinya membantu rekan satu tim di atas lapangan.

“Saya merasa, saya mulai on fire tahun ini. Bukan karena catatan gol saja. Saya pikir sudah banyak membantu tim di atas lapangan, saya terus bekerja keras dan tampil semaksimal mungkin saat di lapangan,” tutur Gabriel Jesus seperti yang dikutip dari Independent.

“Saya selalu fokus pada satu hal dan saya amat bahagia mampu mencetak gol sebab saya adalah seorang striker, ini berarti saya wajib mencetak gol,” lanjutnya.

Arsenal Didukung Boyong Carrasco

yannick carrasco diincar arsenal 2019

Eks bintang Arsenal, Lauren, sependapat dengan rencana bekas klubnya untuk memboyong Yannick Carrasco ke London Utara. Lauren merasa bila si pemain punya kualitas untuk menciptakan perbedaan untuk Tim Gudang Peluru.

Dalam laporan yang kami terima, Arsenal sedang berburu sosok penyerang sayap baru bagi tim mereka. Unai Emery konon tak puas dengan winger yang dia miliki saat ini sehingga pemain baru adalah satu-satunya solusi.

Beberapa nama kondang pun dikaitkan ke Emirates Stadium dan mengerucut pada pemain internasional Belgia, Yannick Carrasco.

Lauren pribadi merasa bila Arenal harus berusaha memboyong Carrasco lantaran bekas pemain Atletico Madrid tersebut bisa memberikan warna berbeda bagi The Gunners. “Tidak bisa dipungkiri bahwa Carrasco merupakan satu pemain berkualitas bagus dan dia akan memberi tambahan kekuatan untuk lini depan,” ujar Lauren kepada Bwin.

Selain itu Lauren juga yakin jika transfer Carrasco ke Arsenal terbuka cukup lebar. Walaupun dia menyebut bila sang winger harus bersedia dipangkas gajinya agar bisa menjadi bagian Arsenal.

“Ia telah membuktikan kualitasnya bersama Atletico Madrid dan tampil cukup impresif pada Piala Dunia lalu. Dia bisa mengecoh pemain-pemain lawan dan memiliki kemampuan dua kaki yang sama rata.”

“Apabila Carrasco berniat untuk kembali mencicipi sepakbola Eropa dan menjaalni kariernya lebih baik, maka dia harus mau mengurangi gaji dan bergabung ke Arsenal.”

Lauren pribadi menyebutkan Arsenal adalah pilihan tepat bagi kelanjutan masa depan Carrasco. Ia merasa kemampuan si pemain tak bisa berkembang andai terus-terusan merumput di China Super League.

“Usia Carrasco masih cukup muda, tetapi bila dia mau menantang dirinya maka ia tidak boleh jauh dari liga terbesar dunia.”

Namun dari laporan yang berhembus, masalah utama Arsenal dalam memboyong Carrasco ialah karena tidak ada cukup dana untuk membelinya.